{"id":90020,"date":"2026-08-19T13:49:37","date_gmt":"2026-08-19T06:49:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/19\/indonesia-gandeng-jerman-perkuat-riset-untuk-transisi-energi\/"},"modified":"2026-08-19T13:49:37","modified_gmt":"2026-08-19T06:49:37","slug":"indonesia-gandeng-jerman-perkuat-riset-untuk-transisi-energi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/19\/indonesia-gandeng-jerman-perkuat-riset-untuk-transisi-energi\/","title":{"rendered":"Indonesia Gandeng Jerman Perkuat Riset untuk Transisi Energi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/19\/1787121799_f006ec9172fd59b373c1.jpg\" alt=\"Indonesia Gandeng Jerman Perkuat Riset untuk Transisi Energi\"\/><figcaption>Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama dalam mendukung transisi energi.(IPB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jerman\" title=\"Jerman\">Jerman<\/a> memperkuat kerja sama dalam mendukung <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/transisi-energi\" title=\"transisi energi\">transisi energi<\/a> melalui kegiatan tingkat tinggi di IPB University, Bogor, Selasa (18\/8). Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, lembaga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/riset\" title=\"riset\">riset<\/a>, mitra pembangunan, dan sektor swasta untuk membahas peran teknologi, riset, dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/investasi\" title=\"investasi\">investasi<\/a> dalam mendorong transisi energi Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam Keynote Address Energy Transition and Sustainability di IPB University, Selasa (18\/8), Rektor IPB University\u00a0Alim Setiawan Slamet mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung transisi energi melalui riset dan inovasi. Salah satu yang dikembangkan IPB adalah sistem agrivoltaik yang mengintegrasikan pembangkit energi terbarukan dengan kegiatan pertanian.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk berkontribusi dengan transisi ini melalui riset dan inovasi,&#8221; ujar Alim.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/575007\/indonesia-jerman-sepakati-kerja-sama-baru-senilai-us198-miliar\" title=\"Indonesia-Jerman Sepakati Kerja Sama Baru Senilai US$1,98 Miliar\" target=\"_blank\">Indonesia-Jerman Sepakati Kerja Sama Baru Senilai US$1,98 Miliar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, kompleksitas tantangan transisi energi dan keberlanjutan membuat kerja sama lintas negara dan institusi menjadi penting. Pertukaran pengetahuan dan pengembangan kemitraan diperlukan agar inovasi dapat diterapkan menjadi solusi konkret. Ia menilai pengalaman Jerman dalam melakukan transformasi energi juga memberikan pembelajaran bagi Indonesia. Menurutnya, transisi energi tidak semata-mata berkaitan dengan perubahan sumber energi, tetapi juga menyangkut masyarakat, industri, daerah, serta arah pembangunan ekonomi pada masa mendatang.<\/p>\n<p>Salah satu bentuk kerja sama Indonesia-Jerman yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah fasilitas gudang pendingin (cold storage) bertenaga surya di IPB University. Fasilitas ini memanfaatkan energi surya untuk mendukung proses pendinginan dan penyimpanan produk pangan, sekaligus menggunakan natural refrigerant dan teknologi hemat energi untuk mengurangi dampak lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah Jerman melalui GIZ dalam pembangunan cold storage bertenaga surya,&#8221; kata Alim.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/916260\/pasokan-biomassa-berkelanjutan-butuh-kepastian-kontrak-dan-investasi\" title=\"Pasokan Biomassa Berkelanjutan Butuh Kepastian Kontrak dan Investasi\" target=\"_blank\">Pasokan Biomassa Berkelanjutan Butuh Kepastian Kontrak dan Investasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Fasilitas tersebut menjadi contoh penerapan energi terbarukan di luar sektor kelistrikan, khususnya untuk mendukung rantai pasok pangan. Penyimpanan dengan suhu yang terjaga dapat membantu mempertahankan kualitas produk sekaligus mengurangi risiko hasil pertanian terbuang sebelum sampai ke konsumen.<\/p>\n<p>Sebagai proyek percontohan, fasilitas <em>cold storage <\/em>juga menjadi ruang untuk menguji teknologi dalam kondisi nyata di Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan memberikan pembelajaran terkait teknologi, pengoperasian, biaya, hingga kebutuhan pasar sebelum solusi serupa dikembangkan dalam skala lebih luas. Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama teknologi Indonesia-Jerman dengan dukungan Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Melalui GIZ Indonesia and ASEAN Energy Programme, GIZ menginisiasi dan memimpin pengembangan konsep tersebut dengan melibatkan IPB University, mitra riset terapan Jerman, serta perusahaan Indonesia dan Jerman.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan sama, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan mengatakan, teknologi Jerman turut berkontribusi dalam pengembangan proyek tersebut. Ia berharap kerja sama di bidang energi antara kedua negara dapat terus diperluas.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bangga bahwa teknologi Jerman telah berkontribusi terhadap kesuksesan proyek ini,&#8221; kata Reem.<\/p>\n<p>Menurutnya, kerja sama energi Indonesia dan Jerman dapat memberikan manfaat bagi kedua negara melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengembangan jaringan perusahaan.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah pertemanan yang win-win. Kedua negara dapat mengambil manfaat dari pengetahuan dan solusi teknologi satu sama lain,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Reem menambahkan, kerja sama tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari pengalaman Jerman, tetapi juga bagi Jerman untuk memperoleh pembelajaran dari berbagai inovasi yang dikembangkan di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan hanya untuk Anda mempelajari apa yang kami lakukan di Jerman, tetapi juga bagi kami untuk belajar dari ide baru Anda,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia menilai Indonesia dan Jerman menghadapi sejumlah tantangan serupa dalam transisi energi, termasuk ketergantungan terhadap energi fosil dan kebutuhan mempercepat pembangunan jaringan energi. Karena itu, ia menyambut langkah Indonesia memperkuat agenda transisi energi, termasuk melalui rencana pengembangan tenaga surya sebesar 100 gigawatt.<\/p>\n<p>&#8220;Kedua negara kami masih bergantung pada energi fosil dan sama-sama perlu mempercepat pengembangan jaringan,&#8221; ujar Reem. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/923484\/indonesia-gandeng-jerman-perkuat-riset-untuk-transisi-energi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama dalam mendukung transisi energi.(IPB) Pemerintah Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama dalam mendukung transisi energi melalui kegiatan tingkat tinggi di IPB University, Bogor, Selasa (18\/8). Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, lembaga riset, mitra pembangunan, dan sektor swasta untuk membahas peran teknologi, riset, dan investasi dalam mendorong transisi energi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-90020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90020"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90020\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}