{"id":8989,"date":"2024-07-11T22:49:58","date_gmt":"2024-07-11T22:49:58","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/11\/militer-israel-akui-gagal-melindungi-komunitas-kibbutz-beeri-dalam-serangan-hamas\/"},"modified":"2024-07-11T22:49:58","modified_gmt":"2024-07-11T22:49:58","slug":"militer-israel-akui-gagal-melindungi-komunitas-kibbutz-beeri-dalam-serangan-hamas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/11\/militer-israel-akui-gagal-melindungi-komunitas-kibbutz-beeri-dalam-serangan-hamas\/","title":{"rendered":"Militer Israel Akui Gagal Melindungi Komunitas Kibbutz Beeri dalam Serangan Hamas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/ecfd556a11151d6cdfb25e09ddd0f901.jpg\" alt=\"Militer Israel Akui Gagal Melindungi Komunitas Kibbutz Be\u2019eri dalam Serangan Hamas\"\/><figcaption>Militer Israel mengakui \u00a0gagal melindungi komunitas Kibbutz Be\u2019eri saat serangan yang dipimpin oleh Hamas pada 7 Oktober.\u00a0(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MILITER <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\" rel=\"dofollow\">Israel<\/a> telah mengakui tidak melindungi komunitas Kibbutz Be\u2019eri selama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/serangan\" title=\"serangan\" rel=\"dofollow\">serangan<\/a> yang dipimpin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hamas\" title=\"Hamas\" rel=\"dofollow\">Hamas<\/a> pada 7 Oktober, dalam penyelidikan pertama mereka mengenai kegagalan keamanan mereka pada hari serangan tersebut.<\/p>\n<p>Dalam serangan tersebut, lebih dari 100 orang tewas di Be\u2019eri, sebuah komunitas yang memiliki sekitar 1.000 orang, dan 32 orang diculik ke Gaza, dengan 11 di antaranya masih ditahan di sana.\n<\/p>\n<p>Militer mengatakan pada hari Kamis bahwa penyelidikan tersebut meneliti rangkaian kejadian pada hari itu, pertempuran, dan tindakan pasukan keamanan. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/683388\/pejabat-senior-hamas-tewas-dalam-serangan-udara-israel-di-sekolah-gaza\" title=\"Pejabat Senior Hamas Tewas dalam Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Pejabat Senior Hamas Tewas dalam Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Meskipun mengakui kegagalannya dalam melindungi warga sipil kibbutz, militer memuji keberanian penduduk Be\u2019eri, termasuk tim respons cepat mereka.\n<\/p>\n<p>Militer Israel tidak siap menghadapi skenario infiltrasi besar-besaran pejuang Hamas ke Israel, kekurangan pasukan di area tersebut, tidak memiliki gambaran yang jelas tentang kejadian-kejadian hingga siang hari \u2013 beberapa jam setelah serangan dimulai, tidak memberikan peringatan yang memadai kepada penduduk Be\u2019eri, dan pertempuran mereka tidak terkoordinasi, menurut hasil penyelidikan.\n<\/p>\n<p>Namun, penyelidikan tersebut tidak menemukan kesalahan dalam tembakan tank ke arah sebuah rumah tempat para pejuang menahan sekitar 15 orang sandera, sebuah insiden yang telah menuai kritik di Israel karena dianggap membahayakan warga sipil. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/673842\/serangan-pasukan-israel-di-gaza-sebabkan-korban-jiwa-dan-luka-luka\" title=\"Serangan Pasukan Israel di Gaza Sebabkan Korban Jiwa dan Luka-Luka\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Serangan Pasukan Israel di Gaza Sebabkan Korban Jiwa dan Luka-Luka<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>\u201cSetelah terdengar tembakan dari rumah tersebut dan para teroris mengumumkan niat mereka untuk membunuh diri mereka sendiri dan para sandera, pasukan memutuskan untuk menyerbu rumah itu untuk menyelamatkan para sandera,\u201d bunyi ringkasan militer.\n<\/p>\n<p>\u201cTim menemukan warga sipil di dalam rumah tidak terluka akibat peluru tank,\u201d bunyi ringkasan tersebut; meskipun demikian, dikatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana para sandera di dalam rumah tewas, dengan petunjuk menunjukkan mereka mungkin dibunuh oleh para penembak.\n<\/p>\n<p>Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, Kamis menyerukan agar dilakukan penyelidikan negara atas kegagalan keamanan dalam serangan 7 Oktober. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/673585\/35-warga-palestina-tewas-akibat-serangan-udara-israel-di-rafah\" title=\"35 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Rafah\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">35 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Rafah<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Dia mengatakan bahwa penyelidikan tersebut harus menyelidiki Gallant sendiri dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Netanyahu telah menolak panggilan sebelumnya untuk membentuk penyelidikan negara.\n<\/p>\n<p>Militer menyajikan laporan mereka kepada penduduk Be\u2019eri, banyak di antara mereka adalah puluhan ribu warga Israel yang masih mengungsi sejak serangan 7 Oktober, yang memicu perang Israel melawan Gaza.\n<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak membutuhkan semua detail ini,\u201d kata Miri Gad Mesika, seorang anggota kibbutz. \u201cYang penting bagi saya adalah mengapa hal ini bisa terjadi, bagaimana kita bisa mencegahnya terjadi lagi, bagaimana kita bisa membawa pulang sandera kita, dan bagaimana kita bisa merasa aman lagi.\u201d (Al Jazeera\/Z-3)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/684497\/militer-israel-akui-gagal-melindungi-komunitas-kibbutz-beeri-dalam-serangan-hamas\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Militer Israel mengakui \u00a0gagal melindungi komunitas Kibbutz Be\u2019eri saat serangan yang dipimpin oleh Hamas pada 7 Oktober.\u00a0(AFP) MILITER Israel telah mengakui tidak melindungi komunitas Kibbutz Be\u2019eri selama serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober, dalam penyelidikan pertama mereka mengenai kegagalan keamanan mereka pada hari serangan tersebut. Dalam serangan tersebut, lebih dari 100 orang tewas di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8990,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-8989","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8989"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8989\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8990"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}