{"id":89858,"date":"2026-08-19T06:48:39","date_gmt":"2026-08-18T23:48:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/19\/harga-daging-sapi-tembus-rp180-ribu-per-kg-daya-beli-melemah\/"},"modified":"2026-08-19T06:48:39","modified_gmt":"2026-08-18T23:48:39","slug":"harga-daging-sapi-tembus-rp180-ribu-per-kg-daya-beli-melemah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/19\/harga-daging-sapi-tembus-rp180-ribu-per-kg-daya-beli-melemah\/","title":{"rendered":"Harga Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu per Kg, Daya Beli Melemah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/19\/1787096352_f2d0f76c72e1279a9766.jpg\" alt=\"Harga Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu per Kg, Daya Beli Melemah\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harga-daging\" title=\"Harga Daging\">Harga daging<\/a> sapi di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat terpantau masih bertahan di level tinggi meski momen Idul Fitri telah berlalu. Di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, harga komoditas protein hewani tersebut kini dibanderol pada kisaran Rp160.000 hingga Rp180.000 per kilogram (kg).<\/p>\n<p>Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang karena harga belum menunjukkan tanda-tanda kembali ke level normal. Ari, salah seorang pedagang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/daging-sapi\" title=\"Daging Sapi\">daging sapi<\/a> di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga sudah mulai terasa sejak memasuki bulan Ramadan dan terus bertahan hingga saat ini.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cBiasanya harga normalnya itu dari Rp140.000, paling sampai Rp160.000. Nah, kisaran segitu,\u201d ujar Ari saat ditemui di Jakarta, Selasa (19\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/870026\/kementan-pedagang-yang-jual-daging-kerbau-di-atas-harga-acuan-bakal-ditindak\" title=\"Kementan: Pedagang yang Jual Daging Kerbau di Atas Harga Acuan bakal Ditindak\" target=\"_blank\">Kementan: Pedagang yang Jual Daging Kerbau di Atas Harga Acuan bakal Ditindak<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Dampak Terhadap Penjualan<\/h3>\n<p>Tingginya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harga-daging-sapi\" title=\"harga daging sapi\">harga daging sapi<\/a> berdampak langsung pada volume penjualan. Ari menyebutkan bahwa daya beli masyarakat saat ini sedang mengalami pelemahan yang cukup signifikan. Pembelian dalam jumlah besar yang biasanya rutin dilakukan konsumen kini mulai berkurang drastis.<\/p>\n<p>Penurunan omzet ini diperparah dengan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok lainnya yang terjadi secara bersamaan. Hal ini memaksa konsumen untuk lebih selektif dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Kondisi Harga<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Rentang Harga (per Kg)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Harga Normal<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp140.000 &#8211; Rp160.000<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Harga Saat Ini<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Rp160.000 &#8211; Rp180.000<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Strategi Konsumen<\/h3>\n<p>Menyikapi situasi ini, masyarakat cenderung mengubah pola belanja mereka. Menurut pengamatan pedagang, konsumen kini lebih memilih untuk mengurangi kuantitas pembelian atau beralih ke bagian daging yang harganya lebih terjangkau guna menekan biaya.<\/p>\n<p>\u201cKalau penjualan pasti turun banget. Apalagi bahan-bahan lain juga ikutan naik. Memang lagi lemah banget (daya beli),\u201d tambah Ari.<\/p>\n<p>Para pedagang berharap pemerintah dapat segera melakukan intervensi untuk menormalkan kembali pasokan sapi ke pasar. Kelancaran pasokan dinilai menjadi kunci utama agar harga daging dapat kembali terjangkau, sehingga aktivitas jual beli di pasar tradisional dapat kembali bergairah. (Ant\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/923379\/harga-daging-sapi-tembus-rp180-ribu-per-kg-daya-beli-melemah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Barat terpantau masih bertahan di level tinggi meski momen Idul Fitri telah berlalu. Di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, harga komoditas protein hewani tersebut kini dibanderol pada kisaran Rp160.000 hingga Rp180.000 per kilogram (kg). Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang karena harga belum menunjukkan tanda-tanda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89859,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89858","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89858","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89858"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89858\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89858"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89858"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89858"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}