{"id":89667,"date":"2026-08-18T22:21:44","date_gmt":"2026-08-18T15:21:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/dpr-nilai-masih-banyak-faskes-di-daerah-belum-penuhi-standar-sdm\/"},"modified":"2026-08-18T22:21:44","modified_gmt":"2026-08-18T15:21:44","slug":"dpr-nilai-masih-banyak-faskes-di-daerah-belum-penuhi-standar-sdm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/dpr-nilai-masih-banyak-faskes-di-daerah-belum-penuhi-standar-sdm\/","title":{"rendered":"DPR Nilai Masih Banyak Faskes di Daerah Belum Penuhi Standar SDM"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/18\/1787066126_0bb644b24aceb4881d2f.jpg\" alt=\"DPR Nilai Masih Banyak Faskes di Daerah Belum Penuhi Standar SDM\"\/><figcaption>Foto udara Desa Renah Kasah di Kerinci, Jambi, Senin (10\/8\/2026). Desa yang berada di kawasan terpencil tersebut memiliki Puskesmas Pembantu sebagai satu-satunya fasilitas layanan kesehatan yang saat ini beroperasi satu kali seminggu, sementara warga perlu(ANTARA\/WAHDI SEPTIAWAN )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMBANGUNAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fasilitas-kesehatan\" title=\"fasilitas kesehatan\">fasilitas kesehatan<\/a>, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tenaga-kesehatan\" title=\"Tenaga Kesehatan\">tenaga kesehatan<\/a> agar akses layanan masyarakat semakin merata.<\/p>\n<p>Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh menilai penguatan fasilitas kesehatan penting mengingat masih terdapat sejumlah kecamatan, khususnya di luar Pulau Jawa, yang belum memiliki puskesmas. Padahal, puskesmas merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cPertama soal rumah sakit, puskesmas, dan juga untuk dokter. Karena itu memang menjadi prioritas awal dari Presiden RI Prabowo Subianto. Karena selama ini kita tahu banyak sekali kecamatan-kecamatan yang belum punya puskesmas, terlebih di luar Pulau Jawa,\u201d kata Nihayatul, Selasa (18\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/623012\/tantangan-pemerataan-dan-kualitas-sdm-kesehatan-harus-dijawab-dengan-langkah-nyata\" title=\"Tantangan Pemerataan dan Kualitas SDM Kesehatan Harus Dijawab dengan Langkah Nyata\" target=\"_blank\">Tantangan Pemerataan dan Kualitas SDM Kesehatan Harus Dijawab dengan Langkah Nyata<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, idealnya setiap kecamatan memiliki puskesmas untuk memperluas jangkauan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/layanan-kesehatan\" title=\"layanan kesehatan\">layanan kesehatan<\/a> primer sekaligus mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit rujukan.<\/p>\n<p>Legislator Fraksi PKB itu mencontohkan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia Timur yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit rujukan. Karena itu, pembangunan dan penguatan rumah sakit di daerah, termasuk wilayah terpencil, perlu terus dilakukan.<\/p>\n<p>Meski demikian, Nihayatul mengingatkan pembangunan infrastruktur kesehatan tidak akan optimal tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Ia menyebut kebutuhan minimal tenaga kesehatan di puskesmas hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/923287\/dpr-desak-pemerataan-fasilitas-dan-tenaga-kesehatan-di-luar-jawa\" title=\"DPR Desak Pemerataan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan di Luar Jawa\" target=\"_blank\">DPR Desak Pemerataan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan di Luar Jawa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cPersoalan terpentingnya adalah tenaga kesehatan kita. Kita itu harus punya minimal tujuh tenaga kesehatan, mulai dokter gigi, dokter umum, dan sebagainya. Namun kenyataannya masih ada berapa ribu puskesmas yang belum memenuhi kebutuhan tenaga medis kita,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemantauan Komisi IX terhadap peta kebutuhan tenaga kesehatan Kementerian Kesehatan, Nihayatul menyebut masih banyak puskesmas yang belum memenuhi standar ketenagaan. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan terobosan kebijakan, antara lain melalui penguatan pendidikan dokter spesialis, pemanfaatan telemedisin, serta opsi pemenuhan tenaga medis dari luar negeri secara terukur.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Nihayatul mengapresiasi rencana pengembangan ambulans helikopter untuk menjangkau masyarakat di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit. Menurutnya, layanan tersebut sangat dibutuhkan, terutama di daerah kepulauan seperti Papua dan Maluku.<\/p>\n<p>\u201cBayangkan di daerah Papua yang dari ujung ke ujung. Kalau Raja Ampat saja itu sudah berapa jam. Taliabu di daerah Maluku Utara itu kalau ke Ternate bisa 12 jam, bisa lebih daripada itu. Kalau tidak ada helikopter itu akan kesulitan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Nihayatul menegaskan penguatan fasilitas kesehatan dan pemenuhan SDM harus dilakukan secara bersamaan. Dengan demikian, peningkatan anggaran kesehatan pada 2027 dapat benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sekaligus pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/923294\/dpr-nilai-masih-banyak-faskes-di-daerah-belum-penuhi-standar-sdm\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto udara Desa Renah Kasah di Kerinci, Jambi, Senin (10\/8\/2026). Desa yang berada di kawasan terpencil tersebut memiliki Puskesmas Pembantu sebagai satu-satunya fasilitas layanan kesehatan yang saat ini beroperasi satu kali seminggu, sementara warga perlu(ANTARA\/WAHDI SEPTIAWAN ) PEMBANGUNAN fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, perlu berjalan beriringan dengan pemenuhan tenaga kesehatan agar akses [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89667","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89667"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89667\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}