{"id":89525,"date":"2026-08-18T16:18:43","date_gmt":"2026-08-18T09:18:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/krisis-air-di-tasikmalaya-meluas-bpbd-pasok-437-ribu-liter-air-bersih\/"},"modified":"2026-08-18T16:18:43","modified_gmt":"2026-08-18T09:18:43","slug":"krisis-air-di-tasikmalaya-meluas-bpbd-pasok-437-ribu-liter-air-bersih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/krisis-air-di-tasikmalaya-meluas-bpbd-pasok-437-ribu-liter-air-bersih\/","title":{"rendered":"Krisis Air di Tasikmalaya Meluas, BPBD Pasok 437 Ribu Liter Air Bersih"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/18\/1787042914_0fd0f0224dfa62521980.jpg\" alt=\"Krisis Air di Tasikmalaya Meluas, BPBD Pasok 437 Ribu Liter Air Bersih\"\/><figcaption>Krisis air bersih semakin meluas membuat BPBD Kabupaten Tasikmalaya berupaya memasok kebutuhan air bersih kepada 45.654 jiwa terdampak 37 Desa tersebar di 23 Kecamatan dilakukan selama 24 jam pada masa tanggap darurat bencana.(MI\/KRISTIADI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terus mengintensifkan pendistribusian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/air-bersih\" title=\"Air Bersih\">air bersih<\/a> menyusul meluasnya dampak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kekeringan\" title=\"kekeringan\">kekeringan<\/a> di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 437.000 liter air bersih telah dipasok untuk membantu 10.553 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 45.654 jiwa yang terdampak.<\/p>\n<p>Kepala Pelaksana <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bpbd-kabupaten-tasikmalaya\" title=\"BPBD Kabupaten Tasikmalaya\">BPBD Kabupaten Tasikmalaya<\/a>, Roni AKS, mengungkapkan bahwa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/krisis-air-bersih\" title=\"Krisis air bersih\">krisis air bersih<\/a> kini telah tersebar di 37 desa yang berada di 23 kecamatan. Fenomena El Nino yang ekstrem tahun ini, ditambah dengan dampak perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, membuat kondisi kekeringan semakin parah.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Petugas BPBD bersama Damkar selama bencana El Nino memasok air bersih ke berbagai pelosok pedesaan secara gratis. Langkah ini dilakukan agar warga tidak terbebani dan mencegah mereka mengonsumsi air yang tidak layak konsumsi,&#8221; ujar Roni, Selasa (18\/8\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/923089\/pemkab-serang-pasok-air-bersih-ke-7-kecamatan-terdampak-el-nino\" title=\"Pemkab Serang Pasok Air Bersih ke 7 Kecamatan Terdampak El Nino\" target=\"_blank\">Pemkab Serang Pasok Air Bersih ke 7 Kecamatan Terdampak El Nino<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Status Siaga Darurat Hingga September<\/h3>\n<p>Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan yang berlaku hingga September 2026. Dalam pelaksanaannya, BPBD bersinergi dengan TNI, Polri, Perumda Tirta Sukapura, Dinsos, PMI, hingga FKPPI untuk memastikan distribusi air berjalan lancar.<\/p>\n<p>Roni menambahkan, permintaan bantuan air bersih diprediksi akan terus bertambah. Hingga saat ini, pihaknya telah menerima 54 surat permohonan bantuan air dari warga dengan kapasitas pengiriman rata-rata 5.000 liter per ritase.<\/p>\n<p>&#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dampak-el-nino\" title=\"Dampak El Nino\">Dampak El Nino<\/a> paling parah dirasakan di beberapa wilayah seperti Kecamatan Bojonggambir, Tanjungjaya, Sukarame, Karangnunggal, Mangunreja, Cineam, dan Cisayong. Saat ini, pengambilan air bersumber dari Desa Cijoho, Kecamatan Leuwisari, mengingat sumber air di wilayah Cisayong sendiri sudah mulai menyusut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/920290\/siaga-darurat-bpbd-tasikmalaya-pasok-air-341-ribu-kepada-6905-kk--di-19-kecamatan\" title=\"Siaga Darurat, BPBD Tasikmalaya Pasok Air 341 Ribu kepada 6.905 KK  di 19 Kecamatan\" target=\"_blank\">Siaga Darurat, BPBD Tasikmalaya Pasok Air 341 Ribu kepada 6.905 KK  di 19 Kecamatan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Keluhan Warga dan Solusi Jangka Panjang<\/h3>\n<p>Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa hujan ringan yang sempat turun dalam beberapa hari terakhir belum mampu memulihkan sumber air warga. Banyak sumur penduduk dengan kedalaman 30 hingga 35 meter telah mengering total.<\/p>\n<p>Muhajid, warga Kelurahan Margabakti, Cibeureum, menuturkan bahwa warga kini sangat bergantung pada bantuan tangki air untuk kebutuhan mendasar seperti memasak, minum, dan mencuci. Bahkan, sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat hanya untuk sekadar mandi.<\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah daerah harus memikirkan solusi jangka panjang, misalnya melalui penyediaan air minum berbasis masyarakat. Jika hanya mengandalkan bantuan tangki, ini akan terus berulang setiap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musim-kemarau\" title=\"Musim Kemarau\">musim kemarau<\/a> karena sumur warga sudah banyak yang kering,&#8221; pungkas Muhajid.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/923091\/krisis-air-di-tasikmalaya-meluas-bpbd-pasok-437-ribu-liter-air-bersih\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Krisis air bersih semakin meluas membuat BPBD Kabupaten Tasikmalaya berupaya memasok kebutuhan air bersih kepada 45.654 jiwa terdampak 37 Desa tersebar di 23 Kecamatan dilakukan selama 24 jam pada masa tanggap darurat bencana.(MI\/KRISTIADI) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terus mengintensifkan pendistribusian air bersih menyusul meluasnya dampak kekeringan di wilayah tersebut. Hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89526,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89525"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89525\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}