{"id":89178,"date":"2026-08-18T01:02:35","date_gmt":"2026-08-17T18:02:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/ini-alasan-kpk-tak-usut-pelanggaran-etik-anggota-polisi-yang-jadi-tersangka-pemerasan\/"},"modified":"2026-08-18T01:02:35","modified_gmt":"2026-08-17T18:02:35","slug":"ini-alasan-kpk-tak-usut-pelanggaran-etik-anggota-polisi-yang-jadi-tersangka-pemerasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/ini-alasan-kpk-tak-usut-pelanggaran-etik-anggota-polisi-yang-jadi-tersangka-pemerasan\/","title":{"rendered":"Ini Alasan KPK tak Usut Pelanggaran Etik Anggota Polisi yang Jadi Tersangka Pemerasan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/17\/1786976441_23c884656094afe040ac.png\" alt=\"Ini Alasan KPK tak Usut Pelanggaran Etik Anggota Polisi yang Jadi Tersangka Pemerasan\"\/><figcaption>Gedung KPK RI, Jakarta.(dok.KPK)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOMISI Pemberantasan Korupsi (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kpk\" title=\"KPK\">KPK<\/a>) menyatakan tidak menindak dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/setya-budi-dias\" title=\"Setya Budi Dias\">Setya Budi Dias<\/a> (DIS) yang merupakan polisi yang sedang bertugas di KPK saat ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.<\/p>\n<p>\u201cUntuk DIS ini tidak menjadi ranah penegakan etik di KPK atau di Dewan Pengawas karena sudah tidak lagi menjadi insan Komisi (KPK),\u201d kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (17\/8).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Walaupun demikian, Budi mengatakan KPK tetap melakukan evaluasi untuk mencegah terjadinya kasus serupa. Dias sebelumnya diduga KPK membocorkan informasi penyelidikan kepada ayahnya. Kemudian, ayahnya memanfaatkan informasi tersebut untuk melakukan pemerasan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/870573\/kpk-ungkap-modus-goodie-bag-thr-di-cilacap-rp610-juta-dikumpulkan-dari-23-opd\" title=\"KPK Ungkap Modus Goodie Bag THR di Cilacap, Rp610 Juta Dikumpulkan dari 23 OPD\" target=\"_blank\">KPK Ungkap Modus Goodie Bag THR di Cilacap, Rp610 Juta Dikumpulkan dari 23 OPD<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cTentunya Dewan Pengawas juga ada kebutuhan untuk melakukan evaluasi terkait dengan proses bisnis-proses bisnis, khususnya di bidang administrasi ya, supaya hal-hal demikian tidak kembali terjadi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, KPK pada 28 Juli 2026 melakukan operasi tangkap tangan ke-18 yang dilakukan selama 2026. Salah satu dari 21 orang yang ditangkap dalam operasi tersebut adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Pada 30 Juli 2026, KPK mengumumkan hasil OTT itu dan menyatakan terdapat dua klaster kasus.<\/p>\n<p>Pertama, dugaan pemerasan oleh Anom Widiyantoro terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang dan pihak swasta. Dalam klaster ini, tersangkanya adalah Anom Widiyantoro dan orang kepercayaannya, Mohamad Haris alias Gus Haris.<\/p>\n<p>Kedua, dugaan pemerasan oleh polisi dan ayahnya terhadap Anom Widiyantoro. Tersangka pada klaster ini adalah Setya Budi Dias selaku polisi yang sedang bertugas di KPK beserta ayahnya, Lilik Budi Suprianto. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/922807\/ini-alasan-kpk-tak-usut-pelanggaran-etik-anggota-polisi-yang-jadi-tersangka-pemerasan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gedung KPK RI, Jakarta.(dok.KPK) KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak menindak dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Setya Budi Dias (DIS) yang merupakan polisi yang sedang bertugas di KPK saat ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. \u201cUntuk DIS ini tidak menjadi ranah penegakan etik di KPK atau di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89179,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89178"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89178\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}