{"id":89158,"date":"2026-08-18T00:10:40","date_gmt":"2026-08-17T17:10:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/gejala-awal-parkinson-yang-sering-terabaikan-selain-tremor\/"},"modified":"2026-08-18T00:10:40","modified_gmt":"2026-08-17T17:10:40","slug":"gejala-awal-parkinson-yang-sering-terabaikan-selain-tremor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/18\/gejala-awal-parkinson-yang-sering-terabaikan-selain-tremor\/","title":{"rendered":"Gejala Awal Parkinson yang Sering Terabaikan selain Tremor"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/17\/1786977664_0e8a06fff46c66a666dc.jpg\" alt=\"Gejala Awal Parkinson yang Sering Terabaikan selain Tremor\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KETIKA aktor Michael J. Fox pertama kali merasakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tremor\" title=\"Tremor\">tremor<\/a> di jari kelingkingnya pada usia 29 tahun, ia terkejut saat mengetahui bahwa dirinya didiagnosis menderita penyakit <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/parkinson\" title=\"Parkinson\">Parkinson<\/a> onset dini. Sejak saat itu, ia berhasil menjalani karier yang memenangkan penghargaan, kehidupan keluarga, dan mendirikan yayasannya sendiri. Menurut Parkinson\u2019s Foundation, penyakit neurologis ini memengaruhi lebih dari 11 juta orang di Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Namun, bagi sebagian orang, tremor yang menjadi ciri khas Parkinson bukanlah gejala pertama yang muncul. Beberapa tanda awal justru bisa berlangsung selama bertahun-tahun dan sering kali dianggap sebagai keluhan kesehatan biasa yang tidak saling terkait.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Disfungsi ereksi (DE) merupakan masalah seksual yang paling umum dialami oleh pria dengan penyakit Parkinson. Kondisi ini dapat diperburuk jika pasien juga mengalami depresi, karena beberapa jenis antidepresan dapat menurunkan gairah seksual.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/794682\/kenali-6-gejala-awal-parkinson-bukan-cuma-tremor\" title=\"Kenali 6 Gejala Awal Parkinson, Bukan Cuma Tremor\" target=\"_blank\">Kenali 6 Gejala Awal Parkinson, Bukan Cuma Tremor<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Meskipun obat-obatan seperti Viagra dan Cialis tersedia secara luas, para ilmuwan saat ini sedang meneliti obat DE baru yang menargetkan sistem saraf, meski belum mendapatkan persetujuan FDA. Selain pengobatan medis, latihan tertentu dan penguatan dasar panggul juga diketahui dapat membantu mengatasi kondisi ini.<\/p>\n<h2>2. Gangguan Tidur dan Bertindak dalam Mimpi<\/h2>\n<p>Dalam kondisi tidur normal, kebanyakan orang mengalami kelumpuhan sementara selama fase <i>Rapid Eye Movement<\/i> (REM), yaitu saat mimpi paling jelas terjadi. Namun, menurut <i>Journal of Clinical Sleep Medicine<\/i>, salah satu gejala awal Parkinson adalah disfungsi tidur.<\/p>\n<p>Alih-alih tidur dengan tenang, penderita mungkin mulai secara fisik memerankan mimpi mereka, seperti duduk tiba-tiba, berbicara sendiri, atau bahkan berinteraksi secara fisik dengan pasangan tidur mereka tanpa disadari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/912948\/benarkah-diabetes-bisa-sebabkan-disfungsi-ereksi-ini-penjelasan-medisnya\" title=\"Benarkah Diabetes Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Medisnya\" target=\"_blank\">Benarkah Diabetes Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Medisnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>3. Kehilangan Indra Penciuman<\/h2>\n<p>Hubungan antara indra penciuman dan Parkinson memang belum sepenuhnya jelas.\u00a0Namun beberapa ilmuwan berteori bahwa penyakit ini berasal dari bagian otak yang mengontrol indra tersebut. Sekitar 75 hingga 90 persen orang dengan Parkinson melaporkan penurunan kemampuan mencium bau.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #ccc; margin: 20px 0;\">\n<p>&#8220;Kami berupaya memahami sifat gejala yang terkait dengan penyakit Parkinson yang selama ini sebagian besar bersifat anekdot. Orang yang didiagnosis Parkinson melaporkan kehilangan penciuman hingga 10 tahun sebelum diagnosis mereka,&#8221; ujar <strong>Charles Greer, PhD<\/strong>, profesor neurosains di Yale School of Medicine.<\/p>\n<\/div>\n<p>Temuan ini diharapkan dapat membantu pengembangan alat diagnostik dini yang sangat krusial bagi penanganan penyakit ini di masa depan.<\/p>\n<h2>4. Pusing saat Berdiri<\/h2>\n<p>Tekanan darah rendah atau penurunan tekanan darah secara tiba-tiba saat berdiri dari posisi duduk dapat menyebabkan seseorang merasa pusing atau melayang. Meskipun pusing bisa disebabkan oleh faktor lain seperti dehidrasi atau efek samping obat-obatan tertentu, ini juga bisa menjadi indikasi awal gangguan sistem saraf otonom pada penderita Parkinson.<\/p>\n<p>Para ahli menyarankan bagi mereka yang memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah untuk membandingkan tekanan darah saat berbaring, duduk, dan berdiri guna mendeteksi adanya fluktuasi yang tidak normal. (Men&#8217; Journal\/I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922820\/gejala-awal-parkinson-yang-sering-terabaikan-selain-tremor\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) KETIKA aktor Michael J. Fox pertama kali merasakan tremor di jari kelingkingnya pada usia 29 tahun, ia terkejut saat mengetahui bahwa dirinya didiagnosis menderita penyakit Parkinson onset dini. Sejak saat itu, ia berhasil menjalani karier yang memenangkan penghargaan, kehidupan keluarga, dan mendirikan yayasannya sendiri. Menurut Parkinson\u2019s Foundation, penyakit neurologis ini memengaruhi lebih dari 11 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89159,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89158","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89158"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89158\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}