{"id":89010,"date":"2026-08-17T17:55:48","date_gmt":"2026-08-17T10:55:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/1-598-gempa-susulan-guncang-ntt\/"},"modified":"2026-08-17T17:55:48","modified_gmt":"2026-08-17T10:55:48","slug":"1-598-gempa-susulan-guncang-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/1-598-gempa-susulan-guncang-ntt\/","title":{"rendered":"1.598 Gempa Susulan Guncang NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/17\/1786964109_591f6b08ab9d815a319c.png\" alt=\"1.598 Gempa Susulan Guncang NTT \"\/><figcaption>ilustrasi pencatatan gempa bumi.(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) mencatat 1.598 gempa susulan hingga Senin (17\/8) pukul 07.00 WIB setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15\/8).<\/p>\n<p>Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, mengatakan gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2 dan terkecil 1,3, sedangkan 54 gempa dirasakan masyarakat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Ya, sampai dengan jam 7 pagi hari ini telah tercatat 1.598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2, yang terkecil 1,3, dan kemudian yang dirasakan kira-kira 54 gempa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/922663\/10-12-gudang-bulog-terdampak-gempa-bumi-di-ntt-distribusi-beras-tetap-aman\" title=\"10-12 Gudang Bulog Terdampak Gempa Bumi di NTT, Distribusi Beras Tetap Aman\" target=\"_blank\">10-12 Gudang Bulog Terdampak Gempa Bumi di NTT, Distribusi Beras Tetap Aman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Teuku Faisal mengatakan BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan dan proses peluruhannya setelah gempa utama.<\/p>\n<p>Menurut dia, aktivitas gempa susulan diperkirakan berangsur meluruh dalam dua hingga tiga pekan ke depan. &#8220;Kita terus masih memantau terkait dengan peluruhannya, kemungkinan dalam 2-3 minggu ke depan dia akan meluruh,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Teuku Faisal mengatakan pemantauan proses peluruhan gempa susulan diperlukan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah pemulihan bangunan yang terdampak.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922576\/gempa-susulan-di-flores-warga-manggarai-barat-ntt-pilih-tetap-mengungsi\" title=\"Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi\" target=\"_blank\">Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Setelah aktivitas gempa susulan semakin mereda, kata dia, perbaikan atau penguatan bangunan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi serta tingkat kerusakan masing-masing bangunan.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga kita mulai dapat melakukan &#8216;retrofitting&#8217; atau perbaikan bangunan atau pembangunan kembali jika dibutuhkan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>BMKG juga telah mengerahkan tim ke wilayah terdampak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gempa-di-ntt\" title=\"Gempa di NTT\">gempa di NTT<\/a>. Menurut Teuku Faisal, terdapat tiga unit pelaksana teknis (UPT) BMKG di Pulau Flores serta dua pos pemantauan yang mendukung pemantauan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Di NTT tim kita sekarang sudah bergerak ke lokasi. Bahkan ada tiga UPT atau kantor BMKG yang ada di Pulau Flores dan juga ada dua pos kami di sana,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Personel BMKG di lapangan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim pencarian dan pertolongan dalam mendukung penanganan pascagempa.<\/p>\n<p>Teuku Faisal mengatakan BMKG memiliki personel yang tersebar di 191 lokasi di Indonesia sehingga dapat segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah ketika terjadi bencana gempa bumi.<\/p>\n<p>Gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15\/8) dan sempat memicu peringatan dini tsunami. BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi telah memenuhi kriteria untuk pencabutan peringatan. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922711\/1598-gempa-susulan-guncang-ntt-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi pencatatan gempa bumi.(Antara) BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.598 gempa susulan hingga Senin (17\/8) pukul 07.00 WIB setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15\/8). Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, mengatakan gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2 dan terkecil 1,3, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89011,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89010","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89010","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89010"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89010\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89010"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89010"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89010"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}