{"id":89008,"date":"2026-08-17T17:50:38","date_gmt":"2026-08-17T10:50:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/6-organ-tubuh-yang-bisa-didonorkan-untuk-selamatkan-nyawa\/"},"modified":"2026-08-17T17:50:38","modified_gmt":"2026-08-17T10:50:38","slug":"6-organ-tubuh-yang-bisa-didonorkan-untuk-selamatkan-nyawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/6-organ-tubuh-yang-bisa-didonorkan-untuk-selamatkan-nyawa\/","title":{"rendered":"6 Organ Tubuh yang Bisa Didonorkan untuk Selamatkan Nyawa"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/17\/1786963744_2549b1c60b3d3ada8765.jpeg\" alt=\"6 Organ Tubuh yang Bisa Didonorkan untuk Selamatkan Nyawa\"\/><figcaption>Daftar enam organ utama yang bisa didonorkan.(Dok. Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DONAS organ merupakan bentuk kepedulian yang memberikan kesempatan hidup baru bagi pasien dengan kondisi medis kritis. Berdasarkan data <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mid-america-transplant\" title=\"Mid-America Transplant\">Mid-America Transplant<\/a>, satu orang donor berpotensi menyelamatkan hingga delapan nyawa melalui transplantasi organ vital setelah kematian maupun saat masih hidup.<\/p>\n<p>Berikut adalah enam organ utama yang dapat didonorkan untuk membantu pasien yang membutuhkan:<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>1. Jantung<\/h2>\n<p>Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/transplantasi-jantung\" title=\"Transplantasi jantung\">Transplantasi jantung<\/a> biasanya menjadi pilihan terakhir bagi pasien yang menderita gagal jantung serius, kardiomiopati, atau miokarditis yang tidak lagi merespons pengobatan konvensional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/787107\/jangkau-masyarakat-di-pelosok-jateng-gubernur-dapat-dukungan-kelompok-bisnis-taiwan\" title=\"Jangkau Masyarakat di Pelosok Jateng, Gubernur Dapat Dukungan Kelompok Bisnis Taiwan\" target=\"_blank\">Jangkau Masyarakat di Pelosok Jateng, Gubernur Dapat Dukungan Kelompok Bisnis Taiwan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>2. Ginjal<\/h2>\n<p>Ginjal adalah organ yang paling banyak dibutuhkan dalam daftar transplantasi. Selain menyaring limbah darah, ginjal unik karena bisa didonorkan oleh orang yang masih hidup. Pasien dengan kerusakan ginjal berat atau yang bergantung pada dialisis sangat membutuhkan donor ini.<\/p>\n<h2>3. Hati<\/h2>\n<p>Hati berperan dalam pencernaan dan pemrosesan zat kimia dalam tubuh. Menariknya, sebagian hati dapat didonorkan oleh donor hidup karena organ ini memiliki kemampuan regenerasi untuk tumbuh kembali ke ukuran semula, baik pada donor maupun penerima.<\/p>\n<h2>4. Paru-paru<\/h2>\n<p>Transplantasi paru-paru diperlukan bagi pasien dengan kondisi seperti fibrosis kistik, emfisema, atau hipertensi pulmonal. Dalam beberapa kasus medis, kedua paru-paru dari satu donor dapat diberikan kepada satu penerima yang sama.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/536335\/ingin-jadi-donor-jantung-ini-syaratnya\" title=\"Ingin Jadi Donor Jantung? Ini Syaratnya\" target=\"_blank\">Ingin Jadi Donor Jantung? Ini Syaratnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>5. Pankreas<\/h2>\n<p>Pankreas sangat krusial dalam mengatur kadar gula darah melalui produksi insulin. Transplantasi organ ini sering kali ditujukan bagi pasien diabetes tipe tertentu dan terkadang dilakukan bersamaan dengan transplantasi ginjal.<\/p>\n<h2>6. Usus<\/h2>\n<p>Usus berfungsi menyerap nutrisi makanan. Pasien yang menderita sindrom usus pendek atau gangguan usus tersumbat yang parah memerlukan transplantasi ini agar tubuh mereka tetap bisa mendapatkan asupan nutrisi yang memadai.<\/p>\n<h2><strong>Catatan Donor Hidup:<\/strong><\/h2>\n<p>Selain setelah kematian, donor hidup juga dapat memberikan satu ginjal, sebagian hati, serta bagian tertentu dari paru-paru atau pankreas melalui pemeriksaan medis yang sangat ketat.<\/p>\n<p>Data Mid-America Transplant sepanjang tahun 2024 mencatat sebanyak 317 donor organ telah menghasilkan 891 organ yang berhasil ditransplantasikan. Dari jumlah tersebut, ginjal menjadi organ yang paling banyak didonorkan (428), diikuti oleh hati (215), dan paru-paru (136).<\/p>\n<p>Keputusan untuk menjadi donor organ merupakan langkah besar yang memberikan harapan bagi ribuan orang yang sedang menunggu antrean transplantasi di seluruh dunia. (<em>mid america transplant\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922707\/6-organ-tubuh-yang-bisa-didonorkan-untuk-selamatkan-nyawa\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daftar enam organ utama yang bisa didonorkan.(Dok. Magnific) DONAS organ merupakan bentuk kepedulian yang memberikan kesempatan hidup baru bagi pasien dengan kondisi medis kritis. Berdasarkan data Mid-America Transplant, satu orang donor berpotensi menyelamatkan hingga delapan nyawa melalui transplantasi organ vital setelah kematian maupun saat masih hidup. Berikut adalah enam organ utama yang dapat didonorkan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":89009,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-89008","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89008","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89008"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89008\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/89009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}