{"id":88996,"date":"2026-08-17T17:19:44","date_gmt":"2026-08-17T10:19:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/api-terkendali-di-bromo-manggala-agni-lanjutkan-pendinginan\/"},"modified":"2026-08-17T17:19:44","modified_gmt":"2026-08-17T10:19:44","slug":"api-terkendali-di-bromo-manggala-agni-lanjutkan-pendinginan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/17\/api-terkendali-di-bromo-manggala-agni-lanjutkan-pendinginan\/","title":{"rendered":"Api Terkendali di Bromo, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/17\/1786961819_a4256b445e5724fb0fb3.jpg\" alt=\"Api Terkendali di Bromo, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan\"\/><figcaption>Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan di  kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.(Dok. Manggala Agni)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIAN Kehutanan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenhut\" title=\"kemenhut\">Kemenhut<\/a>), terus melakukan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (<em>mopping up<\/em>) di kawasan Taman Nasional <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bromo\" title=\"Bromo\">Bromo<\/a> Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali memicu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran\" title=\"Kebakaran\">kebakaran<\/a> setelah api \u00a0berhasil dikendalikan, Senin (17\/8).<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, mengatakan penanganan kebakaran di Bromo memberikan pelajaran penting untuk memperkuat pencegahan Karhutla menghadapi musim kemarau.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cBromo memberi satu pelajaran penting, api mungkin sudah terkendali tetapi ancaman karhutla belum selesai. Pencegahan harus diperkuat dari tingkat tapak, dan pengelola kawasan perlu terus memperkuat keterlibatan masyarakat, bukan hanya dalam pencegahan kebakaran tetapi juga dalam pengelolaan taman nasional,&#8221; kata dia, Senin (17\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/614763\/wisata-gunung-bromo-dibuka-kembali\" title=\"Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali\" target=\"_blank\">Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Masyarakat, ujarnya, pihak yang paling dekat dengan kawasan\u00a0sering kali menjadi yang pertama mengetahui adanya gangguan, sekaligus yang paling terdampak ketika terjadi kebakaran. Karena itu, melindungi hutan harus dilakukan bersama masyarakat.<\/p>\n<p>Setelah hampir dua pekan operasi, Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) dan\u00a0Balai Besar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/taman-nasional-bromo-tengger-semeru\" title=\"Taman Nasional Bromo Tengger Semeru\">Taman Nasional Bromo Tengger Semeru<\/a> (BBTNBTS), TNI, Polri, BPBD Jawa Timur, relawan, dan masyarakat masih melakukan pemantauan serta pembasahan pada area bekas terbakar. Pendinginan difokuskan pada titik-titik yang masih berpotensi menyimpan panas agar bara benar-benar padam dan tidak kembali merambat ke bagian kawasan yang belum terdampak.<\/p>\n<p>Kewaspadaan terhadap kebakaran di Bromo tetap dijaga karena kebakaran sebelumnya melanda vegetasi sabana, cemara gunung, pakis, semak belukar, serta lapisan serasah yang cukup tebal. Kondisi tersebut memungkinkan bara bertahan meskipun kobaran api tidak lagi terlihat. Tim juga mewaspadai pusaran angin lokal (dust devil) yang dapat mengangkat material ringan dan berpotensi membawa bara ke area lain.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/613976\/pasangan-pengantin-flare-bakal-tuntut-balik-pengelola-tn-bromo-karena-lalai\" title=\"Pasangan Pengantin Flare Bakal Tuntut Balik Pengelola TN Bromo karena Lalai  \" target=\"_blank\">Pasangan Pengantin Flare Bakal Tuntut Balik Pengelola TN Bromo karena Lalai  <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemerintah pada 2026 memang tengah memperkuat pengendalian karhutla menghadapi musim kemarau, termasuk kesiapan Manggala Agni, deteksi dini, patroli, dan koordinasi lintas sektor.\u00a0<\/p>\n<p>Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan, Suharyono, yang memantau langsung kegiatan melalui apel siaga pengendalian kebakaran hutan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja selama hampir dua pekan dalam operasi tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cHampir dua pekan personel bekerja menghadapi medan dan kondisi kebakaran yang tidak mudah. Terkendalinya api bukan akhir dari pekerjaan. Fokus sekarang memastikan seluruh area bekas terbakar benar-benar aman dan tidak ada bara yang kembali menyala. Terima kasih kepada seluruh petugas yang tetap bertahan sampai fase ini,\u201d tegas Suharyono.<\/p>\n<p>Kepala Balai Dalkarhut Jabalnusra, Bambang Setyo Antoko, mengatakan operasi di Bromo memperlihatkan besarnya peran para pihak yang bekerja bersama Manggala Agni selama penanganan kebakaran.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cOperasi pemadaman ini memperlihatkan kuatnya gotong royong di lapangan. BBTNBTS, BPBD Jawa Timur, relawan, dan masyarakat membantu suplai air, logistik, akses, hingga informasi yang dibutuhkan petugas. Dukungan itu sangat berarti bagi Manggala Agni yang bekerja di medan kebakaran. Kami mengapresiasi semua pihak yang ikut menjaga Bromo,\u201d ujar Bambang.<\/p>\n<p>Kementerian Kehutanan menempatkan pengendalian karhutla sebagai bagian penting dari kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk melindungi hutan dan keselamatan masyarakat.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Pengalaman penanganan kebakaran di Bromo menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan pencegahan menghadapi musim kemarau, dengan menempatkan deteksi dini, respons cepat, serta kekuatan kolaborasi di tingkat tapak sebagai kunci agar kebakaran tidak berkembang menjadi kerusakan ekologis yang lebih luas. Penguatan kesiapan personel dan peralatan Manggala Agni juga menjadi perhatian Menteri Kehutanan dalam menghadapi karhutla 2026,&#8221; pungkasnya.(H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922689\/api-terkendali-di-bromo-manggala-agni-lanjutkan-pendinginan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.(Dok. Manggala Agni) KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut), terus melakukan pendinginan dan penyisiran area bekas terbakar (mopping up) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88997,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-88996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88996"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88996\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}