{"id":88559,"date":"2026-08-16T18:17:37","date_gmt":"2026-08-16T11:17:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/gempa-ntt-kemenkes-targetkan-satu-minggu-layanan-rs-pulih\/"},"modified":"2026-08-16T18:17:37","modified_gmt":"2026-08-16T11:17:37","slug":"gempa-ntt-kemenkes-targetkan-satu-minggu-layanan-rs-pulih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/gempa-ntt-kemenkes-targetkan-satu-minggu-layanan-rs-pulih\/","title":{"rendered":"Gempa NTT, Kemenkes Targetkan Satu Minggu Layanan RS Pulih"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/16\/1786876158_5080a7f390e3beafc6dd.jpg\" alt=\"Gempa NTT, Kemenkes Targetkan Satu Minggu Layanan RS Pulih\u00a0\"\/><figcaption>Menteri Kesehetan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pelayanan kesehatan(ANTARA FOTO\/Bayu Pratama S\/foc.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIAN Kesehatan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenkes\" title=\"kemenkes\">Kemenkes<\/a>) memprioritaskan pemulihan fungsi layanan kesehatan di wilayah terdampak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gempa\" title=\"Gempa\">gempa<\/a> bumi Nusa Tenggara Timur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntt\" title=\"NTT\">NTT<\/a>). Menteri Kesehatan \u00a0(Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kemenkes telah mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC), mengerahkan tim manajemen krisis dan Emergency Medical Team (EMT), serta menyiapkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rumah-sakit\" title=\"Rumah Sakit\">Rumah Sakit<\/a> Lapangan dan dukungan logistik kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis.<\/p>\n<p>Kemenkes ingin agar seluruh rumah sakit di kabupaten\/kota terdampak dapat kembali berfungsi secara optimal guna mengantisipasi potensi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan akibat gempa di NTT.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cPrioritas utama untuk mengembalikan fungsi layanan di seluruh rumah sakit kabupaten\/kota terdampak, untuk menghadapi lonjakan pasien dalam beberapa hari ke depan,&#8221; kata Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (16\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922402\/gempa-ntt-dpr-minta-kedaruratan-layanan-kesehatan-diterapkan\" title=\"Gempa NTT, DPR Minta Kedaruratan Layanan Kesehatan Diterapkan\" target=\"_blank\">Gempa NTT, DPR Minta Kedaruratan Layanan Kesehatan Diterapkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menkes menargetkan dalam waktu paling lama satu minggu, seluruh RSUD terdampak gempa di NTT dapat kembali menjalankan operasional dasar. \u00a0Adapun pemulihan difokuskan pada layanan yang bersifat esensial, khususnya operasi trauma, layanan ibu dan anak, serta hemodialisa.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan situasi per 15 Agustus 2026, ujar Menkes, \u00a0gempa bumi berdampak pada 8 kabupaten\/kota di NTT, yakni Kabupaten Sikka, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, dan Flores Timur.<\/p>\n<p>Menurut Kemenkes dari laporan yang diterima, lokasi yang membutuhkan perhatian lebih berada di RSUD Nagekeo dan RSUD Ruteng. Untuk memperkuat pelayanan di kedua lokasi tersebut, kata Menkes, Rumah Sakit Lapangan yang dilengkapi fasilitas operasi serta Emergency Medical Team telah bergerak pada 16 Agustus 2026.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922398\/anggota-kkn-umy-ungkap-korban-gempa-ntt-butuh-dukungan-medis-dan-logistik\" title=\"Anggota KKN UMY Ungkap Korban Gempa NTT Butuh Dukungan Medis dan Logistik\" target=\"_blank\">Anggota KKN UMY Ungkap Korban Gempa NTT Butuh Dukungan Medis dan Logistik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cInfo sementara lokasi terparah di RSUD Nagekeo dan RSUD Ruteng. RS Lapangan lengkap dengan fasilitas operasi, serta Emergency Medical Team yang terdiri dari dokter spesialis bedah, anestesi, dan emergensi sudah bergerak ke dua lokasi tersebut hari ini,&#8221; ujar Budi.<\/p>\n<p>Khusus RSUD Nagekeo yang mengalami kerusakan berat, Kemenkes akan mengirimkan satu set Rumah Sakit Mobil pada Senin (17\/8\/2026). Rumah Sakit Mobil tersebut dilengkapi dengan fasilitas operasi untuk memastikan pelayanan medis dasar dan penanganan kasus kegawatdaruratan tetap dapat dilakukan selama proses pemulihan fasilitas rumah sakit setelah gempa di NTT.<\/p>\n<p>Untuk mendukung sistem rujukan, RSUD Borong yang merupakan bagian dari Program Quick Win dengan target waktu rujukan dua jam, serta RSUD Komodo dengan target rujukan empat jam, disiapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien dari Nagekeo apabila membutuhkan pelayanan lebih lanjut. Kemenkes juga menargetkan dalam waktu dua minggu seluruh puskesmas yang mengalami kerusakan dapat kembali beroperasi setidaknya untuk memberikan pelayanan dasar.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Fokus layanan mencakup pelayanan ibu hamil, persalinan, dan imunisasi agar kebutuhan kesehatan masyarakat tetap dapat terpenuhi selama masa pemulihan,&#8221; ucap Menkes. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922406\/gempa-ntt-kemenkes-targetkan-satu-minggu-layanan-rs-pulih\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Kesehetan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pelayanan kesehatan(ANTARA FOTO\/Bayu Pratama S\/foc.) KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memprioritaskan pemulihan fungsi layanan kesehatan di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Kesehatan \u00a0(Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Kemenkes telah mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC), mengerahkan tim manajemen krisis dan Emergency Medical Team (EMT), serta menyiapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88560,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-88559","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88559"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88559\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}