{"id":88343,"date":"2026-08-16T03:34:40","date_gmt":"2026-08-15T20:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/legislator-minta-pemerintah-percepat-penyaluran-bantuan-ke-wilayah-terisolasi-gempa-ntt\/"},"modified":"2026-08-16T03:34:40","modified_gmt":"2026-08-15T20:34:40","slug":"legislator-minta-pemerintah-percepat-penyaluran-bantuan-ke-wilayah-terisolasi-gempa-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/legislator-minta-pemerintah-percepat-penyaluran-bantuan-ke-wilayah-terisolasi-gempa-ntt\/","title":{"rendered":"Legislator Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan ke Wilayah Terisolasi Gempa NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/15\/1786797586_7978d423ebd5674ed684.png\" alt=\"Legislator Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan ke Wilayah Terisolasi Gempa NTT\"\/><figcaption>Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina(DPR RI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>ANGGOTA Komisi VIII <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dpr-ri\" title=\"DPR RI\">DPR RI<\/a> Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, mendesak pemerintah bergerak cepat dalam mengatasi dampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15\/8).<\/p>\n<p>Selly menegaskan bahwa keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi prioritas utama, di samping percepatan pembukaan jalur transportasi untuk kelancaran penyaluran bantuan logistik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cPemerintah melalui BNPB, Polri, hingga TNI harus segera melakukan penyisiran ke daerah yang terdampak. Lakukan upaya pembukaan jalur agar akses bantuan dan logistik bisa masuk,\u201d kata Selly Gantina dalam siaran persnya, Sabtu (15\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922205\/bmkg-catat-235-kali-aktivitas-gempa-susulan-di-ntt\" target=\"_blank\" title=\"BMKG Catat 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT\">BMKG Catat 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain menyampaikan duka mendalam bagi mereka yang terdampak, termasuk 38 orang yang dilaporkan meninggal. Selly Gantina meminta langkah kemanusiaan segera dilakukan dengan menyisir lokasi terdampak, memeriksa puing reruntuhan dan mencari jika ada korban tambahan.\u00a0<\/p>\n<p>Di sisi lain, legislator Dapil Jabar VIII Cirebon-Indramayu itu juga mengapresiasi gerak cepat pemerintah pusat dan daerah, Kementerian\/Lembaga, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menilai melalui gerak cepat ini, maka evakuasi akan bisa maksimal termasuk menyampaikan informasi kepada warga yang masih trauma atau ketakutan.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922189\/pascagempa-ntt-bnpb-minta-pengaktifan-posko-di-daerah-terdampak\" target=\"_blank\" title=\"Pascagempa NTT, BNPB Minta Pengaktifan Posko di Daerah Terdampak\">Pascagempa NTT, BNPB Minta Pengaktifan Posko di Daerah Terdampak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSaya juga meminta agar pendataan korban dan masyarakat terdampak dilakukan dengan cepat, akurat, dan menyeluruh, bersamaan dengan pemenuhan kebutuhan di pengungsian,\u201d tambah Plt Bupati Cirebon.<\/p>\n<p>Ia juga meminta bantuan logistik seperti makanan, air bersih, obat-obatan, layanan kesehatan, tenaga medis, serta kebutuhan anak-anak sekolah harus tersedia di awal.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cAnak-anak jangan sampai kehilangan rasa aman dan kesempatan untuk belajar hanya karena mereka menjadi korban bencana. Begitu pula lansia, perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya harus mendapat perhatian khusus,\u201d ucapnya.\u00a0<\/p>\n<p>Ia berharap dengan sikap gotong royong yang dilakukan semua pihak maka penanganan maksimal akan bisa dilakukan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cYang terpenting, jangan sampai ada masyarakat yang berada di tempat terpencil atau wilayah yang aksesnya terputus merasa ditinggalkan,\u201d ucap Perempuan yang menjabat Bendahara Megawati Institut ini.<\/p>\n<p>Selly juga mendorong Kementerian Sosial melalui Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk memperkuat dukungan psikososial dan pendampingan masyarakat di wilayah terdampak, termasuk yang aksesnya terputus. Penanganan bencana, menurutnya, tidak cukup hanya dengan evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga harus memastikan pemulihan mental masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKemenPPPA juga harus memastikan perempuan dan anak mendapat perlindungan khusus, termasuk trauma healing, pendampingan psikologis, serta ruang aman di pengungsian. Jangan sampai bencana menimbulkan trauma berkepanjangan maupun kerentanan baru terhadap kekerasan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial Bamusi ini juga meminta BNPB memberikan perhatian khusus pada proses evakuasi dan pendataan para wisatawan yang berada di kawasan destinasi wisata NTT, terutama di area Labuan Bajo dan sekitarnya.<\/p>\n<p>(P-4)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922208\/legislator-minta-pemerintah-percepat-penyaluran-bantuan-ke-wilayah-terisolasi-gempa-ntt\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina(DPR RI) ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, mendesak pemerintah bergerak cepat dalam mengatasi dampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15\/8). Selly menegaskan bahwa keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi prioritas utama, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-88343","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88343","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88343"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88343\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}