{"id":88335,"date":"2026-08-16T03:13:36","date_gmt":"2026-08-15T20:13:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/ini-manfaat-slow-jogging-untuk-kesehatan-jantung-dan-metabolisme\/"},"modified":"2026-08-16T03:13:36","modified_gmt":"2026-08-15T20:13:36","slug":"ini-manfaat-slow-jogging-untuk-kesehatan-jantung-dan-metabolisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/ini-manfaat-slow-jogging-untuk-kesehatan-jantung-dan-metabolisme\/","title":{"rendered":"Ini Manfaat Slow Jogging untuk Kesehatan Jantung dan Metabolisme"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/15\/1786798457_888ed0c9d79f94b3a06d.jpg\" alt=\"Ini Manfaat Slow Jogging untuk Kesehatan Jantung dan Metabolisme\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>TREN\u00a0<i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/slow-jogging\" title=\"slow jogging\">slow jogging<\/a><\/i> kini semakin diminati sebagai alternatif olahraga yang sederhana dan ramah bagi berbagai kelompok usia. Aktivitas ini dinilai efektif bagi mereka yang ingin tetap bugar tanpa harus memaksakan fisik secara berlebihan.<\/p>\n<p>Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Putri Utami, MBiomed, menjelaskan bahwa secara ilmiah <i>slow jogging<\/i> memiliki manfaat kesehatan yang menjanjikan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kebugaran, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-jantung\" title=\"kesehatan jantung\">kesehatan jantung<\/a>, serta <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/metabolisme\" title=\"metabolisme\">metabolisme<\/a> tubuh.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Mengenal <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/niko-niko-pace\" title=\"niko-niko pace\">Niko-Niko Pace<\/a><\/h3>\n<p>Menurut Putri, <i>slow jogging<\/i> dilakukan pada kecepatan santai atau yang dikenal dengan istilah <i>niko-niko pace<\/i>. Intensitasnya berada di kisaran 50% dari kapasitas aerobik maksimal. Pada level ini, tubuh bekerja pada zona optimal untuk meningkatkan fungsi kardiovaskular.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/853746\/kadar-kafein-dalam-darah-ternyata-pengaruhi-risiko-diabetes\" title=\"Kadar Kafein dalam Darah Ternyata Pengaruhi Risiko Diabetes\" target=\"_blank\">Kadar Kafein dalam Darah Ternyata Pengaruhi Risiko Diabetes<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pada intensitas tersebut, tubuh lebih banyak memanfaatkan lemak sebagai sumber energi dibandingkan glikogen otot. Selain membantu mengurangi lemak tubuh, latihan ini juga merangsang pembentukan mitokondria dan pembuluh darah kapiler baru,&#8221; ujar Putri.<\/p>\n<p>Berikut adalah ringkasan parameter teknis dan manfaat fisiologis dari <i>slow jogging<\/i>:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Parameter<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Intensitas<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">~50% Kapasitas Aerobik Maksimal<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Detak Jantung<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">110\u2013140 denyut per menit (bpm)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Teknik Pendaratan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\"><i>Midfoot strike<\/i> (bagian tengah kaki)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Sumber Energi Utama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Lemak tubuh<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Manfaat Jangka Panjang<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Pembentukan mitokondria &amp; kapiler baru<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Solusi bagi Masyarakat Kurang Aktif<\/h3>\n<p>Putri menyebut <i>slow jogging<\/i> sebagai &#8220;pintu masuk&#8221; yang ideal bagi masyarakat yang jarang berolahraga. Sering kali, pemula gagal mempertahankan rutinitas karena langsung memilih aktivitas intensitas tinggi yang memicu cedera atau kelelahan ekstrem.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921793\/mengenali-sinyal-tubuh-waspadai-gangguan-hormon-dan-diabetes-sejak-dini\" title=\"Mengenali Sinyal Tubuh: Waspadai Gangguan Hormon dan Diabetes Sejak Dini\" target=\"_blank\">Mengenali Sinyal Tubuh: Waspadai Gangguan Hormon dan Diabetes Sejak Dini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Salah satu keunggulan teknik ini adalah penggunaan pendaratan pada bagian tengah kaki (<i>midfoot strike<\/i>), bukan tumit.<\/p>\n<p>&#8220;Cara ini membantu mengurangi beban kejut pada lutut dan pinggul sehingga risiko cedera menjadi lebih rendah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Tingkat kepatuhan terhadap olahraga ini juga tergolong tinggi, bahkan pada kelompok lanjut usia, karena mampu memperbaiki fungsi gerak tanpa rasa nyeri otot yang berlebihan.<\/p>\n<h3>Dampak Positif terhadap Kesehatan Mental<\/h3>\n<p>Selain manfaat fisik, <i>slow jogging<\/i> juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental. Aktivitas ritmis dengan intensitas ringan ini mampu merangsang pelepasan hormon kebahagiaan seperti endorfin, serotonin, dan dopamin.<\/p>\n<p>Hal ini membantu meningkatkan suasana hati (<i>mood<\/i>) tanpa memicu lonjakan hormon stres secara berlebihan. Putri menekankan bahwa keberhasilan sebuah olahraga sangat ditentukan oleh konsistensi, bukan sekadar intensitas.<\/p>\n<p>&#8220;Olahraga terbaik bukanlah yang paling berat, tetapi yang paling konsisten dilakukan. Saat tubuh tidak mengalami rasa pegal yang mengganggu aktivitas sehari-hari, motivasi untuk kembali berolahraga akan jauh lebih tinggi,&#8221; pungkasnya. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922213\/ini-manfaat-slow-jogging-untuk-kesehatan-jantung-dan-metabolisme\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) TREN\u00a0slow jogging kini semakin diminati sebagai alternatif olahraga yang sederhana dan ramah bagi berbagai kelompok usia. Aktivitas ini dinilai efektif bagi mereka yang ingin tetap bugar tanpa harus memaksakan fisik secara berlebihan. Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Putri Utami, MBiomed, menjelaskan bahwa secara ilmiah slow jogging memiliki manfaat kesehatan yang menjanjikan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88336,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-88335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88335"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88335\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}