{"id":88325,"date":"2026-08-16T02:43:40","date_gmt":"2026-08-15T19:43:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/kampus-ini-kembangkan-listening-station-digital-dorong-keroncong-solo-menuju-warisan-budaya-unesco\/"},"modified":"2026-08-16T02:43:40","modified_gmt":"2026-08-15T19:43:40","slug":"kampus-ini-kembangkan-listening-station-digital-dorong-keroncong-solo-menuju-warisan-budaya-unesco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/16\/kampus-ini-kembangkan-listening-station-digital-dorong-keroncong-solo-menuju-warisan-budaya-unesco\/","title":{"rendered":"Kampus Ini Kembangkan Listening Station Digital Dorong Keroncong Solo Menuju Warisan Budaya UNESCO"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/15\/1786799616_56378321a3369e486696.jpg\" alt=\"Kampus Ini Kembangkan Listening Station Digital Dorong Keroncong Solo Menuju Warisan Budaya UNESCO\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UNIVERSITAS Budi Luhur Jakarta melalui tim dosen lintas fakultas mengembangkan inovasi digital Listening Station untuk memperkuat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekosistem-musik-keroncong\" title=\"ekosistem musik keroncong\">ekosistem musik keroncong<\/a> di Kota Surakarta. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus memperluas visibilitas musik keroncong Solo sebagai bagian dari langkah menuju pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.<\/p>\n<p>Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan sejak awal 2026 melalui pendanaan Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek)<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Melalui keterangan yang diterima hari ini menyebutkan Program ini melibatkan tim dosen Universitas Budi Luhur bersama Komunitas Artis Musik Keroncong Indonesia (KAMKI) Surakarta). Kegiatan dirancang untuk menjawab sejumlah tantangan yang dihadapi komunitas keroncong, mulai dari rendahnya literasi budaya mengenai nilai penting musik keroncong, terbatasnya ruang pertunjukan publik, hingga kebutuhan penguatan tata kelola administrasi organisasi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921954\/olah-limbah-rumah-tangga-menjadi-pewarna-tekstil-kampus-ini-dan-kusuma-craft-di-tangsel-dorong-seni-berkelanjutan\" title=\"Olah Limbah Rumah Tangga Menjadi Pewarna Tekstil, Kampus ini dan Kusuma Craft di Tangsel Dorong Seni Berkelanjutan\" target=\"_blank\">Olah Limbah Rumah Tangga Menjadi Pewarna Tekstil, Kampus ini dan Kusuma Craft di Tangsel Dorong Seni Berkelanjutan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pelaksana mengembangkan serangkaian kegiatan yang menggabungkan pelestarian budaya dengan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan meliputi peningkatan literasi budaya, pelatihan dokumentasi menggunakan smartphone, perancangan website resmi KAMKI Surakarta, produksi rekaman lagu, pembuatan video feature, serta rencana pemasangan signage di ruang publik Kota Solo.<\/p>\n<p>Dari rangkaian kegiatan tersebut, lahir dua inovasi utama, yaitu website resmi KAMKI Surakarta sebagai pusat informasi, data keanggotaan, dan administrasi organisasi, serta fitur Listening Station sebagai repositori digital karya audio-visual sekaligus kanal penyiaran publik.<\/p>\n<p>Listening Station diharapkan menjadi ruang digital yang memungkinkan karya para musisi keroncong terdokumentasi, diakses, dan diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921727\/mural-interaktif-berbasis-augmented-reality-untuk-edukasi-budaya-dan-pemberdayaan-komunitas\" title=\"Mural Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Edukasi Budaya dan Pemberdayaan Komunitas\" target=\"_blank\">Mural Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Edukasi Budaya dan Pemberdayaan Komunitas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kolaborasi Lintas Fakultas<\/p>\n<p>Program ini dipimpin \u00a0Yousep Eka Irawan Apriyandi, dosen Ilmu Komunikasi, FKDK, bersama Denik Iswardani Witarti, dosen Magister Ilmu Komunikasi, FKDK; Pipin Farida Ariyani, dosen Teknik Informatika, FTI; serta Muhammad Iqbal Naufal, dosen Ilmu Komunikasi, FKDK.<\/p>\n<p>Mahasiswa dari lintas fakultas turut terlibat, yaitu Ahmad Kholiluddin dan Muzaki Alfarizqi Azhar dari Desain Komunikasi Visual, FKDK, serta Syukranda dari Teknik Informatika, FTI. Seluruh kegiatan dilaksanakan bersama pengurus dan musisi KAMKI Surakarta.<\/p>\n<p>Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas seni tersebut dirancang agar teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan mitra. Selain menghasilkan platform digital, program juga memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus serta musisi dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan karya.<\/p>\n<p>Ketua tim pelaksana, Yousep Eka Irawan Apriyandi, berharap program ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas organisasi, tetapi dapat berkembang menjadi ekosistem digital yang memperluas jangkauan musik keroncong.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini semoga tidak berhenti pada penguatan kapasitas organisasi semata. Semoga ini bisa tumbuh dan berkembang untuk memperluas visibilitas musik keroncong di ruang publik nasional maupun global,\u201d ungkap Yousep.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan musik keroncong kepada generasi yang lebih luas sekaligus memperkuat dokumentasi karya dan aktivitas komunitas.<\/p>\n<h2>Adaptif pada Perkembangan Zaman<\/h2>\n<p>Pihak KAMKI Surakarta turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Inovasi digital yang dikembangkan dinilai dapat membantu komunitas keroncong beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas.<\/p>\n<p>Perwakilan Sekretariat KAMKI Kota Solo, Didiet Raykapoor, berharap kerja sama tersebut dapat memberikan pengetahuan baru bagi pengurus dan musisi yang tergabung dalam KAMKI.<\/p>\n<p>\u201cProgram kerja sama ini diharapkan agar KAMKI bisa adaptif terhadap perkembangan zaman. Pengurus dan musisi yang tergabung dalam KAMKI mendapatkan pengetahuan baru dari program ini.\u201d kata Didiet.<\/p>\n<p>Melalui pengembangan website dan Listening Station, KAMKI Surakarta diharapkan memiliki fondasi digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan untuk mendokumentasikan karya, memperkenalkan musisi, serta membangun komunikasi dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pelestarian musik keroncong di Surakarta. Dengan menggabungkan seni, teknologi, dokumentasi, dan pemberdayaan komunitas, musik keroncong diharapkan semakin dikenal oleh generasi muda dan memiliki jangkauan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global.<\/p>\n<p>Program PISN 2026 ini juga menjadi contoh kolaborasi perguruan tinggi dan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya. Ke depan, pengembangan platform dan dokumentasi digital diharapkan dapat terus dilanjutkan sehingga karya-karya keroncong tidak hanya tersimpan sebagai arsip, tetapi juga dapat terus diperdengarkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922224\/kampus-ini-kembangkan-listening-station-digital-dorong-keroncong-solo-menuju-warisan-budaya-unesco\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) UNIVERSITAS Budi Luhur Jakarta melalui tim dosen lintas fakultas mengembangkan inovasi digital Listening Station untuk memperkuat ekosistem musik keroncong di Kota Surakarta. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus memperluas visibilitas musik keroncong Solo sebagai bagian dari langkah menuju pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan sejak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":88326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-88325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88325"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88325\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/88326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}