{"id":87937,"date":"2026-08-15T09:20:16","date_gmt":"2026-08-15T02:20:16","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/15\/terjadi-52-gempa-susulan-setelah-gempa-berkekuatan-m7-7-di-ntt\/"},"modified":"2026-08-15T09:20:16","modified_gmt":"2026-08-15T02:20:16","slug":"terjadi-52-gempa-susulan-setelah-gempa-berkekuatan-m7-7-di-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/15\/terjadi-52-gempa-susulan-setelah-gempa-berkekuatan-m7-7-di-ntt\/","title":{"rendered":"Terjadi 52 Gempa Susulan Setelah Gempa Berkekuatan M7.7 di NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/15\/1786760003_5ae7e81c340fd7865acb.jpg\" alt=\"Terjadi 52 Gempa Susulan Setelah Gempa Berkekuatan M7.7 di NTT\"\/><figcaption>Warga keluar dari rumah akibat Gempa NTT(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DIREKTUR Gempabumi dan Tsunami <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a> Wijayanto mengatakan telah terjadi 52 aktivitas gempa setelah terjadi gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan M7.7.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 52 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock), dengan magnitude M3.6 \u2013 M6.2 dan dirasakan berjumlah 1 gempa,&#8221; kata Wijayanto, Sabtu (15\/8).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meski begitu, dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922078\/gempa-m-77-nagekeo-guncang-kota-bima-rumah-gudang-bulog-dan-masjid-rusak\" title=\"Gempa M 7,7 Nagekeo Guncang Kota Bima: Rumah, Gudang Bulog, dan Masjid Rusak\" target=\"_blank\">Gempa M 7,7 Nagekeo Guncang Kota Bima: Rumah, Gudang Bulog, dan Masjid Rusak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya, pukul 04.58 WIB wilayah Flores, NTT diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7.7 pada kedalaman 15 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,41\u00b0 LS; 121,39\u00b0 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 Km arah timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.<\/p>\n<p>Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).<\/p>\n<p>BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat status ancaman siaga (0.5 &#8211; 3 meter) hingga waspada (&lt;0.5 meter). (Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/922084\/terjadi-52-gempa-susulan-setelah-gempa-berkekuatan-m77-di-ntt\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga keluar dari rumah akibat Gempa NTT(AFP) DIREKTUR Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan telah terjadi 52 aktivitas gempa setelah terjadi gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kekuatan M7.7. &#8220;Hingga pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 52 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock), dengan magnitude M3.6 \u2013 M6.2 dan dirasakan berjumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87938,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87937"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87937\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87938"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}