{"id":87786,"date":"2026-08-14T23:52:48","date_gmt":"2026-08-14T16:52:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/pegunungan-zagros-diduga-jadi-lokasi-pertemuan-manusia-modern-dan-neanderthal\/"},"modified":"2026-08-14T23:52:48","modified_gmt":"2026-08-14T16:52:48","slug":"pegunungan-zagros-diduga-jadi-lokasi-pertemuan-manusia-modern-dan-neanderthal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/pegunungan-zagros-diduga-jadi-lokasi-pertemuan-manusia-modern-dan-neanderthal\/","title":{"rendered":"Pegunungan Zagros Diduga Jadi Lokasi Pertemuan Manusia Modern dan Neanderthal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/14\/1786725677_69564d05f34f77bcc319.jpg\" alt=\"Pegunungan Zagros Diduga Jadi Lokasi Pertemuan Manusia Modern dan Neanderthal\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HUBUNGAN antara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/manusia-modern\" title=\"manusia modern\">manusia modern<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/homo-sapiens\" title=\"Homo Sapiens\">Homo sapiens<\/a>) dan kerabat manusia purba ternyata meninggalkan jejak dalam DNA manusia masa kini. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa nenek moyang manusia modern pernah mengalami perkawinan silang dengan kelompok hominin lain, termasuk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/neanderthal\" title=\"Neanderthal\">Neanderthal<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/denisovan\" title=\"Denisovan\">Denisovan<\/a>.<\/p>\n<p>Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada 2024 mencoba memperkirakan lokasi terjadinya pertemuan antara manusia modern dan Neanderthal. Dengan menggunakan pemodelan ekologi serta data mengenai kondisi lingkungan pada masa Pleistosen, para peneliti menemukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pegunungan-zagros\" title=\"Pegunungan Zagros\">Pegunungan Zagros<\/a> sebagai salah satu wilayah yang berpotensi menjadi zona pertemuan dan perkawinan silang kedua kelompok tersebut.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Pegunungan Zagros membentang luas di kawasan Asia Barat, termasuk wilayah yang kini berada di sekitar Iran dan Irak. Menurut penelitian tersebut, kawasan ini berada pada pertemuan dua wilayah biogeografis sehingga memungkinkan kelompok manusia dengan sejarah persebaran berbeda untuk bertemu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/885029\/ilmuwan-ungkap-neanderthal-mungkin-hilang-karena-berbaur-dengan-homo-sapiens\" title=\"Ilmuwan Ungkap Neanderthal Mungkin \u201cHilang\u201d karena Berbaur dengan Homo Sapiens\" target=\"_blank\">Ilmuwan Ungkap Neanderthal Mungkin \u201cHilang\u201d karena Berbaur dengan Homo Sapiens<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Para peneliti merekonstruksi persebaran Neanderthal dan manusia modern secara geografis pada periode sekitar 120.000 hingga 80.000 tahun lalu. Hasil pemodelan menunjukkan adanya wilayah yang tumpang tindih di Pegunungan Zagros.<\/p>\n<p>Kondisi geografis dan keanekaragaman lingkungan kawasan tersebut dinilai dapat mendukung keberadaan kedua kelompok secara bersamaan.<\/p>\n<p>Namun, temuan tersebut perlu dipahami sebagai perkiraan lokasi, bukan bukti bahwa peristiwa perkawinan silang secara langsung telah ditemukan di satu titik tertentu. Para peneliti menyebut Zagros sebagai potential interbreeding zone, berdasarkan perpaduan model lingkungan, lokasi arkeologis, dan bukti genetik yang telah tersedia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/830711\/homo-sapiens-ternyata-sering-lakukan-kawin-silang-dengan-spesies-hominin-lain\" title=\"Homo Sapiens Ternyata Sering Lakukan Kawin Silang dengan Spesies Hominin Lain\" target=\"_blank\">Homo Sapiens Ternyata Sering Lakukan Kawin Silang dengan Spesies Hominin Lain<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Bukti bahwa manusia modern dan Neanderthal memang pernah bertukar materi genetik berasal dari penelitian DNA. Smithsonian&#8217;s Human Origins Program menjelaskan bahwa manusia modern keturunan Eurasia membawa sekitar 1-4 persen DNA Neanderthal, sementara jejak Denisovan juga ditemukan pada sejumlah populasi manusia modern.\u00a0<\/p>\n<p>Pertukaran genetik tersebut tidak hanya melibatkan Neanderthal. Denisovan, kelompok hominin purba yang diketahui dari temuan di Denisova Cave, Siberia, juga diketahui pernah berinteraksi dengan manusia modern. Bukti genetik menunjukkan kontribusi Denisovan yang cukup besar pada beberapa populasi di Papua Nugini dan Oseania.\u00a0<\/p>\n<p>Menariknya, bukti DNA juga menunjukkan bahwa hubungan antarkelompok hominin tidak selalu hanya terjadi antara manusia modern dan Neanderthal. Penelitian genom Neanderthal menemukan adanya sejumlah peristiwa aliran gen antara Neanderthal, Denisovan, dan manusia modern awal.\u00a0<\/p>\n<p>Temuan mengenai Pegunungan Zagros memberikan gambaran baru mengenai kemungkinan jalur pertemuan manusia modern dengan Neanderthal. Kawasan tersebut diperkirakan berperan sebagai koridor perpindahan manusia pada masa Pleistosen karena menghubungkan lingkungan yang berbeda dan menyediakan habitat dengan sumber daya yang beragam.\u00a0<\/p>\n<p>Dengan demikian, istilah \u201ckawin campur\u201d dalam konteks penelitian ini bukan berarti manusia modern berhubungan dengan spesies hewan. Yang dimaksud adalah perkawinan silang antarkelompok hominin yang masih memiliki hubungan evolusioner dekat dengan manusia modern. Jejak peristiwa tersebut kemudian bertahan dalam genom manusia hingga sekarang.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>Science Reports<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/922043\/pegunungan-zagros-diduga-jadi-lokasi-pertemuan-manusia-modern-dan-neanderthal\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnifik) HUBUNGAN antara manusia modern (Homo sapiens) dan kerabat manusia purba ternyata meninggalkan jejak dalam DNA manusia masa kini. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa nenek moyang manusia modern pernah mengalami perkawinan silang dengan kelompok hominin lain, termasuk Neanderthal dan Denisovan. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Scientific Reports pada 2024 mencoba memperkirakan lokasi terjadinya pertemuan antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87787,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87786","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87786","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87786"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87786\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87787"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87786"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87786"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87786"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}