{"id":87774,"date":"2026-08-14T23:21:36","date_gmt":"2026-08-14T16:21:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/lansia-lebih-rentan-terhadap-polusi-udara-ini-dampak-dan-cara-menguranginya\/"},"modified":"2026-08-14T23:21:36","modified_gmt":"2026-08-14T16:21:36","slug":"lansia-lebih-rentan-terhadap-polusi-udara-ini-dampak-dan-cara-menguranginya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/lansia-lebih-rentan-terhadap-polusi-udara-ini-dampak-dan-cara-menguranginya\/","title":{"rendered":"Lansia Lebih Rentan terhadap Polusi Udara, ini Dampak dan Cara Menguranginya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/14\/1786724034_2b1d9f567955ff3992c3.jpg\" alt=\"Lansia Lebih Rentan terhadap Polusi Udara, ini Dampak dan Cara Menguranginya\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/polusi-udara\" title=\"Polusi Udara\">POLUSI udara<\/a> tidak hanya menjadi ancaman bagi anak-anak dan orang dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyakit-pernapasan\" title=\"penyakit pernapasan\">penyakit pernapasan<\/a>.\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lansia\" title=\"Lansia\">Lansia<\/a> juga termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak buruk udara tercemar, terutama karena fungsi paru-paru dan sistem pertahanan tubuh mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.<\/p>\n<p>American Lung Association menjelaskan bahwa fungsi paru secara alami mulai menurun setelah usia sekitar 35 tahun.\u00a0Elastisitas jaringan paru berkurang, saluran udara menyempit, dan otot yang membantu proses pernapasan melemah. Kondisi tersebut dapat membuat lansia lebih mudah terdampak ketika terpapar polutan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h4><strong>Mengapa Lansia Lebih Rentan?<\/strong><\/h4>\n<p>Menurut American Lung Association, proses penuaan membuat fungsi paru menurun dan sistem kekebalan tubuh tidak lagi bekerja seoptimal sebelumnya dalam melindungi tubuh dari polutan yang terhirup.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/885220\/usia-50-tahun-jadi-titik-kritis-penyakit-paru-simak-cara-pencegahannya\" title=\"Usia 50 Tahun Jadi Titik Kritis Penyakit Paru, Simak Cara Pencegahannya\" target=\"_blank\">Usia 50 Tahun Jadi Titik Kritis Penyakit Paru, Simak Cara Pencegahannya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Lansia juga lebih berisiko mengalami penyakit pernapasan seperti pneumonia serta lebih mungkin memiliki penyakit kronis yang dapat memburuk akibat paparan udara tidak sehat.<\/p>\n<p>Hal ini sejalan dengan penjelasan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut polusi udara berdampak secara tidak proporsional terhadap kelompok lansia.\u00a0<\/p>\n<p>Paparan partikulat dapat menyebabkan penurunan fungsi paru, infeksi saluran pernapasan, serta memperburuk kondisi seperti asma.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/727744\/kenali-penyakit-pernafasan-respiratory-syncytial-virus-yang-berbahaya-bagi-lansia\" title=\"Kenali Penyakit Pernafasan Respiratory Syncytial Virus yang Berbahaya bagi Lansia\" target=\"_blank\">Kenali Penyakit Pernafasan Respiratory Syncytial Virus yang Berbahaya bagi Lansia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam jangka panjang, paparan polusi juga berkaitan dengan penyakit jantung, stroke, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan kanker.<\/p>\n<h3><strong>Bukan Hanya Mengganggu Pernapasan<\/strong><\/h3>\n<p>Dampak polusi udara pada lansia tidak terbatas pada sistem pernapasan. Partikel polutan yang masuk ke tubuh juga dapat memengaruhi sistem kardiovaskular.\u00a0<\/p>\n<p>Harvard Health mencatat bahwa lansia termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak polusi udara, bersama anak-anak, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit jantung atau paru.<\/p>\n<p>Paparan jangka panjang terhadap polusi udara juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis.\u00a0<\/p>\n<p>WHO menyebut paparan partikulat halus dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, termasuk stroke, penyakit jantung, PPOK, dan kanker.<\/p>\n<h3><strong>Waspadai Sesak dan Batuk<\/strong><\/h3>\n<p>Pada lansia, keluhan seperti sesak napas terkadang dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan.\u00a0<\/p>\n<p>Padahal, American Lung Association mengingatkan bahwa kesulitan bernapas atau sesak yang muncul tiba-tiba tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi tanda penyakit paru.<\/p>\n<p>Karena itu, lansia maupun keluarga perlu memperhatikan perubahan seperti batuk yang menetap, sesak napas, napas berbunyi, atau penurunan kemampuan beraktivitas.\u00a0<\/p>\n<p>Jika keluhan muncul atau semakin berat, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.<\/p>\n<h3><strong>Cara Mengurangi Risiko<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memantau indeks kualitas udara (AQI) sebelum beraktivitas di luar ruangan. Ketika kualitas udara buruk, lansia sebaiknya mengurangi aktivitas di luar dan menghindari sumber polusi seperti asap kendaraan, asap rokok, serta asap pembakaran.<\/p>\n<p>WHO juga menekankan bahwa polusi udara dapat berasal dari lingkungan luar maupun dalam ruangan. Asap rokok, pembakaran bahan bakar rumah tangga, kelembapan, dan jamur juga termasuk sumber polusi dalam ruangan yang perlu diperhatikan.<\/p>\n<p>Dengan bertambahnya usia, menjaga kualitas udara yang dihirup menjadi semakin penting. Lansia bukan kelompok yang kebal terhadap polusi, justru perubahan fungsi paru dan meningkatnya risiko penyakit kronis membuat mereka perlu mendapat perlindungan lebih dari paparan udara tercemar.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>WHO, Harvard Health, American Lung Association<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/922035\/lansia-lebih-rentan-terhadap-polusi-udara-ini-dampak-dan-cara-menguranginya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnifik) POLUSI udara tidak hanya menjadi ancaman bagi anak-anak dan orang dengan penyakit pernapasan.\u00a0Lansia juga termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak buruk udara tercemar, terutama karena fungsi paru-paru dan sistem pertahanan tubuh mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. American Lung Association menjelaskan bahwa fungsi paru secara alami mulai menurun setelah usia sekitar 35 tahun.\u00a0Elastisitas jaringan paru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87775,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87774"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87774\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87775"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}