{"id":87578,"date":"2026-08-14T14:59:39","date_gmt":"2026-08-14T07:59:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/as-siapkan-sanksi-baru-iran-isolasi-ekonomi-skala-besar\/"},"modified":"2026-08-14T14:59:39","modified_gmt":"2026-08-14T07:59:39","slug":"as-siapkan-sanksi-baru-iran-isolasi-ekonomi-skala-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/as-siapkan-sanksi-baru-iran-isolasi-ekonomi-skala-besar\/","title":{"rendered":"AS Siapkan Sanksi Baru Iran Isolasi Ekonomi Skala Besar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/14\/1786692908_9dd2ffe6a23a084abd7b.png\" alt=\"AS Siapkan Sanksi Baru Iran Isolasi Ekonomi Skala Besar\"\/><figcaption>Ilustrasi(Anadolu Agency)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAHAN Amerika Serikat di bawah Presiden <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a> tengah mempersiapkan langkah drastis untuk memperketat tekanan terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a>. Washington berencana meluncurkan paket sanksi baru yang diklaim akan menciptakan isolasi ekonomi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya di panggung global.<\/p>\n<p>Menteri Keuangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/as\" title=\"AS\">AS<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/scott-bessent\" title=\"Scott Bessent\">Scott Bessent<\/a>, mengungkapkan bahwa strategi ini akan menggunakan pendekatan dua arah. Selain melalui instrumen finansial konvensional, AS juga akan menerapkan tekanan fisik dengan mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan utama Iran melalui pembatasan ketat aktivitas di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"selat hormuz\">Selat Hormuz<\/a>.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dalam wawancara dengan jaringan televisi <i>Newsmax<\/i> pada Kamis (13\/8\/2026) waktu setempat, Bessent menegaskan bahwa langkah ini dirancang untuk memutus total akses perdagangan Teheran. Ia memberikan sinyal kuat bahwa pengumuman resmi mengenai detail kebijakan ini akan dilakukan pada pekan depan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/918346\/bantah-klaim-kesepakatan-as-iran-tidak-ada-negosiasi-saat-ini\" title=\"Bantah Klaim Kesepakatan AS, Iran: Tidak Ada Negosiasi Saat Ini\" target=\"_blank\">Bantah Klaim Kesepakatan AS, Iran: Tidak Ada Negosiasi Saat Ini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cIni akan menjadi kombinasi isolasi ekonomi seperti yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya. Blokade yang berlanjut di Selat Hormuz akan membuat apa pun tidak bisa masuk atau keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran,\u201d tegas Bessent.<\/p>\n<p>Langkah ini menandai eskalasi signifikan dalam hubungan diplomatik dan ekonomi kedua negara. Fokus Washington kini tidak hanya terbatas pada pembekuan aset atau larangan transaksi perbankan, tetapi juga menyasar jalur logistik fisik yang menjadi urat nadi ekspor komoditas Iran.<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 1.5rem; font-weight: bold;\">Pergeseran Prioritas Washington<\/h2>\n<p>Kebijakan agresif ini sejalan dengan arah strategis yang sebelumnya dipaparkan oleh Wakil Presiden AS, JD Vance. Pemerintahan Trump saat ini menempatkan stabilitas harga energi domestik sebagai prioritas tertinggi, mengungguli isu pencegahan senjata nuklir yang kini bergeser ke posisi kedua.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/918279\/as-optimistis-kesepakatan-pembukaan-selat-hormuz-tercapai-besok\" title=\"AS Optimistis Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz Tercapai Besok\" target=\"_blank\">AS Optimistis Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz Tercapai Besok<\/a><\/strong><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Prioritas Strategis AS terhadap Iran:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Prioritas Utama:<\/strong> Menekan harga minyak dan bensin bagi masyarakat Amerika Serikat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Prioritas Kedua:<\/strong> Pencegahan Iran memperoleh senjata nuklir.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Metode Eksekusi:<\/strong> Kombinasi sanksi finansial dan blokade fisik Selat Hormuz.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 style=\"font-size: 1.5rem; font-weight: bold;\">Dampak Pasar dan Ketidakpastian<\/h2>\n<p>Sikap terbaru ini menunjukkan perubahan nada yang cukup tajam dibandingkan pernyataan Bessent pada awal Agustus. Sebelumnya, pada 4 Agustus, Bessent sempat memberikan optimisme kepada pasar melalui wawancara dengan <i>CNBC<\/i>, menyatakan bahwa kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz dapat tercapai dalam hitungan hari.<\/p>\n<p>Pernyataan awal tersebut sempat memicu penguatan di bursa saham Wall Street dan menekan harga minyak dunia. Namun, dengan munculnya ancaman isolasi ekonomi total ini, harapan akan penyelesaian cepat di Selat Hormuz tampaknya memudar, memberikan ketidakpastian baru bagi pasar energi global.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Tanggal<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Pernyataan Scott Bessent<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Dampak\/Sentimen<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">4 Agustus 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Kesepakatan Selat Hormuz mungkin tercapai dalam hitungan hari.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Wall Street menguat, harga minyak turun.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">13 Agustus 2026<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Ancaman isolasi ekonomi skala besar dan blokade fisik pelabuhan.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Ketidakpastian pasar meningkat, ancaman pasokan energi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Washington kini meminta pelaku pasar dan komunitas internasional untuk memantau perkembangan lebih lanjut pada pekan depan, saat paket sanksi tersebut dijadwalkan akan diumumkan secara terperinci. (AFP\/Dhk\/\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/921827\/as-siapkan-sanksi-baru-iran-isolasi-ekonomi-skala-besar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Anadolu Agency) PEMERINTAHAN Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump tengah mempersiapkan langkah drastis untuk memperketat tekanan terhadap Iran. Washington berencana meluncurkan paket sanksi baru yang diklaim akan menciptakan isolasi ekonomi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya di panggung global. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa strategi ini akan menggunakan pendekatan dua arah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87579,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87578\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}