{"id":87313,"date":"2026-08-14T03:34:47","date_gmt":"2026-08-13T20:34:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/ky-tegaskan-seleksi-calon-hakim-agung-transparan-dan-independen\/"},"modified":"2026-08-14T03:34:47","modified_gmt":"2026-08-13T20:34:47","slug":"ky-tegaskan-seleksi-calon-hakim-agung-transparan-dan-independen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/14\/ky-tegaskan-seleksi-calon-hakim-agung-transparan-dan-independen\/","title":{"rendered":"KY Tegaskan Seleksi Calon Hakim Agung Transparan dan Independen"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/13\/1786628723_489a238ee9bff249807b.jpg\" alt=\"KY Tegaskan Seleksi Calon Hakim Agung Transparan dan Independen\"\/><figcaption>Ketua Komisi Yusial (KY) Abdul Chair Ramadhan (kanan) dan anggota KY Andi Muhammad Asrun menguji calon hakim agung saat tes wawancara terbuka di Gedung KY , Jakarta, Selasa (4\/8\/2026) .(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/komisi-yudisial\" title=\"Komisi Yudisial\">KOMISI Yudisial<\/a> (KY) membantah anggapan bahwa proses seleksi calon hakim agung dan calon hakim <em>ad hoc<\/em> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahkamah-agung\" title=\"Mahkamah Agung\">Mahkamah Agung<\/a> (MA) tidak transparan dan bermasalah. KY menegaskan seluruh rangkaian seleksi berjalan secara independen, objektif, dan dapat dipantau langsung oleh publik.<\/p>\n<p>Anggota KY sekaligus juru bicara KY, Anita Kadir, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumumkan 14 nama calon hakim agung dan calon hakim <em>ad hoc<\/em> MA yang diserahkan kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan. Pengumuman tersebut dilakukan di Auditorium KY, Jakarta, Jumat (7\/8).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Ke-14 nama tersebut terdiri atas:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/920943\/ky-serahkan-14-nama-calon-hakim-agung-dan-ad-hoc-2026-ke-dpr\" title=\"KY Serahkan 14 Nama Calon Hakim Agung dan Ad Hoc 2026 ke DPR\" target=\"_blank\">KY Serahkan 14 Nama Calon Hakim Agung dan Ad Hoc 2026 ke DPR<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Kamar Pidana:<\/strong> 4 calon hakim agung<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Kamar Perdata:<\/strong> 2 calon hakim agung<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Kamar Agama:<\/strong> 2 calon hakim agung<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Kamar TUN (Khusus Pajak):<\/strong> 3 calon hakim agung<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Hakim <em>Ad Hoc<\/em> HAM:<\/strong> 2 calon<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 <strong>Hakim <em>Ad Hoc<\/em> Tipikor:<\/strong> 1 calon<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>\u201cKY memastikan proses seleksi calon hakim agung, calon hakim <em>ad hoc<\/em> Hak Asasi Manusia (HAM), dan calon hakim <em>ad hoc<\/em> Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di MA berlangsung transparan dan independen. Setiap proses telah disampaikan ke publik, sehingga dapat memantau proses seleksi tersebut dan mengikuti setiap alurnya,\u201d kata Anita kepada wartawan, Kamis (13\/8).<\/p>\n<p><strong>MEKANISME BLIND REVIEW<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nAnita menjelaskan, KY melibatkan berbagai pihak independen serta menerapkan standar kompetensi ketat dalam setiap tahapan seleksi. Prinsip transparan, partisipatif, objektif, dan akuntabel menjadi fondasi utama panitia seleksi.<\/p>\n<p>\u201cProses seleksi mengedepankan prinsip transparan, partisipatif, objektif dan akuntabel,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/921539\/komisi-iii-dpr-setujui-14-calon-hakim-agung-dan-hakim-ad-hoc-ma\" title=\"Komisi III DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA\" target=\"_blank\">Komisi III DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Untuk menjaga integritas penilaian, KY menerapkan sistem <em>blind review<\/em> atau penilaian anonim. Melalui metode ini, tim penilai tidak mengetahui identitas peserta saat memeriksa berkas, dan <em>passing grade<\/em> telah ditetapkan sebelum identitas dibuka.<\/p>\n<p>\u201cMekanisme ini membantu mengurangi potensi keberpihakan atau perlakuan khusus,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat diberi ruang luas untuk memberikan masukan terkait rekam jejak, integritas, dan rekam jejak para calon. Langkah ini dilakukan guna memastikan calon yang diajukan ke DPR benar-benar memenuhi kualifikasi ideal bagi Mahkamah Agung.<\/p>\n<p>\u201cKY memastikan calon yang terpilih tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi berintegritas dan kompeten, serta berkepribadian yang tidak tercela, profesional, dan berpengalaman di bidang hukum, sesuai dengan kebutuhan MA,\u201d pungkasnya. (Dev\/P-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/921607\/ky-tegaskan-seleksi-calon-hakim-agung-transparan-dan-independen\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Komisi Yusial (KY) Abdul Chair Ramadhan (kanan) dan anggota KY Andi Muhammad Asrun menguji calon hakim agung saat tes wawancara terbuka di Gedung KY , Jakarta, Selasa (4\/8\/2026) .(MI\/Usman Iskandar) KOMISI Yudisial (KY) membantah anggapan bahwa proses seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) tidak transparan dan bermasalah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87313"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87313\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}