{"id":87213,"date":"2026-08-13T23:20:41","date_gmt":"2026-08-13T16:20:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/13\/indonesia-dinilai-harus-memiliki-komunitas-penulis\/"},"modified":"2026-08-13T23:20:41","modified_gmt":"2026-08-13T16:20:41","slug":"indonesia-dinilai-harus-memiliki-komunitas-penulis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/13\/indonesia-dinilai-harus-memiliki-komunitas-penulis\/","title":{"rendered":"Indonesia Dinilai Harus Memiliki Komunitas Penulis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/13\/1786637844_01ac8c358710fd03b926.jpg\" alt=\"Indonesia Dinilai Harus Memiliki Komunitas Penulis\"\/><figcaption>Denny JA.(dok.istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KONGRES <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/satupena\" title=\"Satupena\">Satupena<\/a> yang berlangsung secara daring pada Kamis (13\/8) kembali memilih <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/denny-ja\" title=\"Denny JA\">Denny JA<\/a> sebagai Ketua Umum Satupena periode 2026\u20132031. Pemilihan dilakukan secara aklamasi melalui Dewan Formatur.<\/p>\n<p>Dalam pidato penerimaannya, Denny menyampaikan salah satu agenda utama periode mendatang, yakni mengupayakan dana abadi Satupena untuk menopang riset, penciptaan karya, penerbitan, dan penghargaan bagi penulis.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kongres dihadiri sekitar 251 penulis dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Sebagian peserta mengikuti kongres secara daring, sementara sebagian lainnya hadir melalui surat kuasa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/910530\/puisi-esai-indonesia-raih-brics-award-dan-diterjemahkan-ke-dalam-35-bahasa\" title=\"Puisi Esai Indonesia Raih BRICS Award dan Diterjemahkan ke dalam 35 Bahasa\" target=\"_blank\">Puisi Esai Indonesia Raih BRICS Award dan Diterjemahkan ke dalam 35 Bahasa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cIndonesia harus memiliki <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/komunitas-penulis\" title=\"Komunitas Penulis\">komunitas penulis<\/a> yang mampu bertahan lebih dari seratus tahun,\u201d kata Denny JA dalam kongres tersebut.<\/p>\n<p>Menurut Denny, organisasi yang berumur panjang bukan sekadar kebanggaan sejarah. Organisasi semacam itu membangun memori kelembagaan, jaringan antargenerasi, tradisi intelektual, serta kemampuan untuk membantu penulis secara berkelanjutan. Karena itu, ia menjadikan dana abadi sebagai salah satu gagasan penting untuk memperkuat masa depan Satupena.<\/p>\n<p>\u201cDana abadi akan memudahkan penulis melakukan riset dan berkarya. Jangan sampai karya penting gagal lahir hanya karena penulisnya tidak mempunyai biaya yang cukup,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/895194\/denny-ja-hubungan-ri-prancis-lebih-dari-sekadar-kontrak-ekonomi-dan-diplomasi-biasa\" title=\"Denny JA: Hubungan RI-Prancis Lebih dari sekadar Kontrak Ekonomi dan Diplomasi Biasa\" target=\"_blank\">Denny JA: Hubungan RI-Prancis Lebih dari sekadar Kontrak Ekonomi dan Diplomasi Biasa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Inspirasi mengenai pentingnya usia panjang organisasi datang dari sejumlah perkumpulan penulis dunia. The Society of Authors di Inggris, misalnya, telah berdiri sejak 1884. Authors Guild di Amerika Serikat berdiri sejak 1912. Sementara PEN International, yang kemudian berkembang menjadi jaringan penulis lintas negara, lahir di London pada 1921.<\/p>\n<p>Organisasi-organisasi tersebut menunjukkan bahwa komunitas penulis dapat bertahan lebih dari satu abad ketika manfaat bagi anggota, regenerasi, pendanaan, identitas, dan tata kelola berhasil dibangun menjadi tradisi. Menurut Denny, tantangan organisasi yang telah melewati fase awal adalah mengubah kekuatan kepemimpinan personal menjadi sistem kelembagaan yang dapat diwariskan.<\/p>\n<p>Karena itu, visi seratus tahun Satupena bukan sekadar ambisi mengenai usia organisasi. Visi tersebut merupakan upaya mengubah organisasi yang bergantung pada figur menjadi organisasi yang bertumpu pada institusi.<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal Satupena 2021\u20132026, Satrio Arismunandar, menyatakan dukungan kepada Denny antara lain didasarkan pada rekam jejaknya dalam membangun berbagai hal baru melalui inovasi dan keberanian mengambil risiko.<\/p>\n<p>Menurut Satrio, Denny memiliki apa yang ia sebut sebagai \u201cMidas touch\u201d, yakni kemampuan mengubah bidang yang dimasukinya melalui inovasi, jaringan luas, dan orientasi pada hasil. Dalam konsultasi politik, Denny ikut membawa tradisi survei dan konsultan politik modern. Ia tercatat memenangkan lima pemilihan presiden berturut-turut sebagai konsultan.<\/p>\n<p>Dalam sastra, Denny memperkenalkan puisi esai yang kemudian berkembang hingga ke sejumlah negara ASEAN. Pada 2025, ia juga memperoleh BRICS Literature Award untuk inovasi dalam sastra.<\/p>\n<p>Satrio turut menyinggung perjalanan Denny dalam dunia usaha, dari kehidupan sebagai mahasiswa dengan kemampuan ekonomi terbatas hingga menjadi pengusaha dengan kekayaan yang dilaporkan sekitar Rp3 triliun kepada KPK.<\/p>\n<p>Namun, bagi Denny, ukuran kepemimpinan organisasi bukanlah biografi pemimpinnya. Ukurannya adalah apakah organisasi menjadi lebih hidup, berguna, mandiri, dan mampu bertahan melampaui dirinya.<\/p>\n<p>Lima tahun lalu, Satupena menghadapi sejumlah tantangan, antara lain fragmentasi internal, keterbatasan pendanaan, jaringan daerah yang belum kuat, serta kebutuhan membangun kegiatan nasional secara lebih konsisten. Dalam periode kepemimpinan berikutnya, jaringan Satupena berkembang lintas pulau. Percakapan antarpenulis berlangsung rutin, penerbitan berjalan, penghargaan diberikan, dan ruang perjumpaan intelektual terus diperluas.<\/p>\n<p>Inisiatif untuk meminta Denny kembali memimpin antara lain datang dari pimpinan Satupena di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi yang menginginkan proses konsolidasi organisasi dilanjutkan.<\/p>\n<p>Ketua Satupena Sumatra, Anwar Putra Bayu, mengatakan fase pertumbuhan organisasi membutuhkan pemimpin yang berani, teguh terhadap visi, sekaligus mampu menggerakkan manusia dan sumber daya.<\/p>\n<p>\u201cKadang organisasi muda memerlukan pemimpin yang sedikit \u2018gila\u2019, berani membayangkan sesuatu yang belum dilihat orang lain, kemudian mempunyai kemampuan untuk mewujudkannya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam struktur baru, Satupena membentuk Dewan Pengawas dan meniadakan Dewan Penasihat. Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperjelas fungsi kontrol dalam perjalanan organisasi ke depan.<\/p>\n<p>Bagi Denny, kepemimpinan yang kuat bukanlah tujuan akhir. Kepemimpinan hanyalah jembatan menuju institusi yang kuat dan pada waktunya mampu berjalan melampaui figur pendirinya.<\/p>\n<p>Gagasan dana abadi juga memiliki risiko. Kekuatan finansial tanpa tata kelola yang sehat dapat menciptakan ketergantungan baru, bahkan memusatkan pengaruh pada segelintir orang.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, dana abadi harus menjadi milik institusi, bukan milik Ketua Umum. Transparansi dan pengawasan justru diperlukan agar kekuatan finansial memperbesar kebebasan penulis,\u201d kata Denny.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, keberlanjutan komunitas penulis pada akhirnya tidak boleh bergantung pada satu sosok. \u201cPemimpin boleh datang dan pergi, tetapi rumah bagi para penulis harus dibuat cukup kokoh,\u201d ujar Denny JA. (Cah\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921665\/indonesia-dinilai-harus-memiliki-komunitas-penulis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Denny JA.(dok.istimewa) KONGRES Satupena yang berlangsung secara daring pada Kamis (13\/8) kembali memilih Denny JA sebagai Ketua Umum Satupena periode 2026\u20132031. Pemilihan dilakukan secara aklamasi melalui Dewan Formatur. Dalam pidato penerimaannya, Denny menyampaikan salah satu agenda utama periode mendatang, yakni mengupayakan dana abadi Satupena untuk menopang riset, penciptaan karya, penerbitan, dan penghargaan bagi penulis. Kongres [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":87214,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-87213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=87213"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/87213\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/87214"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=87213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=87213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=87213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}