{"id":86892,"date":"2026-08-13T07:55:02","date_gmt":"2026-08-13T00:55:02","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/13\/ruci-art-wall-kembali-setelah-8-tahun-hadirkan-21-seniman-terpilih-dari-lebih-dari-300-proposal\/"},"modified":"2026-08-13T07:55:02","modified_gmt":"2026-08-13T00:55:02","slug":"ruci-art-wall-kembali-setelah-8-tahun-hadirkan-21-seniman-terpilih-dari-lebih-dari-300-proposal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/13\/ruci-art-wall-kembali-setelah-8-tahun-hadirkan-21-seniman-terpilih-dari-lebih-dari-300-proposal\/","title":{"rendered":"RUCI Art Wall Kembali Setelah 8 Tahun Hadirkan 21 Seniman Terpilih dari Lebih dari 300 Proposal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/13\/1786582080_111327a8d7c19515376b.jpg\" alt=\"RUCI Art Wall Kembali Setelah 8 Tahun: Hadirkan 21 Seniman Terpilih dari Lebih dari 300 Proposal\"\/><figcaption>RUCI Art Wall Vol. 2(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SETELAH delapan tahun dinanti, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ruci-art-space\" title=\"RUCI Art Space\">RUCI Art Space<\/a> kembali menghadirkan program unggulannya, RUCI Art Wall (RAW) Vol. 2. Pameran kelompok ini menjadi panggung bagi 21 <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/seniman\" title=\"Seniman\">seniman<\/a> terpilih yang berhasil menyisihkan lebih dari 300 proposal melalui proses <i>open submission<\/i> yang ketat.<\/p>\n<p>Program RAW pertama kali diperkenalkan pada November 2018 dengan misi sederhana namun krusial: menyediakan ruang bagi seniman yang sedang membangun praktiknya untuk memperkenalkan karya kepada publik. Melalui platform ini, para seniman diajak mengalami langsung ekosistem galeri seni rupa profesional sebagai titik awal perjalanan karier mereka.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Antusiasme yang luar biasa, dengan masuknya ratusan proposal, menjadi catatan penting bagi RUCI Art Space. Hal ini menunjukkan bahwa di tengah menjamurnya galeri di Indonesia, kebutuhan akan ruang pamer bagi generasi baru seniman masih sangat tinggi. Seleksi dilakukan berdasarkan kekuatan visual, kedalaman gagasan, serta konteks kekaryaan masing-masing peserta.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/676831\/grey-art-gallery-bandung-gelar-pameran-karya-peter-rhian-gunawan-cek-jadwal-workhsop-nya\" title=\"Grey Art Gallery Bandung Gelar Pameran Karya Peter Rhian Gunawan, Cek Jadwal Workhsop-nya\" target=\"_blank\">Grey Art Gallery Bandung Gelar Pameran Karya Peter Rhian Gunawan, Cek Jadwal Workhsop-nya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cRAW Vol. 2 mempertemukan dua bentuk \u2018kemudaan\u2019: mereka yang masih muda secara usia, dan mereka yang mungkin telah lama berkarya namun baru memulai perjalanan berpamerannya. Yang kami lihat bukan sekadar perbedaan medium atau pendekatan visual, tetapi keberanian untuk mengangkat pengalaman yang paling dekat dengan diri mereka sendiri,\u201d ujar Rio Pasaribu, Gallery Director dan Co-Founder RUCI Art Space.<\/p>\n<h3>Eksplorasi Personal: Dari Jazz hingga Memori Objek<\/h3>\n<p>Karya-karya dalam RAW Vol. 2 menawarkan spektrum narasi yang luas, mulai dari pengalaman personal hingga kegelisahan sosial. Salah satu sorotan datang dari Elfa Zulham. Dikenal sebagai pemain drum jazz profesional (Tomorrow People Ensemble dan Batavia Collective), Zulham kini mengekspresikan kecintaannya pada musik melalui lukisan.<\/p>\n<p>Ia menghadirkan figur legendaris seperti Billie Holiday dan Miles Davis dalam komposisi unik, mengenakan jersey basket di atas lembaran partitur musik asli mereka. Karya ini menjadi penghormatan personal atas persilangan kultur populer dan perjalanan musikalnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/636523\/figur-mata-hitamkarya-jeihan-dipamerkan-di-bali-pukaukolektor-seni\" title=\"Figur 'Mata Hitam'\u00a0Karya Jeihan Dipamerkan di Bali Pukau\u00a0Kolektor Seni\u00a0\" target=\"_blank\">Figur &#8216;Mata Hitam&#8217;\u00a0Karya Jeihan Dipamerkan di Bali Pukau\u00a0Kolektor Seni\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pendekatan berbeda diambil oleh Rosa Guerinoni, lulusan <i>classical sculpture<\/i> dari Academy of Fine Arts, Florence. Rosa menggunakan kayu reklamasi dari rumah-rumah tua sebagai medium lukisnya.<\/p>\n<p>\u201cSetiap panel membawa jejak kehidupan sebelumnya. Lapisan cat, goresan, dan bekas perjalanan waktu menjadi bagian dari karya itu sendiri,\u201d ungkap Rosa.<\/p>\n<p>Sementara itu, Labaika Adkha Maharani menghadirkan patung resin bertajuk <i>Belajar dari Yang Kecil<\/i>. Melalui gestur figur yang menawarkan sesuatu yang tak terlihat, Labaika mengajak penonton merenungkan kembali pengalaman-pengalaman sederhana yang sering terlupakan saat manusia beranjak dewasa.<\/p>\n<h3>Informasi Pameran<\/h3>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Pameran<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Nama Pameran<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">RUCI Art Wall (RAW) Vol. 2<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">RUCI Art Space, Jakarta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Periode<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">9 Agustus \u2013 27 September 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Jumlah Seniman<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">21 Seniman<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Metode Seleksi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Open Submission (300+ Proposal)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Daftar 21 Seniman Berpartisipasi<\/h3>\n<p>RAW Vol. 2 tidak mengusung satu narasi tunggal, melainkan merayakan keberagaman perspektif. Berikut adalah para seniman yang terlibat:<\/p>\n<p>Alfan Manthovani, Anady Aria, Anzi Matta, Bismar Siagian, Elfa Zulham, Jerojerrr, Fitra Rahardjo, Gusti Kade, Iqbal Dwi Priatna, Jaz Abraham Pratama, Labaika Adkha Maharani, Lowpop, M. Rizky Aditya, Raymond Gandayuwana, R. Dewa, Rosa Guerinoni, MivetBoi, Shavira Mada, Suwandi Waeng, Svkmatra, dan Trio Muharam.<\/p>\n<p>Neysa Soediro, Marketing Director RUCI Art Space, berharap inisiatif ini dapat memicu galeri lain untuk membuka program serupa.<\/p>\n<p>\u201cJumlah proposal yang kami terima menunjukkan begitu banyak seniman memiliki gagasan yang ingin disampaikan, tetapi belum tentu memiliki ruang. Kami berharap semakin banyak pintu yang tersedia bagi seniman untuk memulai,\u201d pungkasnya. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921294\/ruci-art-wall-kembali-setelah-8-tahun-hadirkan-21-seniman-terpilih-dari-lebih-dari-300-proposal\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RUCI Art Wall Vol. 2(MI\/HO) SETELAH delapan tahun dinanti, RUCI Art Space kembali menghadirkan program unggulannya, RUCI Art Wall (RAW) Vol. 2. Pameran kelompok ini menjadi panggung bagi 21 seniman terpilih yang berhasil menyisihkan lebih dari 300 proposal melalui proses open submission yang ketat. Program RAW pertama kali diperkenalkan pada November 2018 dengan misi sederhana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86893,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-86892","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86892"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86892\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}