{"id":86448,"date":"2026-08-12T11:51:43","date_gmt":"2026-08-12T04:51:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/peneliti-hku-ciptakan-baja-tahan-karat-ss-h2-biaya-produksi-hidrogen-hijau-turun-40-kali-lipat\/"},"modified":"2026-08-12T11:51:43","modified_gmt":"2026-08-12T04:51:43","slug":"peneliti-hku-ciptakan-baja-tahan-karat-ss-h2-biaya-produksi-hidrogen-hijau-turun-40-kali-lipat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/peneliti-hku-ciptakan-baja-tahan-karat-ss-h2-biaya-produksi-hidrogen-hijau-turun-40-kali-lipat\/","title":{"rendered":"Peneliti HKU Ciptakan Baja Tahan Karat SS-H2, Biaya Produksi Hidrogen Hijau Turun 40 Kali Lipat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/12\/1786490618_e3a4ffc5f3533bad84c4.jpg\" alt=\"Peneliti HKU Ciptakan Baja Tahan Karat SS-H2, Biaya Produksi Hidrogen Hijau Turun 40 Kali Lipat\"\/><figcaption>Baja tahan karat baru yang mengejutkan ini mampu menahan korosi air laut yang ekstrem sekaligus membuat produksi hidrogen hijau jauh lebih murah.(Universitas Hong Kong)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PARA peneliti dari University of Hong Kong (HKU) berhasil mengembangkan jenis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/baja-tahan-karat\" title=\"Baja tahan karat\">baja tahan karat<\/a> (stainless steel) baru yang sangat tahan korosi. Terobosan ini berpotensi menggantikan komponen titanium yang mahal dalam sistem produksi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hidrogen-hijau\" title=\"hidrogen hijau\">hidrogen hijau<\/a> berbasis air laut, sekaligus memangkas biaya material struktural hingga 40 kali lipat.<\/p>\n<p>Inovasi bernama Stainless Steel for Hydrogen (SS-H2) ini dikembangkan oleh tim di bawah pimpinan Profesor Mingxin Huang dari Departemen Teknik Mesin HKU. Pencapaian ini menjadi bagian dari proyek &#8220;Super Steel&#8221; milik Huang, setelah sebelumnya memproduksi baja anti-COVID-19 pada 2021 serta varian Super Steel berdaya tahan tinggi pada 2017 dan 2020.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dalam proses produksi hidrogen hijau melalui elektrolisis, khususnya yang memanfaatkan air laut atau larutan asam, peralatan harus mampu bertahan di bawah paparan kondisi kimia dan tegangan listrik ekstrem. Selama ini, industri mengandalkan komponen titanium berpelapis emas atau platina. Pada sistem tangki elektrolisis Proton Exchange Membrane (PEM) berkapasitas 10 megawatt yang berbiaya sekitar 17,8 juta dolar Hong Kong, komponen struktural tersebut menyumbang hingga 53 persen dari total biaya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/915145\/hidrogen-hijau-dikembangkan-untuk-industri-dan-bahan-bakar-penerbangan\" title=\"Hidrogen Hijau Dikembangkan untuk Industri dan Bahan Bakar Penerbangan\" target=\"_blank\">Hidrogen Hijau Dikembangkan untuk Industri dan Bahan Bakar Penerbangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Baja tahan karat konvensional memiliki keterbatasan karena lapisan pelindung chromium oxide (Cr2O3) mengalami korosi transpasif pada tegangan sekitar 1.000 mV, berada di bawah tegangan oksidasi air sebesar 1.600 mV. Sebaliknya, SS-H2 menerapkan strategi pasivasi ganda berurutan (sequential dual-passivation). Selain lapisan berbasis kromium, SS-H2 membentuk lapisan pelindung kedua berbasis mangan (Mn) pada tegangan sekitar 720 mV. Kombinasi ini membuat baja tahan terhadap korosi di lingkungan klorida hingga tegangan ultra-tinggi 1.700 mV.<\/p>\n<p>Peran mangan dalam pasivasi ini tergolong tidak biasa, mengingat elemen tersebut sebelumnya kerap dinilai memperburuk ketahanan korosi baja.<\/p>\n<p>&#8220;Awalnya kami tidak percaya karena pandangan umum menunjukkan Mn merusak ketahanan korosi baja tahan karat. Pasivasi berbasis Mn merupakan penemuan yang berlawanan dengan intuisi, yang tidak dapat dijelaskan oleh pengetahuan ilmu korosi saat ini. Namun, ketika banyak hasil tingkat atom disajikan, kami menjadi yakin. Selain terkejut, kami tidak sabar untuk memanfaatkan mekanisme ini,&#8221; kata Dr. Kaiping Yu, penulis utama studi tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/858054\/pertumbuhan-properti-tangerang-dorong-penguatan-distribusi-material-konstruksi\" title=\"Pertumbuhan Properti Tangerang Dorong Penguatan Distribusi Material Konstruksi\" target=\"_blank\">Pertumbuhan Properti Tangerang Dorong Penguatan Distribusi Material Konstruksi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pengembangan teknologi ini memakan waktu hampir enam tahun. Berbeda dengan penelitian korosi umum yang berfokus pada potensi alami, tim fokus pada pengembangan paduan tahan potensi tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Berbeda dari komunitas korosi saat ini, yang utamanya berfokus pada ketahanan pada potensi alami, kami berspesialisasi dalam mengembangkan paduan tahan potensi tinggi. Strategi kami mengatasi keterbatasan mendasar dari baja tahan karat konvensional dan menetapkan paradigma untuk pengembangan paduan yang berlaku pada potensi tinggi. Terobosan ini sangat menggairahkan dan membawa aplikasi baru,&#8221; ujar Profesor Huang.<\/p>\n<p>Studi ilmiah ini telah dipublikasikan dalam jurnal Materials Today. Tim peneliti juga telah mengajukan hak paten di berbagai negara, dengan dua paten di antaranya telah resmi disetujui. Saat ini, tim HKU mulai melangkah ke tahap industrialisasi dengan memproduksi berdeton-ton kawat berbasis SS-H2 bekerja sama dengan sebuah pabrik di Tiongkok Daratan untuk pembuatan jaring dan busa elektroliser. (Science Daily\/Hong Kong University\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920805\/peneliti-hku-ciptakan-baja-tahan-karat-ss-h2-biaya-produksi-hidrogen-hijau-turun-40-kali-lipat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baja tahan karat baru yang mengejutkan ini mampu menahan korosi air laut yang ekstrem sekaligus membuat produksi hidrogen hijau jauh lebih murah.(Universitas Hong Kong) PARA peneliti dari University of Hong Kong (HKU) berhasil mengembangkan jenis baja tahan karat (stainless steel) baru yang sangat tahan korosi. Terobosan ini berpotensi menggantikan komponen titanium yang mahal dalam sistem [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86449,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-86448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86448"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86448\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}