{"id":86393,"date":"2026-08-12T09:31:45","date_gmt":"2026-08-12T02:31:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/derita-pc-laptop-makin-lengkap-microsoft-naikkan-harga-lisensi-windows-oem\/"},"modified":"2026-08-12T09:31:45","modified_gmt":"2026-08-12T02:31:45","slug":"derita-pc-laptop-makin-lengkap-microsoft-naikkan-harga-lisensi-windows-oem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/derita-pc-laptop-makin-lengkap-microsoft-naikkan-harga-lisensi-windows-oem\/","title":{"rendered":"Derita PC &#038; Laptop Makin Lengkap: Microsoft Naikkan Harga Lisensi Windows OEM!"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Tahun ini bisa dikatakan sebagai periode yang sangat berat bagi siapa pun yang berniat membeli <em>pre-built <\/em>PC maupun <a href=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/tag\/laptop\">laptop<\/a> baru. Setelah pasar dihantam oleh kelangkaan dan kenaikan harga memori (RAM), media penyimpanan (<em>storage<\/em> SSD), hingga prosesor (CPU), kini penderitaan konsumen makin lengkap dengan manuver terbaru dari raksasa perangkat lunak dunia, <strong>Microsoft<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Berdasarkan laporan terbaru dari media Taiwan, <a href=\"https:\/\/money.udn.com\/money\/story\/5612\/9680882?from=edn_subcatelist_cate\"><em>UDN<\/em><\/a>, Microsoft secara resmi telah memberi tahu para produsen PC (<em>Original Equipment Manufacturer<\/em> \/ OEM) bahwa biaya lisensi OS Windows akan mengalami <strong>kenaikan signifikan sebesar 7% hingga 10%<\/strong>.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/2026\/08\/12\/ironi-industri-ai-janji-kerja-cepat-malah-lembur-90-jam\/\">Ironi Industri AI: Janji Kerja Cepat, Malah Lembur 90 Jam!<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Langkah ini langsung menjadi sorotan hangat karena terjadi di momen yang sangat tidak tepat bagi kondisi industri teknologi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Salah satu vendor PC mengungkap bahwa Microsoft memang memiliki kebiasaan menaikkan biaya lisensi Windows hampir setiap tahun. Namun, kenaikan tahun-tahun sebelumnya biasanya hanya berkisar di angka persentase tunggal yang rendah (<em>low single-digit<\/em>).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Kenaikan yang menembus angka hingga <strong>10% kali ini menjadi salah satu lonjakan harga lisensi paling drastis<\/strong> yang pernah dialami oleh para manufaktur PC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Besaran nominal pastinya tidak diungkap ke publik karena Microsoft memberlakukan tarif lisensi secara individual berdasarkan negosiasi rahasia dengan masing-masing vendor. Pabrikan besar dengan volume pengiriman raksasa (seperti Dell, HP, ASUS, Acer, dan Lenovo) tentu mendapatkan potongan harga yang lebih baik dibanding produsen PC berskala kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Namun satu hal yang pasti: <strong>tidak ada satu pun produsen PC yang terbebas dari lonjakan biaya ini.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5.jpg\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-41135 lazyload\" alt=\"Derita PC &amp; Laptop Makin Lengkap: Microsoft Naikkan Harga Lisensi Windows OEM!\" width=\"750\" height=\"422\" src=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-300x169.jpg\" srcset=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-800x450.jpg 800w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5.jpg 1154w\" data-sizes=\"auto\" data-eio-rwidth=\"300\" data-eio-rheight=\"169\"\/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-41135\" src=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-300x169.jpg\" alt=\"Derita PC &amp; Laptop Makin Lengkap: Microsoft Naikkan Harga Lisensi Windows OEM!\" width=\"750\" height=\"422\" srcset=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5-800x450.jpg 800w, https:\/\/www.murdockcruz.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Windows-11-Windows-12-5.jpg 1154w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" data-eio=\"l\"\/><\/a><\/p>\n<h3><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Alasan di Balik Kenaikan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Mengapa Microsoft nekat menaikkan harga lisensi di tengah lesunya pasar hardware?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Laporan tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan yang berbasis di Redmond ini sedang mengucurkan investasi finansial yang sangat besar untuk merombak ulang sistem operasi <strong>Windows 11<\/strong>. Setelah bertahun-tahun merilis pembaruan (<em>updates<\/em>) yang kerap dikritik merusak pengalaman pengguna dan memicu <em>bug<\/em>, Microsoft kini fokus membenahi arsitektur OS tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Menaikkan tarif lisensi OEM dipandang oleh manajemen Microsoft sebagai cara paling instan untuk <strong>menutup pembengkakan biaya riset dan rekayasa (<em>engineering costs<\/em>)<\/strong> dari proyek perbaikan Windows 11 tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Dampak Langsung ke Konsumen <\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Pada akhirnya, produsen PC hampir pasti tidak akan mau menanggung beban kenaikan biaya lisensi ini sendirian. Biaya tambahan tersebut akan langsung diteruskan (<em>passed on<\/em>) ke dalam harga jual akhir produk di pasaran.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Pengguna Laptop &amp; PC Pre-Built (Dell, ASUS, Acer, HP, dll):<\/strong> Harga laptop dan PC siap pakai di toko-toko retail dipastikan akan mengalami kenaikan harga ekstra hingga ratusan ribu Rupiah, menambah beban dari kenaikan harga RAM dan SSD yang sudah terjadi sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\"><strong>Perakit PC Mandiri (DIY PC Builder):<\/strong> Kabar baiknya, kenaikan ini <strong>hanya berlaku untuk sektor OEM<\/strong>. Harga lisensi ritel standar untuk konsumen individu\u2014seperti Windows 11 Home di harga $139 dan Windows 11 Pro di harga $199\u2014dilaporkan masih bertahan di harga yang sama.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Tindakan Microsoft ini dinilai sangat ironis oleh komunitas teknologi. Di satu sisi, para produsen <em>hardware<\/em> dan konsumen sedang berjuang mati-matian menghadapi krisis pasokan semikonduktor global yang melambungkan harga komponen fisik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif;\">Di sisi lain, Microsoft justru memanfaatkan posisinya sebagai penguasa monopoli sistem operasi PC terbesar di dunia untuk menarik margin keuntungan ekstra dari para manufaktur. Pada akhirnya, dompet konsumen pulalah yang kembali menjadi korban utama dari beban rantai pasok teknologi ini.<\/span><\/p>\n<p><!--end responsive_icons--><br \/>\n<!-- CONTENT END 2 -->\n\t\t<\/div>\n<p><script>\n                    (function(d, s, id) {\n                        var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];\n                        if (d.getElementById(id)) return;\n                        js = d.createElement(s);\n                        js.id = id;\n                        js.src = \"https:\/\/connect.facebook.net\/en_US\/sdk.js#xfbml=1&version=v3.2\";\n                        fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);\n                    }(document, 'script', 'facebook-jssdk'));\n                <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.murdockcruz.com\/2026\/08\/12\/derita-pc-laptop-makin-lengkap-microsoft-naikkan-harga-lisensi-windows-oem\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahun ini bisa dikatakan sebagai periode yang sangat berat bagi siapa pun yang berniat membeli pre-built PC maupun laptop baru. Setelah pasar dihantam oleh kelangkaan dan kenaikan harga memori (RAM), media penyimpanan (storage SSD), hingga prosesor (CPU), kini penderitaan konsumen makin lengkap dengan manuver terbaru dari raksasa perangkat lunak dunia, Microsoft. Berdasarkan laporan terbaru dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8],"tags":[],"class_list":["post-86393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-tech"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}