{"id":86341,"date":"2026-08-12T07:21:40","date_gmt":"2026-08-12T00:21:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/survei-kaspersky-saat-ponsel-jadi-perangkat-utama-internet-keamanan-siber-masih-terabaikan\/"},"modified":"2026-08-12T07:21:40","modified_gmt":"2026-08-12T00:21:40","slug":"survei-kaspersky-saat-ponsel-jadi-perangkat-utama-internet-keamanan-siber-masih-terabaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/12\/survei-kaspersky-saat-ponsel-jadi-perangkat-utama-internet-keamanan-siber-masih-terabaikan\/","title":{"rendered":"Survei Kaspersky Saat Ponsel Jadi Perangkat Utama Internet, Keamanan Siber Masih Terabaikan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/12\/1786493189_8b405d499aac9d77f452.jpg\" alt=\"Survei Kaspersky: Saat Ponsel Jadi Perangkat Utama Internet, Keamanan Siber Masih Terabaikan\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERGESERAN perilaku digital masyarakat di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, semakin nyata. Berdasarkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/survei\" title=\"survei\">survei<\/a> terbaru dari perusahaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keamanan-siber\" title=\"keamanan siber\">keamanan siber<\/a> <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kaspersky\" title=\"kaspersky\">Kaspersky<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ponsel\" title=\"ponsel\">ponsel<\/a> pintar kini telah menggeser posisi PC sebagai perangkat utama untuk mengakses <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/internet\" title=\"internet\">internet<\/a>. Namun, tren ini membawa risiko besar karena peningkatan volume data sensitif di ponsel tidak dibarengi dengan kesadaran keamanan yang memadai.<\/p>\n<p>Data survei menunjukkan bahwa 72% responden di Asia Pasifik menjadikan ponsel pintar sebagai gerbang utama dunia maya. Angka ini bahkan lebih tinggi di Indonesia, dengan 77% responden sangat bergantung pada perangkat seluler mereka untuk aktivitas online sehari-hari.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Pusat Penyimpanan Kehidupan Digital<\/h3>\n<p>Ponsel pintar bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan brankas digital yang menyimpan berbagai informasi krusial. Mulai dari kenangan visual hingga dokumen negara, hampir seluruh aspek kehidupan tersimpan dalam satu genggaman.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/520211\/literasi-digital-tingkatkan-kemampuan-jaga-data-pribadi-di-ranah-digital\" title=\"Literasi Digital Tingkatkan Kemampuan Jaga Data Pribadi di Ranah Digital\" target=\"_blank\">Literasi Digital Tingkatkan Kemampuan Jaga Data Pribadi di Ranah Digital<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Jenis Data yang Disimpan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">Rata-rata Asia Pasifik<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">Responden Indonesia<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Foto dan Video Pribadi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">65%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">&#8211;<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Email Pekerjaan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">47%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">57%<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Dokumen Pribadi (KTP, Paspor, Asuransi)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">49%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">57%<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Kata Sandi &amp; Detail Login<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">34%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">47%<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Detail Perbankan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">38%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">&#8211;<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Riwayat Obrolan AI<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">27%<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">&#8211;<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Anton Kivva, pakar keamanan siber di Kaspersky, menekankan bahwa ponsel kini berfungsi sebagai asisten lengkap.<\/p>\n<p>&#8220;Pertanyaan utamanya bukan lagi &#8216;apa yang kita simpan&#8217;, tetapi &#8216;bagaimana kita melindunginya&#8217;. Keamanan harus menjadi bagian integral dari perangkat seperti halnya data yang dibawanya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h3>Risiko Kehilangan dan Ancaman Siber<\/h3>\n<p>Adrian Hia, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, menambahkan bahwa ketergantungan pada ponsel meningkatkan dampak kerugian jika perangkat tersebut hilang atau diretas. Menurutnya, melindungi ponsel saat ini sama saja dengan melindungi kehidupan digital yang dibawa di saku setiap hari.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/920033\/kaspersky-soroti-ancaman-ai-dan-kesenjangan-visibilitas-siber-di-asia-pasifik\" title=\"Kaspersky Soroti Ancaman AI dan Kesenjangan Visibilitas Siber di Asia Pasifik\" target=\"_blank\">Kaspersky Soroti Ancaman AI dan Kesenjangan Visibilitas Siber di Asia Pasifik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sayangnya, banyak pengguna yang masih mengabaikan perlindungan siber pada ponsel dibandingkan pada komputer. Padahal, ancaman seperti phishing dan tautan berbahaya terus mengintai pengguna seluler secara real-time.<\/p>\n<h3>Langkah Strategis Melindungi Ponsel Anda<\/h3>\n<p>Untuk menavigasi realitas digital ini, para ahli Kaspersky menyarankan tiga langkah keamanan utama:<\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li><strong>Diversifikasi Penyimpanan Data:<\/strong> Jangan jadikan ponsel sebagai satu-satunya tempat penyimpanan. Gunakan solusi seperti <em>Password Manager<\/em> yang memiliki brankas rahasia untuk menyimpan dokumen penting (PDF, ID, kartu bank) secara terenkripsi dan dapat diakses lintas perangkat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gunakan Perlindungan Komprehensif:<\/strong> Pasang solusi keamanan siber yang mampu memindai aplikasi dari ancaman dan menggunakan teknologi AI untuk memblokir tautan berbahaya secara otomatis.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Siapkan Rencana Cadangan (Plan B):<\/strong>&#13;\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Aktifkan layanan lokasi (seperti fitur &#8220;Where is My Device&#8221;) untuk melacak atau menghapus data dari jauh jika ponsel hilang.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Aktifkan pencadangan otomatis secara rutin.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Konfigurasikan penguncian layar otomatis secara instan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Jaga keamanan fisik perangkat di ruang publik agar tidak mudah dijangkau orang asing.<\/li>\n<p>&#13;\n\t<\/ul>\n<p>&#13;\n\t<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #00a884; margin-top: 20px;\">\n<p><em>&#8220;Tanyakan pada diri Anda: Kapan terakhir kali saya mencadangkan foto atau catatan saya? Apa yang harus dilakukan jika ponsel saya hilang? Sudah saatnya memberikan perlindungan siber yang sama kuatnya kepada pendamping digital sehari-hari Anda,&#8221;<\/em> pungkas Anton Kivva.<\/p>\n<\/div>\n<p>(Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/920816\/survei-kaspersky-saat-ponsel-jadi-perangkat-utama-internet-keamanan-siber-masih-terabaikan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) PERGESERAN perilaku digital masyarakat di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia, semakin nyata. Berdasarkan survei terbaru dari perusahaan keamanan siber Kaspersky, ponsel pintar kini telah menggeser posisi PC sebagai perangkat utama untuk mengakses internet. Namun, tren ini membawa risiko besar karena peningkatan volume data sensitif di ponsel tidak dibarengi dengan kesadaran keamanan yang memadai. Data [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86342,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-86341","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86341","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86341"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86341\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86341"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86341"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86341"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}