{"id":86084,"date":"2026-08-11T19:52:50","date_gmt":"2026-08-11T12:52:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/gempa-dahsyat-kolombia-operasi-penyelamatan-digelar-besar-besaran\/"},"modified":"2026-08-11T19:52:50","modified_gmt":"2026-08-11T12:52:50","slug":"gempa-dahsyat-kolombia-operasi-penyelamatan-digelar-besar-besaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/gempa-dahsyat-kolombia-operasi-penyelamatan-digelar-besar-besaran\/","title":{"rendered":"Gempa Dahsyat Kolombia, Operasi Penyelamatan Digelar Besar-besaran"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786452413_ca9b4c83574de27f5f7c.jpg\" alt=\"Gempa Dahsyat Kolombia, Operasi Penyelamatan Digelar Besar-besaran\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gempa-bumi\" title=\"gempa bumi\">GEMPA bumi<\/a> berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10\/8) dan menewaskan sedikitnya 132 orang serta melukai 570 lainnya. Gempa dahsyat tersebut meruntuhkan sejumlah bangunan dan memicu operasi pencarian serta penyelamatan besar-besaran di sejumlah kota.<\/p>\n<p>Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan gempa telah menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 1.575 rumah.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, 37 rumah dilaporkan hancur total. Selain itu, 61 bangunan runtuh, 18 fasilitas kesehatan terdampak, 52 fasilitas pendidikan rusak, 17 pusat komunitas mengalami kerusakan, dan 18 ruas jalan ikut terdampak.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/920424\/kemenlu-pastikan-wni-di-kolombia-aman-setelah-gempa-m-74-\" title=\"Kemenlu Pastikan WNI di Kolombia Aman setelah Gempa M 7,4 \" target=\"_blank\">Kemenlu Pastikan WNI di Kolombia Aman setelah Gempa M 7,4 <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status bencana nasional. Keputusan itu bertujuan memperkuat mobilisasi sumber daya serta koordinasi antarinstansi dalam menghadapi keadaan darurat dan mempercepat proses penanganan korban.<\/p>\n<h2>Gempa Berpusat di San Jose del Palmar<\/h2>\n<p>Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pada pukul 07.34 waktu setempat atau sekitar 12.34 GMT. Pusat gempa berada sekitar 5 kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar.<\/p>\n<p>USGS menyebut gempa tersebut berasal dari kedalaman sekitar 107 kilometer di bawah permukaan tanah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/920420\/update-korban-gempa-kolombia-111-orang-meninggal-dunia\" title=\"Update Korban Gempa Kolombia: 111 Orang Meninggal Dunia\" target=\"_blank\">Update Korban Gempa Kolombia: 111 Orang Meninggal Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Gempa susulan berkekuatan 5,0 kemudian tercatat pada pukul 08.18 waktu setempat. Episentrumnya berada sekitar 16 kilometer di sebelah barat San Jose del Palmar.<\/p>\n<p>San Jose del Palmar merupakan wilayah administratif di Departemen Choco dengan jumlah penduduk sekitar 4.800 jiwa. Daerah tersebut berada pada ketinggian sekitar 1.288 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n<p>Meski kekuatan gempa cukup besar, Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat menyatakan tidak ada ancaman tsunami bagi negara bagian California, Oregon, Washington, dan Alaska. Ancaman serupa juga tidak diperkirakan terjadi di British Columbia, Kanada.<\/p>\n<p>Otoritas Kolombia turut memastikan bahwa gempa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi kawasan pesisir Pasifik negara itu.<\/p>\n<p>&#8220;Negara hadir dan mengambil tindakan,&#8221; kata Presiden De La Espriella setelah gempa dilansir Anadolu, Selasa (11\/8)<\/p>\n<p>Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan memimpin langsung penanganan bencana. De La Espriella juga memerintahkan pembentukan pos komando terpadu untuk menyatukan koordinasi berbagai upaya tanggap darurat.<\/p>\n<p>Presiden meminta laporan menyeluruh dari Direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana mengenai situasi di wilayah yang terdampak. Daerah tersebut berjarak sekitar 240 kilometer di sebelah barat Bogota.<\/p>\n<p>De La Espriella sebelumnya berencana mengunjungi Pereira untuk melihat langsung kondisi korban dan memantau penanganan pemerintah. Namun, ia kemudian memutuskan kembali ke Bogota untuk memusatkan perhatian pada koordinasi tanggap darurat.<\/p>\n<h2>Korban Tersebar di Sejumlah Wilayah<\/h2>\n<p>Hingga pukul 11.30 waktu setempat atau sekitar 16.30 GMT, Data Asosiasi Kota-Kota Ibu Kota Kolombia mencatat sedikitnya 40 korban meninggal di Risaralda, 27 orang di Valle del Cauca, dan empat orang di Choco.<\/p>\n<p>Wali Kota Pereira Mauricio Salazar mengonfirmasi sedikitnya 18 orang meninggal dunia di kota tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, Gubernur Valle del Cauca Dilian Francisca Toro mengatakan setidaknya 27 orang tewas akibat gempa.<\/p>\n<p>Di Manizales, Wali Kota Jorge Eduardo Rojas melaporkan sedikitnya dua korban meninggal. Lebih dari 32 bangunan mengalami kerusakan, baik secara total maupun sebagian.<\/p>\n<p>Pemerintah kota Manizales menangguhkan seluruh kegiatan akademik sebagai langkah antisipasi. Petugas juga melaporkan adanya kebocoran gas serta gangguan pada jaringan listrik.<\/p>\n<p>Di Quibdo, laporan awal menyebut satu orang meninggal dunia. Sejumlah warga lainnya terluka dan beberapa bangunan mengalami kerusakan berat.<\/p>\n<p>Gubernur Choco Nubia Carolina Cordoba Curi mengatakan empat orang tewas dan 69 lainnya mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.<\/p>\n<h2>Bandara hingga Infrastruktur Terdampak<\/h2>\n<p>Dampak gempa juga dirasakan sektor transportasi. Otoritas penerbangan sipil Kolombia melaporkan adanya kerusakan di Bandara Alfonso Bonilla Aragon di Cali.<\/p>\n<p>Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Popayan dihentikan sementara akibat abu vulkanik dari Gunung Purace yang muncul setelah aktivitas seismik.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sejumlah terminal udara di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura juga menghentikan sementara aktivitas penerbangan untuk menjalani pemeriksaan struktur bangunan.<\/p>\n<p>Di Quibdo, Gubernur Cordoba Curi mengonfirmasi bahwa ibu kota Departemen Choco tersebut mengalami kerusakan struktural yang cukup parah.<\/p>\n<p>Petugas pemadam kebakaran setempat melaporkan adanya warga yang terjebak di dalam bangunan yang rusak.\u00a0<\/p>\n<p>Di Cali, Wali Kota Alejandro Eder mengatakan setidaknya 20 bangunan runtuh dan sejumlah orang masih terjebak di dalamnya.<\/p>\n<p>Manizales juga mengalami kerusakan signifikan. Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu menara utama katedral ikonik kota tersebut mengalami kerusakan struktural parah dan terlihat miring ke arah struktur utama bangunan.<\/p>\n<p>Di Medellin, Wali Kota Federico Gutierrez mengatakan tim manajemen risiko bencana telah dikerahkan untuk melakukan penilaian terhadap kerusakan yang terjadi.<\/p>\n<h2>Ribuan Warga Bogota Dievakuasi<\/h2>\n<p>Guncangan gempa juga dirasakan di Bogota. Sirene darurat terdengar ketika ribuan pekerja kantoran dan warga meninggalkan gedung untuk menghindari risiko akibat gempa.<\/p>\n<p>Wali Kota Bogota Carlos Fernando Galan mengatakan tidak ditemukan kerusakan struktural serius di ibu kota. Ia juga menyatakan Bogota siap membantu daerah-daerah yang mengalami dampak paling parah.<\/p>\n<p>Sekitar 100 petugas penyelamat telah disiapkan untuk diberangkatkan ke wilayah terdampak.<\/p>\n<p>Badan Infrastruktur Nasional Kolombia juga menutup sementara Terowongan Sumapaz dan Jembatan Mariano Ospina. Penutupan dilakukan agar petugas dapat melakukan inspeksi dan memastikan kondisi kedua infrastruktur tersebut aman.<\/p>\n<p>Guncangan gempa bahkan terasa hingga melewati wilayah Kolombia. Getaran kuat dilaporkan dirasakan di negara tetangga, termasuk Ekuador dan Panama.<\/p>\n<p>Otoritas di berbagai departemen terdampak masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban serta tingkat kerusakan secara keseluruhan.<\/p>\n<p>Para ahli menyebut gempa tersebut sebagai salah satu gempa terkuat yang melanda Kolombia dalam beberapa dekade terakhir.<\/p>\n<h2>AS Siap Bantu Kolombia<\/h2>\n<p>Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bogota menyatakan terus memantau perkembangan situasi. Warga negara AS di Kolombia diminta tetap mengikuti informasi terbaru dari sumber lokal dan menjaga komunikasi dengan keluarga maupun kerabat.<\/p>\n<p>Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump memantau kondisi pascagempa secara cermat.<\/p>\n<p>Rubio menyebut bahwa Amerika Serikat siap memberikan dukungan kepada rakyat Kolombia dalam menghadapi dampak bencana tersebut. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/920639\/gempa-dahsyat-kolombia-operasi-penyelamatan-digelar-besar-besaran\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok AFP) GEMPA bumi berkekuatan 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10\/8) dan menewaskan sedikitnya 132 orang serta melukai 570 lainnya. Gempa dahsyat tersebut meruntuhkan sejumlah bangunan dan memicu operasi pencarian serta penyelamatan besar-besaran di sejumlah kota. Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella mengatakan gempa telah menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 1.575 rumah.\u00a0 Dari jumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-86084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}