{"id":86024,"date":"2026-08-11T17:17:46","date_gmt":"2026-08-11T10:17:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/ksop-labuan-bajo-sanksi-nahkoda-kapal-grand-maoloekoe-akibat-langgar-larangan-berlayar\/"},"modified":"2026-08-11T17:17:46","modified_gmt":"2026-08-11T10:17:46","slug":"ksop-labuan-bajo-sanksi-nahkoda-kapal-grand-maoloekoe-akibat-langgar-larangan-berlayar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/ksop-labuan-bajo-sanksi-nahkoda-kapal-grand-maoloekoe-akibat-langgar-larangan-berlayar\/","title":{"rendered":"KSOP Labuan Bajo Sanksi Nahkoda Kapal Grand Maoloekoe akibat Langgar Larangan Berlayar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786443067_9f7f18d16d00d9bfbf14.jpg\" alt=\"KSOP Labuan Bajo Sanksi Nahkoda Kapal Grand Maoloekoe akibat Langgar Larangan Berlayar\"\/><figcaption>Ilustrasi, kapal wisata di Labuan Bajo.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ksop\" title=\"KSOP\">KSOP<\/a>) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/labuan-bajo\" title=\"labuan bajo\">Labuan Bajo<\/a>, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntt\" title=\"NTT\">NTT<\/a>), mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada nahkoda kapal wisata Grand Maoloekoe berinisial DD. Sanksi ini diberikan setelah nahkoda tersebut terbukti melanggar <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/larangan-berlayar\" title=\"Larangan berlayar\">larangan berlayar<\/a> yang dikeluarkan akibat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cuaca-buruk\" title=\"Cuaca Buruk\">cuaca buruk<\/a>.<\/p>\n<p>Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengungkapkan bahwa DD telah menjalani pemeriksaan sejak Senin (10\/8). Sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut, DD dijatuhi sanksi berupa penurunan dari kapal serta penangguhan ijazah pelaut selama tiga pekan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cYang bersangkutan sudah disanksi dan diturunkan dari kapalnya,\u201d ujar Stephanus di Labuan Bajo, Selasa (11\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/381064\/cuaca-buruk-picu-kenaikan-harga-ikan-di-labuan-bajo\" title=\"Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Ikan di Labuan Bajo\" target=\"_blank\">Cuaca Buruk Picu Kenaikan Harga Ikan di Labuan Bajo<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Stephanus menjelaskan, DD tetap nekat membawa rombongan wisatawan menuju kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, meskipun otoritas pelabuhan telah mengeluarkan peringatan resmi. Larangan tersebut diterbitkan untuk mengantisipasi risiko keselamatan jiwa akibat kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan tersebut.<\/p>\n<p>Diketahui, wisatawan yang berada di dalam kapal Grand Maoloekoe tersebut merupakan rombongan artis Jessica Mila yang tengah berwisata ke Pulau Padar. Aktivitas pelayaran ini menjadi sorotan setelah video perjalanan mereka viral di media sosial, memicu reaksi dari warganet dan pelaku usaha pariwisata lainnya.<\/p>\n<p>\u201cIjazah kapal yang bersangkutan juga kami tangguhkan akibat perbuatannya,\u201d tegas Stephanus.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/920351\/menteri-pariwisata-buka-festival-golo-koe-2026-di-labuan-bajo\" title=\"Menteri Pariwisata Buka Festival Golo Koe 2026 di Labuan Bajo\" target=\"_blank\">Menteri Pariwisata Buka Festival Golo Koe 2026 di Labuan Bajo<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar insiden kecelakaan kapal wisata yang merenggut korban jiwa tidak terulang kembali di kawasan wisata super prioritas tersebut. KSOP Labuan Bajo juga tengah membidik nahkoda kapal lain yang dilaporkan melakukan pelanggaran serupa.<\/p>\n<p>Menurut Stephanus, beberapa nahkoda yang dilaporkan melanggar aturan saat ini belum diperiksa karena masih dalam posisi pelayaran. Namun, ia memastikan seluruh laporan akan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan resmi.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sejumlah pelaku usaha wisata di Labuan Bajo sempat mempertanyakan adanya kapal yang tetap beroperasi di tengah larangan berlayar. Mereka mengaku patuh pada instruksi KSOP demi keselamatan, sehingga munculnya aktivitas pelayaran kapal Grand Maoloekoe dinilai mencederai kepatuhan bersama terhadap regulasi keselamatan pelayaran. (Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/920556\/ksop-labuan-bajo-sanksi-nahkoda-kapal-grand-maoloekoe-akibat-langgar-larangan-berlayar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi, kapal wisata di Labuan Bajo.(Dok. Antara) KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada nahkoda kapal wisata Grand Maoloekoe berinisial DD. Sanksi ini diberikan setelah nahkoda tersebut terbukti melanggar larangan berlayar yang dikeluarkan akibat cuaca buruk. Kepala KSOP Labuan Bajo, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":86025,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-86024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86024"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86024\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}