{"id":85992,"date":"2026-08-11T15:56:06","date_gmt":"2026-08-11T08:56:06","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/pramono-siapkan-hujan-buatan-untuk-tekan-polusi-jakarta\/"},"modified":"2026-08-11T15:56:06","modified_gmt":"2026-08-11T08:56:06","slug":"pramono-siapkan-hujan-buatan-untuk-tekan-polusi-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/pramono-siapkan-hujan-buatan-untuk-tekan-polusi-jakarta\/","title":{"rendered":"Pramono Siapkan Hujan Buatan untuk Tekan Polusi Jakarta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786438154_0649ea0b62c3b3656f52.jpg\" alt=\"Pramono Siapkan Hujan Buatan untuk Tekan Polusi Jakarta\"\/><figcaption>Pejalan kaki memakai pelindung kepala dari cuaca terik di kawasan Tosari, Jakarta, Senin (27\/04\/2026).(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMERINTAH Provinsi DKI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jakarta\" title=\"jakarta\">Jakarta<\/a> menyiapkan rekayasa cuaca berupa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hujan-buatan\" title=\"Hujan Buatan\">hujan buatan<\/a> untuk membantu mengurangi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/polusi\" title=\"Polusi\">polusi<\/a> udara di Ibu Kota. Langkah itu disiapkan menyusul kondisi Jakarta yang cukup lama tidak diguyur hujan.<\/p>\n<p>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan hujan buatan akan dilakukan ketika kondisi awan memungkinkan. Rekayasa cuaca tersebut diharapkan dapat membantu membersihkan udara sekaligus menekan konsentrasi polutan di Jakarta dan sekitarnya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cSehingga dengan demikian saya meyakini ini akan mengurangi polusi,\u201d kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (11\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/920509\/tekan-polusi-udara-jakarta-pramono-siapkan-hujan-buatan\" title=\"Tekan Polusi Udara Jakarta, Pramono Siapkan Hujan Buatan\" target=\"_blank\">Tekan Polusi Udara Jakarta, Pramono Siapkan Hujan Buatan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia mengaku salah satu persoalan yang dirasakan masyarakat saat ini ialah kondisi udara yang dipengaruhi minimnya curah hujan. Ia mencontohkan kondisi tersebut turut menjadi salah satu keluhan saat pertandingan Chelsea melawan AC Milan di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cKemarin ketika Chelsea lawan AC Milan salah satu keluhan adalah karena terlalu lama tidak pernah hujan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Karena itu, Pemprov DKI tengah menyiapkan langkah rekayasa cuaca. Pramono mengatakan pelaksanaan hujan buatan sangat bergantung pada keberadaan awan yang memenuhi syarat.<\/p>\n<p>\u201cKami sedang menyiapkan hujan buatan, mudah-mudahan awannya ada. Begitu awannya ada kami segera membuat hujan buatan untuk Jakarta dan sekitarnya,\u201d tegas Pramono.<\/p>\n<p>Menurutnya, hujan buatan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk membantu memperbaiki kualitas udara ketika kondisi cuaca tidak mendukung terjadinya hujan secara alami. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/920528\/pramono-siapkan-hujan-buatan-untuk-tekan-polusi-jakarta\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pejalan kaki memakai pelindung kepala dari cuaca terik di kawasan Tosari, Jakarta, Senin (27\/04\/2026).(MI\/Usman Iskandar) PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa cuaca berupa hujan buatan untuk membantu mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Langkah itu disiapkan menyusul kondisi Jakarta yang cukup lama tidak diguyur hujan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan hujan buatan akan dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85993,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85992"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85992\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85993"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}