{"id":85880,"date":"2026-08-11T11:01:30","date_gmt":"2026-08-11T04:01:30","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/studi-ungkap-risiko-gangguan-tulang-pada-pengguna-obat-glp-1\/"},"modified":"2026-08-11T11:01:30","modified_gmt":"2026-08-11T04:01:30","slug":"studi-ungkap-risiko-gangguan-tulang-pada-pengguna-obat-glp-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/studi-ungkap-risiko-gangguan-tulang-pada-pengguna-obat-glp-1\/","title":{"rendered":"Studi Ungkap Risiko Gangguan Tulang pada Pengguna Obat GLP-1"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786420426_7495151983a4e0441dc4.jpeg\" alt=\"Studi Ungkap Risiko Gangguan Tulang pada Pengguna Obat GLP-1\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>OBAT yang tengah banyak digunakan dalam penanganan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/diabetes-tipe-2\" title=\"Diabetes tipe 2\">diabetes tipe 2<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/obesitas\" title=\"obesitas\">obesitas<\/a> kini menghadirkan temuan baru di bidang ortopedi. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), penggunaan agonis reseptor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/glp-1\" title=\"GLP-1\">GLP-1<\/a> atau GLP-1 RA tercatat meningkat tajam sejak 2019.\u00a0<\/p>\n<p>Bersamaan dengan peningkatan tersebut, penelitian terbaru mulai menyoroti kaitan penggunaan GLP-1 dengan sejumlah kondisi kesehatan tulang dan sendi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Penggunaan GLP-1 Meningkat dalam Operasi Ortopedi<\/h2>\n<p>Dalam laporan AAOS, salah satu penelitian menilai penggunaan GLP-1 dan semaglutide pada pasien obesitas yang menjalani berbagai prosedur ortopedi. Studi ini menggunakan data klaim kesehatan nasional dan dipimpin Haroun Haque bersama tim peneliti yang menunjukkan hasiln penggunaan GLP-1 dan semaglutide meningkat secara konsisten, dengan kenaikan tajam sejak 2019.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919717\/ahli-jelaskan-hubungan-obesitas-dan-risiko-diabetes-melitus-tipe-2\" title=\"Ahli Jelaskan Hubungan Obesitas dan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2\" target=\"_blank\">Ahli Jelaskan Hubungan Obesitas dan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pada berbagai prosedur, pengguna GLP-1 memiliki kemungkinan kunjungan ke unit gawat darurat setelah operasi yang lebih rendah tanpa ditemukan peningkatan risiko pembedahan.\u00a0<\/p>\n<p>Pada pasien yang menjalani penggantian lutut total (TKA) dan penggantian panggul total (THA), penggunaan GLP-1 juga dikaitkan dengan angka infeksi luka operasi yang lebih rendah.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, temuan tersebut tidak sepenuhnya seragam. Angka revisi lebih rendah pada pengguna GLP-1 yang menjalani TKA, tetapi meningkat pada pasien setelah pelepasan terowongan karpal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/893469\/mengenal-bahaya-ultra-processed-food-kevin-hall-mengungkapkan-rahasianya\" title=\"Mengenal Bahaya Ultra-Processed Food, Kevin Hall Mengungkapkan Rahasianya\" target=\"_blank\">Mengenal Bahaya Ultra-Processed Food, Kevin Hall Mengungkapkan Rahasianya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Risiko Tulang Terlihat Setelah Lima Tahun<\/h2>\n<p>Temuan lain datang dari penelitian Muaaz Wajahath dan tim yang melakukan studi kohort retrospektif menggunakan rekam medis elektronik dari berbagai institusi untuk menilai risiko <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/osteoporosis\" title=\"osteoporosis\">osteoporosis<\/a>, asam urat, dan osteomalasia selama lima tahun.\u00a0<\/p>\n<p>Sebanyak 73.483 pasien yang menggunakan GLP-1 RA dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan karakteristik awal yang seimbang. Setelah lima tahun, osteoporosis tercatat pada 4,1 persen pengguna GLP-1 RA, dibandingkan 3,2% pada kelompok kontrol. Rasio risikonya mencapai 1,29 dengan p&lt;0,001.\u00a0<\/p>\n<p>Asam urat juga lebih tinggi, yakni 7,4% berbanding 6,6%, dengan RR 1,12. Untuk osteomalasia, angkanya 0,2% dibanding 0,1%, dengan RR 2,55. Seluruh perbedaan tersebut dinyatakan signifikan secara statistik.<\/p>\n<h2>Temuan Belum Menetapkan Sebab-Akibat<\/h2>\n<p>Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan GLP-1 RA dan kondisi tersebut. Namun, belum dapat membuktikan bahwa obat GLP-1 secara langsung menyebabkan osteoporosis, asam urat, atau osteomalasia.<\/p>\n<p>Karena itu, peneliti Muaaz Wajahath menyarankan agar kondisi kesehatan tulang tetap diperhatikan, terutama pada pasien yang memang memiliki risiko terhadap osteoporosis, asam urat, atau osteomalasia.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menilai pemantauan kesehatan tulang dapat membantu mengidentifikasi komplikasi yang muncul dalam jangka panjang pada kelompok berisiko. (American Academy of Orthopaedic Surgeons\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920454\/studi-ungkap-risiko-gangguan-tulang-pada-pengguna-obat-glp-1\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific) OBAT yang tengah banyak digunakan dalam penanganan diabetes tipe 2 dan obesitas kini menghadirkan temuan baru di bidang ortopedi. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), penggunaan agonis reseptor GLP-1 atau GLP-1 RA tercatat meningkat tajam sejak 2019.\u00a0 Bersamaan dengan peningkatan tersebut, penelitian terbaru mulai menyoroti kaitan penggunaan GLP-1 dengan sejumlah kondisi kesehatan tulang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85881,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85880","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85880","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85880"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85880\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85881"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85880"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85880"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85880"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}