{"id":85826,"date":"2026-08-11T08:42:55","date_gmt":"2026-08-11T01:42:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/arus-modal-asing-masuk-indonesia-us59-miliar-per-agustus-2026\/"},"modified":"2026-08-11T08:42:55","modified_gmt":"2026-08-11T01:42:55","slug":"arus-modal-asing-masuk-indonesia-us59-miliar-per-agustus-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/arus-modal-asing-masuk-indonesia-us59-miliar-per-agustus-2026\/","title":{"rendered":"Arus Modal Asing Masuk Indonesia US5,9 Miliar per Agustus 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786411971_8d5f51c19b87c8ecde0b.jpg\" alt=\"Arus Modal Asing Masuk Indonesia US$5,9 Miliar per Agustus 2026\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Permata Institute for Economic Research (PIER) melaporkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/arus-modal-asing\" title=\"arus modal asing\">arus modal asing<\/a> ke Indonesia tetap berada di zona positif di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Sepanjang Januari hingga awal Agustus 2026, total aliran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/modal-asing\" title=\"Modal Asing\">modal asing<\/a> yang masuk tercatat mencapai sekitar 5,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS).<\/p>\n<p>Chief Economist Permata Bank, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/josua-pardede\" title=\"Josua Pardede\">Josua Pardede<\/a>, menjelaskan bahwa aliran modal tersebut mayoritas masih tertuju pada instrumen jangka pendek. Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi primadona dengan mencatatkan <i>inflow<\/i> sebesar 9,4 miliar dolar AS. Sementara itu, instrumen obligasi mencatat masuknya dana sekitar 610 juta dolar AS.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Namun, kondisi berbeda terjadi di pasar ekuitas. Josua mengungkapkan bahwa pasar saham justru mengalami arus modal keluar (<i>outflow<\/i>) sebesar 4,12 miliar dolar AS dalam periode yang sama.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/856473\/surplus-perdagangan-2025-belum-cerminkan-pemulihan-domestik\" title=\"Surplus Perdagangan 2025 belum Cerminkan Pemulihan Domestik\" target=\"_blank\">Surplus Perdagangan 2025 belum Cerminkan Pemulihan Domestik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cJadi memang inflows saat ini masih mayoritas ke instrumen-instrumen yang short term dan juga SRBI. Sementara yang equity, yang lebih mencerminkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/investasi\" title=\"investasi\">investasi<\/a> jangka panjang, cenderung masih outflow,\u201d ujar Josua dalam <i>economic review<\/i> kuartal II-2026 di Jakarta, Senin (11\/8).<\/p>\n<h2 style=\"font-size: 1.5rem; font-weight: bold;\">Rincian Arus Modal Asing (Januari &#8211; Agustus 2026)<\/h2>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Instrumen Investasi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">Arus Modal (Dolar AS)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">+ 9,4 Miliar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Obligasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">+ 610 Juta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Pasar Saham (Equity)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">&#8211; 4,12 Miliar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr style=\"font-weight: bold; background-color: #f9f9f9;\">&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Total Arus Modal Masuk<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: center;\">~ 5,9 Miliar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2 style=\"font-size: 1.5rem; font-weight: bold;\">Ketahanan Pasar Surat Berharga Negara (SBN)<\/h2>\n<p>Di pasar surat utang domestik, basis investor Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid. Total kepemilikan SBN meningkat sebesar Rp414 triliun, sehingga total posisi mencapai Rp6.983 triliun. Meski kepemilikan perbankan pada SBN menyusut sekitar Rp257 triliun, sektor lain justru mencatatkan kenaikan signifikan.<\/p>\n<p>Investor asing menambah kepemilikan SBN sekitar Rp18 triliun, Bank Indonesia bertambah Rp98 triliun, serta sektor asuransi dan dana pensiun meningkat sekitar Rp143 triliun. Josua juga menyoroti kenaikan imbal hasil (<i>yield<\/i>) SBN tenor 10 tahun yang naik 121 basis poin ke level 7,28% hingga penutupan Jumat lalu, yang merupakan salah satu kenaikan tertinggi di antara negara-negara Asia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/836037\/indonesia-genjot-masuknya-investasi-asing-lewat-kek-industropolis-batang\" title=\"Indonesia Genjot Masuknya Investasi Asing Lewat KEK Industropolis Batang\" target=\"_blank\">Indonesia Genjot Masuknya Investasi Asing Lewat KEK Industropolis Batang<\/a><\/strong><\/p>\n<h2 style=\"font-size: 1.5rem; font-weight: bold;\">Faktor Pendorong dan Proyeksi Ke Depan<\/h2>\n<p>Pemulihan aliran modal mulai terlihat signifikan pada Juni 2026, didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik global, termasuk perkembangan negosiasi perdamaian antara AS dan Iran. Di sisi domestik, penempatan likuiditas perbankan pada instrumen BI, khususnya SRBI, meningkat Rp368 triliun hingga awal Agustus.<\/p>\n<p>Josua menekankan pentingnya kepastian kebijakan domestik untuk menarik kembali minat investor pada aset berisiko seperti saham. Isu terkait indeks MSCI dan kebijakan pemerintah menjadi perhatian utama investor saat ini.<\/p>\n<p>\u201cInvestor perlu melihat perkembangan secara lebih granular. Meski ada tekanan global, peluang investasi di Indonesia tetap terbuka pada aset dan sektor tertentu yang memiliki prospek positif sesuai profil risiko masing-masing,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/920415\/arus-modal-asing-masuk-indonesia-us59-miliar-per-agustus-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Permata Institute for Economic Research (PIER) melaporkan arus modal asing ke Indonesia tetap berada di zona positif di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Sepanjang Januari hingga awal Agustus 2026, total aliran modal asing yang masuk tercatat mencapai sekitar 5,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, menjelaskan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85827,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85826"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85826\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}