{"id":85754,"date":"2026-08-11T05:46:33","date_gmt":"2026-08-10T22:46:33","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/warga-cali-gali-reruntuhan-pakai-tangan-kosong-cari-korban-gempa-m-74-kolombia\/"},"modified":"2026-08-11T05:46:33","modified_gmt":"2026-08-10T22:46:33","slug":"warga-cali-gali-reruntuhan-pakai-tangan-kosong-cari-korban-gempa-m-74-kolombia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/warga-cali-gali-reruntuhan-pakai-tangan-kosong-cari-korban-gempa-m-74-kolombia\/","title":{"rendered":"Warga Cali Gali Reruntuhan Pakai Tangan Kosong Cari Korban Gempa M 7,4 Kolombia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/11\/1786401860_12da9953bfe683fc44d7.jpg\" alt=\"Warga Cali Gali Reruntuhan Pakai Tangan Kosong Cari Korban Gempa M 7,4 Kolombia\"\/><figcaption>Pasca-gempa magnitudo 7,4 di Kolombia, warga Kota Cali bergerak menyelamatkan korban tertimbun reruntuhan dengan tangan kosong. Lebih dari 70 orang tewas.(Viory)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>WARGA lokal di Kota Cali turun tangan langsung dalam upaya penyelamatan setelah beberapa bangunan runtuh akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kolombia\" title=\"Kolombia\">Kolombia<\/a> pada Senin.<\/p>\n<p>Rekaman video di lingkungan Alameda memperlihatkan para warga sipil menyingkirkan puing-puing reruntuhan dengan tangan kosong untuk mencari kemungkinan korban selamat, tepatnya di persimpangan Roosevelt Avenue dan Carrera 25.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Guncangan gempa menimbulkan kerusakan parah di berbagai sudut kota, termasuk di kawasan La Luna. Di wilayah tersebut, sejumlah bangunan dilaporkan hancur hingga rusak berat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/920358\/111-tewas-ribuan-bangunan-rusak-akibat-kolombia-darurat-gempa-m-74\" title=\"111 Tewas, Ribuan Bangunan Rusak Akibat Kolombia Darurat Gempa M 7,4\" target=\"_blank\">111 Tewas, Ribuan Bangunan Rusak Akibat Kolombia Darurat Gempa M 7,4<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ada lebih dari satu bangunan yang hancur. Ada korban jiwa. Ada segalanya,&#8221; ujar Maria Viviana Franco, seorang warga Cali.<\/p>\n<p>Franco menggambarkan dahsyatnya guncangan serta ketakutan besar yang dirasakannya saat mengira rumahnya sendiri akan runtuh.<\/p>\n<p>&#8220;Kami pikir kami akan mati,&#8221; kata Franco. Ia menambahkan bencana ini mengakibatkan banyak warga mengalami luka-luka dan merusak rumah-rumah di seluruh kota.<\/p>\n<p>Menurut Layanan Geologi Kolombia (SGC), gempa bumi ini berpusat di San Jose del Palmar, wilayah Choco, dengan kedalaman sekitar 103 kilometer. Bencana tersebut tercatat sebagai gempa terkuat yang melanda Kolombia dalam dekade terakhir.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, lebih dari 70 korban tewas telah dilaporkan di seluruh penjuru negeri akibat bencana tersebut. (Viory\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/920372\/warga-cali-gali-reruntuhan-pakai-tangan-kosong-cari-korban-gempa-m-74-kolombia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasca-gempa magnitudo 7,4 di Kolombia, warga Kota Cali bergerak menyelamatkan korban tertimbun reruntuhan dengan tangan kosong. Lebih dari 70 orang tewas.(Viory) WARGA lokal di Kota Cali turun tangan langsung dalam upaya penyelamatan setelah beberapa bangunan runtuh akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin. Rekaman video di lingkungan Alameda memperlihatkan para warga sipil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85755,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85754","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85754","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85754"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85754\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85755"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}