{"id":8574,"date":"2024-07-11T03:51:22","date_gmt":"2024-07-11T03:51:22","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/11\/ronald-koeman-kritik-var-terkait-hadiah-penalti-harry-kane\/"},"modified":"2024-07-11T03:51:22","modified_gmt":"2024-07-11T03:51:22","slug":"ronald-koeman-kritik-var-terkait-hadiah-penalti-harry-kane","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/11\/ronald-koeman-kritik-var-terkait-hadiah-penalti-harry-kane\/","title":{"rendered":"Ronald Koeman Kritik VAR Terkait Hadiah Penalti Harry Kane"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/4982995099405aadf41d614df483555a.jpg\" alt=\"Ronald Koeman Kritik VAR Terkait Hadiah Penalti Harry Kane\"\/><figcaption>Pelatih\u00a0Belanda Ronald Koeman.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PELATIH Belanda <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ronald-koeman\" rel=\"dofollow\" title=\"Ronald Koeman\">Ronald Koeman<\/a> mengkritik keputusan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/var\" rel=\"dofollow\" title=\"VAR\">VAR<\/a> yang dinilainya mencederai sepak bola usai Belanda kalah 1-2 dari Inggris di semifinal Euro 2024. Musababnya ialah hadiah penalti kontroversial yang didapat Inggris di laga tersebut.<\/p>\n<p>Belanda sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Xavi Simons namun pasukan Gareth Southgate mendapat penalti ketika terjadi kontak antara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/harry-kane\" rel=\"dofollow\" title=\"Harry Kane\">Harry Kane<\/a> dan Denzel Dumfries.\n<\/p>\n<p>\u201cMenurut saya, itu seharusnya bukan penalti,\u201d kata Koeman dikutip<em> BBC.<\/em> <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/684243\/inggris-lolos-ke-final-euro-southgate-kami-belum-selesai\" rel=\"dofollow noopener\" target=\"_blank\" title=\"Inggris Lolos ke Final Euro, Southgate: Kami Belum Selesai\">Inggris Lolos ke Final Euro, Southgate: Kami Belum Selesai<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>&#8220;Dia menendang bola dan sepatunya bersentuhan. Saya pikir kami tidak bisa memainkan sepak bola dengan baik dan ini karena VAR. Ini benar-benar merusak sepak bola,&#8221; ucap Koeman.\n<\/p>\n<p>Kane melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar gawang namun blok dari Dumfries mengenai kaki Kane. Awalnya, tidak ada penalti yang diberikan oleh wasit Felix Zwayer. Namun, dia kemudian menunjuk titik putih setelah disarankan untuk melihat monitor VAR.\n<\/p>\n<p>Kane menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti dan pemain pengganti Ollie Watkins mencetak gol kemenangan Inggris pada menit ke-90.\n<\/p>\n<p>Kapten Belanda dan Liverpool Virgil van Dijk pun menilai keputusan penalti menjadi titik balik pertandingan bagi Inggris. Dia menilai yang dilakukan Dumfries hanya secara alamiah melakukan blok dan dampaknya terjadi gerakan susulan kontak kaki.\n<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir momen penalti adalah momen besar, Inggris punya kepercayaan diri. Saya pikir begitu banyak keputusan yang tidak berjalan sesuai keinginan kami, tapi saya tidak ingin berbicara tentang wasit,&#8221; kata Van Dijk. (P-5)<br \/>\u00a0\n<\/p>\n<p>\u00a0\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/684251\/ronald-koeman-kritik-var-terkait-hadiah-penalti-harry-kane\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih\u00a0Belanda Ronald Koeman.(AFP) PELATIH Belanda Ronald Koeman mengkritik keputusan VAR yang dinilainya mencederai sepak bola usai Belanda kalah 1-2 dari Inggris di semifinal Euro 2024. Musababnya ialah hadiah penalti kontroversial yang didapat Inggris di laga tersebut. Belanda sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Xavi Simons namun pasukan Gareth Southgate mendapat penalti ketika terjadi kontak antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8575,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-8574","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8574"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8574\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}