{"id":85697,"date":"2026-08-11T03:16:45","date_gmt":"2026-08-10T20:16:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/percepat-pemulihan-hutan-dan-ekosistem-yang-rusak\/"},"modified":"2026-08-11T03:16:45","modified_gmt":"2026-08-10T20:16:45","slug":"percepat-pemulihan-hutan-dan-ekosistem-yang-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/percepat-pemulihan-hutan-dan-ekosistem-yang-rusak\/","title":{"rendered":"Percepat Pemulihan Hutan dan Ekosistem yang Rusak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786368677_a49d29a6502275cc7da0.png\" alt=\"Percepat Pemulihan Hutan dan Ekosistem yang Rusak\"\/><figcaption>ilustrasi menjaga ekosistem.(MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MENTERI Kehutanan (Menhut) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/raja-juli-antoni\" title=\"Raja Juli Antoni\">Raja Juli Antoni<\/a> meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hkan\" title=\"HKAN\">HKAN<\/a>) 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan hutan dan ekosistem yang mengalami kerusakan.<\/p>\n<p>Peluncuran dilakukan Menhut Raja Antoni dalam acara HKAN 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta, Senin (10\/8\/2026). Menhut Raja Antoni mengatakan kondisi ekosistem yang dihadapi Indonesia membutuhkan langkah serius dan tidak bisa hanya mengandalkan pola penanganan yang sama seperti sebelumnya. \u201cHari ini saya launching Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak Dalam Rangka Hari Konservasi Alam Nasional Tahun 2026,\u201d kata Menhut Raja Antoni.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HKAN 2026 ini mengusung tema \u2018Kerja Bersama Merawat Alam\u2019. Menhut Raja Antoni menyebut gerakan ini membuktikan bahwa restorasi ekosistem perlu dilakukan secara serius.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920225\/pemerintah-waspadai-dampak-elnino-yang-sangat-kuat\" title=\"Pemerintah Waspadai Dampak Elnino yang Sangat Kuat\" target=\"_blank\">Pemerintah Waspadai Dampak Elnino yang Sangat Kuat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cSaya kira momentum itu menjadi tepat dengan tema yang tadi ditawarkan. Sama-sama bahwa sekarang kita mulai bergerak untuk melakukan pemulihan ekosistem, gerakan pemulihan ekosistem,\u201d kata Menhut Raja Antoni. \u201cBahwa kita sekarang memang harus beranjak secara serius untuk melakukan restorasi ekosistem,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Menhut Raja Antoni mengatakan pemerintah menyadari adanya keterbatasan, baik dari sisi pendanaan maupun sumber daya. Karena itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung proses restorasi hutan.<\/p>\n<p>Selain itu, Menhut Raja Antoni juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi. Dia mengingatkan konservasi harus tetap memiliki semangat untuk mengerem kerusakan hutan yang berlebihan. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920259\/percepat-pemulihan-hutan-dan-ekosistem-yang-rusak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi menjaga ekosistem.(MI) MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meluncurkan Gerakan Pemulihan Ekosistem Serentak dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan hutan dan ekosistem yang mengalami kerusakan. Peluncuran dilakukan Menhut Raja Antoni dalam acara HKAN 2026 di Taman Wisata Alam (TWA) Muara Angke, Jakarta, Senin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85698,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85697"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85697\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}