{"id":85662,"date":"2026-08-11T01:45:39","date_gmt":"2026-08-10T18:45:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/tim-pkm-kampus-ini-pasang-smart-ews-banjir-berbasis-whatsapp-di-cilangkap\/"},"modified":"2026-08-11T01:45:39","modified_gmt":"2026-08-10T18:45:39","slug":"tim-pkm-kampus-ini-pasang-smart-ews-banjir-berbasis-whatsapp-di-cilangkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/11\/tim-pkm-kampus-ini-pasang-smart-ews-banjir-berbasis-whatsapp-di-cilangkap\/","title":{"rendered":"Tim PkM Kampus Ini Pasang Smart EWS Banjir Berbasis WhatsApp di Cilangkap"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786373456_05365e29b4a16628b1e4.jpeg\" alt=\"Tim PkM Kampus Ini Pasang Smart EWS Banjir Berbasis WhatsApp di Cilangkap\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UNIVERSITAS Budi Luhur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ubl\" title=\"UBL\">UBL<\/a>) atau Budi Luhur University\u00a0melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman banjir dengan mengembangkan dan memasang Smart Early Warning System (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/smart-ews\" title=\"Smart EWS\">Smart EWS<\/a>) Banjir di RT 09\/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Hibah BIMA 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Tim PkM UBL diketuai Arin Fithriana, dengan anggota Anggun Puspitasari dan Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi Hiram.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Smart EWS yang dikembangkan tidak hanya berfungsi mendeteksi potensi banjir, juga memantau sejumlah parameter lingkungan yang berkaitan dengan risiko bencana. Perangkat tersebut mampu mengukur intensitas hujan, aliran air, kelembapan tanah, dan kecepatan angin.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918057\/sinergi-perguruan-tinggi-dan-pemerintah-dorong-umkm-desa-naik-kelas\" title=\"Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Dorong UMKM Desa Naik Kelas\" target=\"_blank\">Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Dorong UMKM Desa Naik Kelas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Data dari berbagai parameter tersebut menjadi informasi pendukung bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan ketika kondisi lingkungan menunjukkan potensi bahaya. Dengan adanya informasi lebih awal, warga diharapkan dapat mempersiapkan langkah yang diperlukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih buruk.<\/p>\n<h2>Terhubung Warga<\/h2>\n<p>Salah satu keunggulan Smart EWS yang dikembangkan tim PkM Universitas Budi Luhur adalah kemampuannya terhubung dengan WhatsApp warga. Ketika sistem mendeteksi kondisi yang telah ditetapkan sebagai status siaga, perangkat dapat mengirimkan notifikasi peringatan melalui saluran komunikasi yang sehari-hari digunakan masyarakat.<\/p>\n<p>Pemanfaatan WhatsApp membuat informasi peringatan lebih mudah diterima dan diakses warga. Dengan demikian, informasi yang dihasilkan perangkat tidak berhenti pada proses pendeteksian, tetapi dapat diteruskan dengan cepat kepada masyarakat sebagai dasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipasi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/843157\/ubl-berdayakan-masyarakat-rawan-bencana-cianjur-melalui-inovasi-kamar-portabel-dan-sistem-aquaponik\" title=\"UBL Berdayakan Masyarakat Rawan Bencana Cianjur melalui Inovasi Kamar Portabel dan Sistem Aquaponik\" target=\"_blank\">UBL Berdayakan Masyarakat Rawan Bencana Cianjur melalui Inovasi Kamar Portabel dan Sistem Aquaponik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cTeknologi ini kami rancang bukan hanya sebagai alat untuk mendeteksi banjir, juga sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan masyarakat. Ketika informasi dapat diterima warga lebih awal, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengambil tindakan sebelum kondisi menjadi lebih buruk,\u201d papar Arin Fithriana, Ketua Tim PkM Universitas Budi Luhur dalam keterangannya hari ini.<\/p>\n<h2>Satgas Banjir<\/h2>\n<p>Program PkM ini tidak hanya berfokus pada pemasangan perangkat, juga mendorong terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) Banjir berbasis masyarakat. Satgas tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun mekanisme kesiapsiagaan, komunikasi, pemantauan, dan respons ketika terjadi kondisi darurat, termasuk dengan memperhatikan kebutuhan kelompok rentan.<\/p>\n<p>Keberadaan Smart EWS dan Satgas Banjir dirancang sebagai dua komponen yang saling melengkapi. Teknologi berperan menyediakan data dan peringatan dini, sementara masyarakat menjadi aktor utama dalam menentukan langkah respons di tingkat lingkungan.<\/p>\n<p>Pendekatan tersebut menempatkan warga bukan sekadar sebagai penerima informasi kebencanaan, tetapi sebagai pihak yang memiliki kapasitas untuk melakukan mitigasi dan merespons ancaman secara kolektif.<\/p>\n<h2>\u00a0Apresiasi\u00a0<\/h2>\n<p>Pemasangan Smart EWS mendapat apresiasi dari Ketua RT 09\/RW 03, Ronson P. Manullang. Menurutnya, kehadiran teknologi peringatan dini memberikan nilai tambah bagi warga dalam menghadapi potensi banjir di lingkungan tersebut.<\/p>\n<p>Respons positif juga datang dari lingkungan RT sekitar. Gagasan penerapan sistem peringatan dini berbasis masyarakat turut mendapat perhatian dari unsur RW dan Kelurahan Cilangkap.<\/p>\n<p>Dukungan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap sistem kesiapsiagaan banjir yang dapat dikembangkan tidak hanya di satu lingkungan, tetapi juga berpotensi diterapkan secara lebih luas sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah.<\/p>\n<p>Tim PkM Universitas Budi Luhur berharap penerapan Smart EWS di RT 09\/RW 03 Cilangkap dapat menjadi model percontohan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sistem-peringatan-dini-banjir\" title=\"sistem peringatan dini banjir\">sistem peringatan dini banjir<\/a> berbasis masyarakat yang dapat dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain yang memiliki kerentanan terhadap banjir.<br \/>&#13;<br \/>\nModel tersebut mengintegrasikan teknologi sensor, sistem notifikasi digital, komunikasi berbasis WhatsApp, serta kelembagaan masyarakat melalui Satgas Banjir. Integrasi berbagai komponen tersebut menjadi penting karena teknologi peringatan dini akan lebih efektif apabila didukung kesiapan masyarakat dalam menerima informasi dan melakukan tindakan.<\/p>\n<p>Ke depan, pengembangan sistem diharapkan dapat dilakukan melalui penyempurnaan teknologi, penguatan kapasitas Satgas Banjir, peningkatan literasi kebencanaan masyarakat, serta pengembangan jejaring dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap apa yang dilakukan di RT 09\/RW 03 Cilangkap ini tidak berhenti sebagai sebuah pemasangan alat. Harapannya, sistem ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh yang bisa direplikasi di wilayah lain sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing,\u201d pungkas Arin.<\/p>\n<p>Melalui program Hibah BIMA 2026 Kemdiktisaintek, Universitas Budi Luhur menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi perguruan tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penerapan Smart EWS menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengurangan risiko bencana, peningkatan kesiapsiagaan, dan pembangunan ketahanan komunitas. \u00a0(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920295\/tim-pkm-kampus-ini-pasang-smart-ews-banjir-berbasis-whatsapp-di-cilangkap\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) UNIVERSITAS Budi Luhur (UBL) atau Budi Luhur University\u00a0melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman banjir dengan mengembangkan dan memasang Smart Early Warning System (Smart EWS) Banjir di RT 09\/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Hibah BIMA 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85662","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85662","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85662"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85662\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85662"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85662"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85662"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}