{"id":85602,"date":"2026-08-10T23:08:35","date_gmt":"2026-08-10T16:08:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/14-tips-mengatasi-ketombe-di-rambut\/"},"modified":"2026-08-10T23:08:35","modified_gmt":"2026-08-10T16:08:35","slug":"14-tips-mengatasi-ketombe-di-rambut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/14-tips-mengatasi-ketombe-di-rambut\/","title":{"rendered":"14 Tips Mengatasi Ketombe di Rambut"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786377591_3ab7cfffb2dff04647ec.jpg\" alt=\"14 Tips Mengatasi Ketombe di Rambut\"\/><figcaption>Berikut Tips Mengatasi Ketombe di Rambut(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ketombe\" title=\"Ketombe\">KETOMBE<\/a> adalah kondisi pada kulit kepala yang ditandai dengan munculnya serpihan kulit yang mengelupas, biasanya berwarna putih atau kekuningan, dan terkadang disertai rasa gatal.<\/p>\n<p>Ketombe dapat dipengaruhi oleh kulit kepala berminyak, kulit kering, iritasi terhadap produk rambut, atau pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Cuci rambut secara teratur<\/strong><\/h3>\n<p>Keramas secara rutin dapat membantu mengurangi minyak dan sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/898784\/15-tips-agar-rambut-tidak-ketombean\" title=\"15 Tips agar Rambut tidak Ketombean\" target=\"_blank\">15 Tips agar Rambut tidak Ketombean<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Gunakan sampo antiketombe<\/strong><\/h3>\n<p>Pilih sampo yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, zinc pyrithione, selenium sulfide, atau asam salisilat sesuai kebutuhan.<\/p>\n<h3><strong>3. Berikan waktu pada sampo untuk bekerja<\/strong><\/h3>\n<p>Saat menggunakan sampo antiketombe, ikuti petunjuk pada kemasan dan biarkan produk berada di kulit kepala selama waktu yang dianjurkan sebelum dibilas.<\/p>\n<h3><strong>4. Bilas rambut sampai bersih<\/strong><\/h3>\n<p>Pastikan tidak ada sisa sampo atau produk perawatan rambut yang tertinggal di kulit kepala.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/871524\/ketombe-jadi-gangguan-umum-rambut-di-wilayah-tropis-begini-cara-merawat-kulit-kepala-dengan-tepat\" title=\"Ketombe Jadi Gangguan Umum Rambut di Wilayah Tropis, Begini Cara Merawat Kulit Kepala dengan Tepat\" target=\"_blank\">Ketombe Jadi Gangguan Umum Rambut di Wilayah Tropis, Begini Cara Merawat Kulit Kepala dengan Tepat<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Hindari menggaruk kulit kepala<\/strong><\/h3>\n<p>Menggaruk dapat menyebabkan iritasi dan luka kecil yang berpotensi memperburuk kondisi kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>6. Kurangi penggunaan produk rambut yang mengiritasi<\/strong><\/h3>\n<p>Gel, pomade, hairspray, atau produk dengan bahan tertentu dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.<\/p>\n<h3><strong>7. Jaga kebersihan sisir<\/strong><\/h3>\n<p>Bersihkan sisir secara rutin untuk mengurangi penumpukan minyak, sel kulit mati, dan kotoran.<\/p>\n<h3><strong>8. Jangan berbagi sisir atau handuk<\/strong><\/h3>\n<p>Menggunakan perlengkapan pribadi secara bergantian dapat meningkatkan risiko penyebaran beberapa masalah kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>9. Bilas rambut setelah banyak berkeringat<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah aktivitas yang membuat banyak berkeringat, membersihkan rambut dan kulit kepala dapat membantu menjaga kebersihannya.<\/p>\n<h3><strong>10. Hindari air yang terlalu panas<\/strong><\/h3>\n<p>Air yang sangat panas dapat membuat kulit kepala menjadi lebih kering dan mudah teriritasi.<\/p>\n<h3><strong>11. Jaga pola makan seimbang<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi makanan beragam dengan cukup protein, vitamin, mineral, serta lemak sehat untuk mendukung kesehatan kulit dan rambut.<\/p>\n<h3><strong>12. Kelola stres<\/strong><\/h3>\n<p>Stres dapat memperburuk beberapa kondisi kulit, termasuk masalah kulit kepala pada sebagian orang.<\/p>\n<h3><strong>13. Hindari mengoleskan bahan yang dapat mengiritasi<\/strong><\/h3>\n<p>Jangan sembarangan menggunakan bahan rumah tangga atau produk yang belum jelas keamanannya pada kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>14. Periksa ke dokter jika ketombe tidak membaik<\/strong><\/h3>\n<p>Jika ketombe menetap, sangat gatal, menyebabkan kemerahan, luka, atau muncul pada area kulit lain, dokter dapat membantu menentukan penyebab dan perawatan yang sesuai.<\/p>\n<p>Ketombe tidak selalu disebabkan oleh kurangnya kebersihan. Jika penggunaan sampo antiketombe secara teratur sesuai petunjuk tidak membantu, sebaiknya konsultasikan kondisi kulit kepala kepada tenaga kesehatan. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>alodokter, halodoc<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920328\/14-tips-mengatasi-ketombe-di-rambut\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Tips Mengatasi Ketombe di Rambut(magnifik) KETOMBE adalah kondisi pada kulit kepala yang ditandai dengan munculnya serpihan kulit yang mengelupas, biasanya berwarna putih atau kekuningan, dan terkadang disertai rasa gatal. Ketombe dapat dipengaruhi oleh kulit kepala berminyak, kulit kering, iritasi terhadap produk rambut, atau pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan. 1. Cuci rambut secara teratur Keramas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85602","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85602"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85602\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}