{"id":85542,"date":"2026-08-10T20:33:42","date_gmt":"2026-08-10T13:33:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/profil-don-nelson-legenda-nba-dan-visioner-nellie-ball\/"},"modified":"2026-08-10T20:33:42","modified_gmt":"2026-08-10T13:33:42","slug":"profil-don-nelson-legenda-nba-dan-visioner-nellie-ball","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/profil-don-nelson-legenda-nba-dan-visioner-nellie-ball\/","title":{"rendered":"Profil Don Nelson Legenda NBA dan Visioner Nellie Ball"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786368466_4ca642a90a665ac5cc3e.jpg\" alt=\"Profil Don Nelson: Legenda NBA dan Visioner Nellie Ball \"\/><figcaption>Don Nelson, pelatih legendaris NBA dan pencetus revolusi basket modern, meninggal dunia pada usia 86 tahun.(Dok. The Guardian)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DUNIA basket internasional berduka atas berpulangnya salah satu pemikir paling revolusioner dalam sejarah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nba\" title=\"NBA\">NBA<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/don-nelson\" title=\"Don nelson\">Don Nelson<\/a>. Sosok yang akrab disapa \u201cNellie\u201d ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu (9\/8) kemarin, dalam usia 86 tahun, meninggalkan warisan tak ternilai bagi perkembangan olahraga bola basket modern.<\/p>\n<p>Kabar duka tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/golden-state-warriors\" title=\"golden state warriors\">Golden State Warriors<\/a>, tim yang menjadi saksi bisu kejeniusan Nelson dalam meramu taktik. Kepergian Nelson memicu gelombang penghormatan dari berbagai penjuru liga, yang mengenangnya bukan sekadar sebagai pelatih dengan rekor kemenangan luar biasa, melainkan sebagai inovator yang berani mendobrak pakem konvensional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Visioner di Balik Basket Modern<\/h2>\n<p>Don Nelson dikenal karena keberaniannya bereksperimen dengan susunan pemain dan strategi yang melampaui zamannya. Pelatih Golden State Warriors saat ini, Steve Kerr, menyebut bahwa pengaruh Nelson masih sangat terasa hingga hari ini. Nelson adalah pionir permainan tempo tinggi, penggunaan <i>spacing<\/i> yang lebar, serta keberanian melepaskan tembakan jarak jauh\u2014elemen yang kini menjadi standar di NBA.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/920230\/legenda-nba-don-nelson-meninggal-dunia-di-usia-86-tahun\" title=\"Legenda NBA Don Nelson Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun\" target=\"_blank\">Legenda NBA Don Nelson Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Salah satu kontribusi terbesarnya adalah konsep &#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nellie-ball\" title=\"Nellie Ball\">Nellie Ball<\/a>&#8220;, sebuah gaya permainan yang mengandalkan kecepatan dan pemain tanpa batasan posisi yang kaku (<i>positionless basketball<\/i>). Gagasan ini ia terapkan di berbagai tim, mulai dari era &#8220;Run TMC&#8221; di Golden State hingga pengembangan bakat besar seperti Dirk Nowitzki dan Steve Nash di Dallas Mavericks.<\/p>\n<p>Bintang utama Warriors, Stephen Curry, turut memberikan penghormatan khusus bagi sang mentor. Curry mengenang Nelson sebagai sosok kunci yang meyakini kemampuannya saat NBA Draft 2009. Sebagai pelatih Curry di musim <i>rookie<\/i> (2009-2010), Nelson memberikan kepercayaan penuh yang menjadi fondasi karier cemerlang Curry di kemudian hari.<\/p>\n<p>Meski tidak pernah memenangkan cincin juara NBA sebagai pelatih, pencapaian Nelson tetap fenomenal. Ia mengoleksi lima gelar juara saat masih aktif sebagai pemain Boston Celtics. Di kursi kepelatihan, ia mencatatkan sejarah melalui keajaiban tim &#8220;We Believe&#8221; pada 2007 yang berhasil menumbangkan unggulan pertama di babak <i>playoff<\/i>.<\/p>\n<h2>Warisan Abadi Sang Hall of Famer<\/h2>\n<p>Don Nelson meninggalkan NBA sebagai seorang <i>Hall of Famer<\/i> dan salah satu pelatih dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah. Jejaknya membentang dari era basket klasik hingga lahirnya era modern yang didominasi tembakan tiga angka.<\/p>\n<p>Kini, sang visioner telah pergi, namun ide-idenya tetap hidup dalam setiap pertandingan NBA yang dimainkan dengan kecepatan tinggi dan kreativitas tanpa batas. Nelson telah melihat masa depan basket jauh sebelum dunia menyadarinya. (<em>The Guardian\/<\/em>Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/920257\/profil-don-nelson-legenda-nba-dan-visioner-nellie-ball-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Don Nelson, pelatih legendaris NBA dan pencetus revolusi basket modern, meninggal dunia pada usia 86 tahun.(Dok. The Guardian) DUNIA basket internasional berduka atas berpulangnya salah satu pemikir paling revolusioner dalam sejarah NBA, Don Nelson. Sosok yang akrab disapa \u201cNellie\u201d ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu (9\/8) kemarin, dalam usia 86 tahun, meninggalkan warisan tak ternilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85543,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85542","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85542","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85542"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85542\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85543"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85542"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85542"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85542"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}