{"id":85532,"date":"2026-08-10T20:08:41","date_gmt":"2026-08-10T13:08:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/13-dampak-jarang-mandi-untuk-kesehatan\/"},"modified":"2026-08-10T20:08:41","modified_gmt":"2026-08-10T13:08:41","slug":"13-dampak-jarang-mandi-untuk-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/13-dampak-jarang-mandi-untuk-kesehatan\/","title":{"rendered":"13 Dampak Jarang Mandi untuk Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786366779_ae095e065836f285cc0d.jpg\" alt=\"13 Dampak Jarang Mandi untuk Kesehatan\"\/><figcaption>Berikut Dampak Jarang Mandi untuk Kesehatan(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jarang-mandi\" title=\"Jarang mandi\">JARANG mandi<\/a> adalah kebiasaan membersihkan tubuh dengan frekuensi yang lebih rendah daripada yang dibutuhkan untuk menjaga kebersihan diri.<\/p>\n<p>Kondisi ini dapat menyebabkan keringat, minyak, sel kulit mati, dan kotoran menumpuk pada kulit sehingga berpotensi menimbulkan bau badan, rasa gatal, serta berbagai masalah kulit.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Bau badan<\/strong><\/h3>\n<p>Keringat yang bercampur dengan bakteri di permukaan kulit dapat menyebabkan bau badan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/910978\/13-dampak-jarang-mandi\" title=\"13 Dampak Jarang Mandi\" target=\"_blank\">13 Dampak Jarang Mandi<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Kulit terasa kotor dan tidak nyaman<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan keringat, minyak, dan kotoran dapat membuat kulit terasa lengket atau tidak nyaman.<\/p>\n<h3><strong>3. Kulit lebih mudah mengalami iritasi<\/strong><\/h3>\n<p>Kotoran dan keringat yang menempel terlalu lama dapat memicu rasa gatal atau iritasi pada sebagian orang.<\/p>\n<h3><strong>4. Meningkatkan risiko masalah kulit<\/strong><\/h3>\n<p>Kebersihan kulit yang kurang terjaga dapat berkontribusi terhadap munculnya berbagai masalah kulit.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/820356\/13-dampak-jarang-mandi\" title=\"13 Dampak Jarang Mandi\" target=\"_blank\">13 Dampak Jarang Mandi<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Kulit lebih berminyak<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak alami yang bercampur dengan kotoran dapat menumpuk jika tubuh tidak dibersihkan secara teratur.<\/p>\n<h3><strong>6. Gatal-gatal<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan keringat dan kotoran dapat membuat kulit terasa gatal, terutama pada area tubuh yang lembap.<\/p>\n<h3><strong>7. Meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme pada kulit<\/strong><\/h3>\n<p>Lingkungan yang lembap dan kotor dapat mendukung pertumbuhan bakteri maupun jamur tertentu.<\/p>\n<h3><strong>8. Masalah pada kaki<\/strong><\/h3>\n<p>Kaki yang sering berkeringat dan jarang dibersihkan dapat lebih mudah mengalami bau serta masalah kulit akibat kelembapan.<\/p>\n<h3><strong>9. Rambut dan kulit kepala terasa berminyak<\/strong><\/h3>\n<p>Jika rambut juga jarang dicuci, minyak dan kotoran dapat menumpuk di kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>10. Munculnya ketombe pada sebagian orang<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan minyak dan sel kulit mati pada kulit kepala dapat memperburuk ketombe pada orang yang rentan.<\/p>\n<h3><strong>11. Meningkatkan risiko infeksi kulit tertentu<\/strong><\/h3>\n<p>Kebersihan yang buruk dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya beberapa jenis infeksi kulit, terutama jika terdapat luka atau kondisi kulit tertentu.<\/p>\n<h3><strong>12. Mengganggu kenyamanan saat beraktivitas<\/strong><\/h3>\n<p>Rasa lengket, bau badan, atau gatal dapat membuat seseorang merasa kurang nyaman sepanjang hari.<\/p>\n<h3><strong>13. Mengganggu rasa percaya diri<\/strong><\/h3>\n<p>Bau badan dan kondisi tubuh yang kurang bersih dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman ketika berinteraksi dengan orang lain.<\/p>\n<p>Tidak ada aturan bahwa setiap orang harus mandi dengan frekuensi yang sama. Kebutuhan mandi dapat dipengaruhi aktivitas, cuaca, keringat, kondisi kulit, dan lingkungan. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>halodoc, alodokte<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920244\/13-dampak-jarang-mandi-untuk-kesehatan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Dampak Jarang Mandi untuk Kesehatan(magnifik) JARANG mandi adalah kebiasaan membersihkan tubuh dengan frekuensi yang lebih rendah daripada yang dibutuhkan untuk menjaga kebersihan diri. Kondisi ini dapat menyebabkan keringat, minyak, sel kulit mati, dan kotoran menumpuk pada kulit sehingga berpotensi menimbulkan bau badan, rasa gatal, serta berbagai masalah kulit. 1. Bau badan Keringat yang bercampur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85533,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85532","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85532"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85532\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}