{"id":85458,"date":"2026-08-10T16:58:35","date_gmt":"2026-08-10T09:58:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/karhutla-bromo-meluas-capai-742-hektare-armada-water-bombing-ditingkatkan-jadi-3-helikopter\/"},"modified":"2026-08-10T16:58:35","modified_gmt":"2026-08-10T09:58:35","slug":"karhutla-bromo-meluas-capai-742-hektare-armada-water-bombing-ditingkatkan-jadi-3-helikopter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/karhutla-bromo-meluas-capai-742-hektare-armada-water-bombing-ditingkatkan-jadi-3-helikopter\/","title":{"rendered":"Karhutla Bromo Meluas Capai 742 Hektare, Armada Water Bombing Ditingkatkan Jadi 3 Helikopter"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786355519_c8f45d1f6ccd76838a53.jpg\" alt=\"Karhutla Bromo Meluas Capai 742 Hektare, Armada Water Bombing Ditingkatkan Jadi 3 Helikopter\"\/><figcaption>Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEBAKARAN hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>) di kawasan Gunung Bromo, sudah mencapai 742 hektare lahan yang terbakar. Tiga helikoter dikerahkan untuk ikut memadamkan api.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cLuas lahan yang terbakar terus berkembang sekarang sudah mencapai 742 hektare,\u201d kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno di Surabaya, Senin (10\/8).\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kini fokus petugas proses pemadaman terus dilakukan dengan menggunakan tiga helikopter, satu <em>drone<\/em>, delapan unit mobil pemadam kebakaran.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920107\/pemerintah-kerahkan-water-bombing-atasi-karhutla\" title=\"Pemerintah Kerahkan Water Bombing Atasi Karhutla\" target=\"_blank\">Pemerintah Kerahkan Water Bombing Atasi Karhutla<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKondisi saat ini api yang berada di P30 telah merembet hingga mengarah ke pemukiman warga serta api yang berada di Lembah Dingklik terlihat cukup besar,\u201d kata Satriyo.<\/p>\n<p>Sementara itu, kondisi cuaca di kawasan Bromo pada Senin pagi dilaporkan cerah, dengan arah angin dari timur hingga tenggara berkecepatan kurang dari 5 kilometer per jam. Satriyo mengatakan, tim gabungan terus berjibaku melakukan operasi pemadaman melalui jalur darat dan udara.<\/p>\n<p>\u201cTim yang terlibat ada Damkar Kota Surabaya, BPBD Mojokerto, BPBD Pasuruan, BPBD Probolinggo, BPBD Lumajang, BPBD Malang, dan BPBD Provinsi,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/920148\/pemadaman-karhutla-di-kalimantan-dan-bromo-membutuhkan-koordinasi-lintas-lembaga\" title=\"Pemadaman Karhutla di Kalimantan dan Bromo Membutuhkan Koordinasi Lintas Lembaga\" target=\"_blank\">Pemadaman Karhutla di Kalimantan dan Bromo Membutuhkan Koordinasi Lintas Lembaga<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 2 unit terus berjalan, ditambah 1 helikopter dari Pemprov Jatim, dan dukungan dari tim darat TNI, Polri, maupun TNBTS dan beberapa relawan terus bersinergi untuk pemadaman.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini <em>water bombing<\/em> lebih fokus pada area B30, daerah Dingklik di wilayah Pasuruan, serta daerah-daerah yang masih punya potensi titik api dengan dilihat dari adanya kepulan asap yang timbul,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dijelaskan, pelaksanaan operasi water bombing pada 10 Agustus 2026 akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca, khususnya <em>visibility<\/em> dan kecepatan angin, serta memperhatikan aspek keselamatan penerbangan.\u00a0<\/p>\n<p>Dukungan pemadaman darat, pemantauan titik api menggunakan <em>drone<\/em> dan pesawat <em>cassa<\/em>, serta dukungan logistik dan <em>refueling<\/em> terus dikoordinasikan untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran.\u00a0<\/p>\n<p>Sedangkan pelaksanaan <em>refueling<\/em> (pengisian bahan bakar) helikopter akan dilakukan di Ranu Pani dan Ranu Regulo guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan <em>water bombing<\/em>, menjaga keselamatan petugas. Satriyo menambahkan, dukungan distribusi bahan bakar di Ranupani sepenuhnya menjadi tanggung jawab BPBD Provinsi Jawa Timur.(FL\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/920153\/karhutla-bromo-meluas-capai-742-hektare-armada-water-bombing-ditingkatkan-jadi-3-helikopter\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.(Antara) KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, sudah mencapai 742 hektare lahan yang terbakar. Tiga helikoter dikerahkan untuk ikut memadamkan api.\u00a0 \u201cLuas lahan yang terbakar terus berkembang sekarang sudah mencapai 742 hektare,\u201d kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85459,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85458"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85458\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}