{"id":85270,"date":"2026-08-10T05:59:37","date_gmt":"2026-08-09T22:59:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/ubah-kulit-kopi-jadi-pakan-ternak-petani-kintamani-terapkan-konsep-zero-waste\/"},"modified":"2026-08-10T05:59:37","modified_gmt":"2026-08-09T22:59:37","slug":"ubah-kulit-kopi-jadi-pakan-ternak-petani-kintamani-terapkan-konsep-zero-waste","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/10\/ubah-kulit-kopi-jadi-pakan-ternak-petani-kintamani-terapkan-konsep-zero-waste\/","title":{"rendered":"Ubah Kulit Kopi Jadi Pakan Ternak, Petani Kintamani Terapkan Konsep Zero Waste"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/10\/1786312797_34952cc5dbd6c7330f08.jpg\" alt=\"Ubah Kulit Kopi Jadi Pakan Ternak, Petani Kintamani Terapkan Konsep Zero Waste\"\/><figcaption>Kelompok pengolah dan petani kopi Arabika di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani mengubah limbah kulit kopi menjadi pakan ternak dan pupuk organik.(MI\/Arnoldus Dhae)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KELOMPOK pengolah dan petani <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kopi\" title=\"kopi\">kopi<\/a> Arabika di Desa Belantih, Kecamatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kintamani\" title=\"kintamani\">Kintamani<\/a>, Kabupaten Bangli, Bali, kini mulai mengadopsi konsep <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/zero-waste\" title=\"zero waste\">zero waste<\/a><\/i> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekonomi-sirkular\" title=\"ekonomi sirkular\">ekonomi sirkular<\/a> dalam aktivitas pascapanen mereka. Limbah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kulit-kopi\" title=\"kulit kopi\">kulit kopi<\/a> yang selama ini sering terbuang tanpa nilai, kini diolah secara produktif menjadi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pakan-ternak\" title=\"Pakan ternak\">pakan ternak<\/a> dan pupuk organik.<\/p>\n<p>Transformasi ini diinisiasi melalui program pelatihan dan pendampingan lapangan yang dilaksanakan pada Sabtu (8\/8\/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., yang bertindak sebagai Ketua Tim Pengabdi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Prof. Luh Suriati menjelaskan bahwa pemanfaatan hasil samping pengolahan kopi ini bertujuan ganda: memberikan nilai tambah ekonomi baru bagi petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan pertanian Kintamani.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/797880\/lakukan-pengukuran-sroi-kopi-langit-bali-askrindo-dukung-pemberdayaan-masyarakat-desa-kintamani\" title=\"Lakukan Pengukuran SROI Kopi Langit Bali, Askrindo Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Kintamani\" target=\"_blank\">Lakukan Pengukuran SROI Kopi Langit Bali, Askrindo Dukung Pemberdayaan Masyarakat Desa Kintamani<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Hilirisasi riset diharapkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas produk, mengoptimalkan pemanfaatan limbah, serta menciptakan sumber nilai tambah baru bagi petani,&#8221; ujar Suriati di sela-sela kegiatan pendampingan.<\/p>\n<h3>Inovasi Teknologi dan Standarisasi Mutu<\/h3>\n<p>Selain pengolahan limbah, tim pengabdi memperkenalkan inovasi aplikasi <i>coating<\/i>. Teknologi ini dirancang khusus untuk menjaga kestabilan mutu dan kualitas biji kopi selama masa penyimpanan, sehingga daya saing produk tetap terjaga di pasar.<\/p>\n<p>Para petani juga dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai standar operasional global untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki standar keamanan pangan yang tinggi. Berikut adalah poin utama pendampingan yang diberikan:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/919681\/limbah-gergaji-di-banjarbaru-kini-bernilai-ekonomi-lewat-inovasi-3d-printing\" title=\"Limbah Gergaji di Banjarbaru Kini Bernilai Ekonomi Lewat Inovasi 3D Printing\" target=\"_blank\">Limbah Gergaji di Banjarbaru Kini Bernilai Ekonomi Lewat Inovasi 3D Printing<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Aspek Pendampingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Tujuan &amp; Manfaat<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Konsep <i>Zero Waste<\/i><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Mengolah kulit kopi menjadi pakan ternak dan pupuk organik.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Aplikasi <i>Coating<\/i><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Menjaga stabilitas mutu biji kopi selama masa simpan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">GMP &amp; SSOP<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Menjamin proses produksi yang higienis, terstandar, dan konsisten.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Ekonomi Sirkular<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan dari limbah produksi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Sinergi Riset dan Pemberdayaan<\/h3>\n<p>Melalui <i>Focus Group Discussion<\/i> (FGD), tim pengabdi bersama petani mengidentifikasi berbagai tantangan nyata dalam pengolahan pascapanen. Prof. Suriati menegaskan bahwa inovasi ini menempatkan petani sebagai subjek utama pemberdayaan demi mendukung keberlanjutan komoditas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kopi-arabika-kintamani\" title=\"Kopi Arabika Kintamani\">kopi Arabika Kintamani<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Program ini menjadi bentuk nyata sinergi antara riset, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Hilirisasi Riset SINERGI. Tim pengabdi menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut, yang memungkinkan hasil riset perguruan tinggi dapat diaplikasikan langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Desa Belantih dan sekitarnya. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/920008\/ubah-kulit-kopi-jadi-pakan-ternak-petani-kintamani-terapkan-konsep-zero-waste\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelompok pengolah dan petani kopi Arabika di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani mengubah limbah kulit kopi menjadi pakan ternak dan pupuk organik.(MI\/Arnoldus Dhae) KELOMPOK pengolah dan petani kopi Arabika di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kini mulai mengadopsi konsep zero waste dan ekonomi sirkular dalam aktivitas pascapanen mereka. Limbah kulit kopi yang selama ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":85271,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-85270","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85270"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85270\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}