{"id":84919,"date":"2026-08-09T11:44:36","date_gmt":"2026-08-09T04:44:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/berusia-518-juta-tahun-fosil-laut-ini-ungkap-asal-usul-taring-laba-laba\/"},"modified":"2026-08-09T11:44:36","modified_gmt":"2026-08-09T04:44:36","slug":"berusia-518-juta-tahun-fosil-laut-ini-ungkap-asal-usul-taring-laba-laba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/berusia-518-juta-tahun-fosil-laut-ini-ungkap-asal-usul-taring-laba-laba\/","title":{"rendered":"Berusia 518 Juta Tahun, Fosil Laut Ini Ungkap Asal-usul Taring Laba-Laba"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/09\/1786250177_90661667b8c027b8f266.png\" alt=\"Berusia 518 Juta Tahun, Fosil Laut Ini \u00a0Ungkap Asal-usul Taring Laba-Laba\"\/><figcaption>Berusia 518 Juta Tahun, Fosil Laut Ini \u00a0Ungkap Asal-usul Taring Laba-Laba(Science Alert)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/taring-laba-laba\" title=\"Taring Laba-Laba\">TARING laba-laba<\/a> yang kini menjadi salah satu ciri paling khas kelompok arachnida ternyata memiliki sejarah evolusi yang jauh lebih tua dari kemunculan laba-laba modern.\u00a0<\/p>\n<p>Para ilmuwan menemukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fosil\" title=\"Fosil\">fosil<\/a> arthropoda laut berusia sekitar 518 juta tahun yang memperlihatkan struktur menyerupai cikal bakal taring laba-laba.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Fosil tersebut berasal dari Urokodia aequalis, hewan laut purba yang hidup pada periode Kambrium di wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Yunnan, Tiongkok.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/917016\/fosil-kayu-300-juta-tahun-simpan-sejarah-bumi-di-masa-superbenua-pangaea\" title=\"Fosil Kayu 300 Juta Tahun Simpan Sejarah Bumi di Masa Superbenua Pangaea\" target=\"_blank\">Fosil Kayu 300 Juta Tahun Simpan Sejarah Bumi di Masa Superbenua Pangaea<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Temuan ini menjadi salah satu petunjuk tertua mengenai bagaimana chelicerae, struktur di bagian depan tubuh yang pada laba-laba berkembang menjadi taring, mulai berevolusi.\u00a0<\/p>\n<p>Penemuan tersebut diberitakan oleh Earth.com dan ScienceAlert berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature.<\/p>\n<h2>Fosil Kecil dengan Struktur yang Mengejutkan<\/h2>\n<p>Urokodia merupakan hewan laut purba berukuran sekitar 2-3 sentimeter dengan tubuh memanjang dan bersegmen, puluhan kaki beruas, serta sepasang mata besar pada tangkai di bagian depan kepala.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916258\/spesies-dinosaurus-berusia-210-juta-tahun-ditemukan-di-zimbabwe\" title=\"Spesies Dinosaurus Berusia 210 Juta Tahun Ditemukan di Zimbabwe\" target=\"_blank\">Spesies Dinosaurus Berusia 210 Juta Tahun Ditemukan di Zimbabwe<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Fosilnya ditemukan di biota Chengjiang, Yunnan, yang dikenal mampu mengawetkan detail tubuh lunak hewan Kambrium.\u00a0<\/p>\n<p>Meski fosil Urokodia telah dikenal selama beberapa dekade, struktur kecil di bagian depan tubuhnya baru terungkap melalui pemeriksaan menggunakan teknologi pemindaian sinar-X.<\/p>\n<h2>Pemindaian X-Ray Mengungkap \u201cCikal Bakal Taring\u201d<\/h2>\n<p>Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari Yunnan University, Tiongkok, dan University of Leicester, Inggris, menggunakan tomografi sinar-X untuk merekonstruksi bagian tubuh Urokodia yang terawetkan di dalam batu.\u00a0<\/p>\n<p>Hasilnya menunjukkan sepasang anggota tubuh kecil menyerupai capit di belakang mata, yang terdiri dari beberapa ruas dan dapat bergerak seperti penjepit.\u00a0<\/p>\n<p>Para peneliti menduga struktur ini merupakan bentuk awal chelicerae, pasangan anggota tubuh pertama pada kelompok chelicerata yang pada laba-laba modern berkembang menjadi taring untuk menangkap dan melumpuhkan mangsa.<\/p>\n<h2>Lebih Tua dari Bukti Taring Sebelumnya<\/h2>\n<p>Penemuan Urokodia memperpanjang catatan fosil mengenai asal-usul chelicerae, dengan usia sekitar 14 juta tahun lebih tua dibandingkan salah satu bukti sebelumnya, Megachelicerax cousteaui.\u00a0<\/p>\n<p>Fosil ini memberikan gambaran lebih awal tentang perubahan anggota tubuh arthropoda menjadi struktur pencapit yang kemudian menjadi ciri khas chelicerata.\u00a0<\/p>\n<p>Meski belum menyerupai chelicerae modern, anggota tubuh Urokodia sudah lebih pendek dan kompak, sehingga menjadi petunjuk penting dalam memahami tahapan evolusi struktur tersebut.<\/p>\n<h2>Dari Senjata Laut Purba Menjadi Taring Laba-Laba<\/h2>\n<p>Evolusi berlangsung selama jutaan tahun, ketika struktur tubuh yang awalnya berfungsi untuk menggenggam perlahan berubah menjadi chelicerae dengan beragam fungsi pada kelompok chelicerata modern.\u00a0<\/p>\n<p>Pada kepiting tapal kuda dan kalajengking, struktur ini membantu menangani makanan, sementara pada caplak digunakan untuk menusuk kulit inang.\u00a0<\/p>\n<p>Pada laba-laba, chelicerae berkembang menjadi taring untuk menangkap dan melumpuhkan mangsa, sehingga taring laba-laba ternyata memiliki jejak evolusi yang dapat ditelusuri hingga arthropoda laut kecil yang hidup lebih dari setengah miliar tahun lalu.<\/p>\n<p>Temuan Urokodia membantu ilmuwan memahami evolusi kelompok chelicerata yang kini mencakup laba-laba, kalajengking, tungau, caplak, dan kepiting tapal kuda.\u00a0<\/p>\n<p>Fosil ini menunjukkan bahwa perubahan evolusi berlangsung bertahap, dari anggota tubuh sederhana pada hewan laut Kambrium hingga struktur dengan fungsi berbeda pada keturunannya.\u00a0<\/p>\n<p>Bagi paleontolog, Urokodia menjadi petunjuk penting untuk menelusuri perjalanan evolusi dari capit kecil hewan laut purba menjadi taring laba-laba modern.\u00a0<\/p>\n<p>(Science Alert\/Earth\/P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919833\/berusia-518-juta-tahun-fosil-laut-ini-ungkap-asal-usul-taring-laba-laba\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berusia 518 Juta Tahun, Fosil Laut Ini \u00a0Ungkap Asal-usul Taring Laba-Laba(Science Alert) TARING laba-laba yang kini menjadi salah satu ciri paling khas kelompok arachnida ternyata memiliki sejarah evolusi yang jauh lebih tua dari kemunculan laba-laba modern.\u00a0 Para ilmuwan menemukan fosil arthropoda laut berusia sekitar 518 juta tahun yang memperlihatkan struktur menyerupai cikal bakal taring laba-laba. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84920,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84919","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84919","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84919"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84919\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84919"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84919"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84919"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}