{"id":84909,"date":"2026-08-09T11:12:35","date_gmt":"2026-08-09T04:12:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/ketum-peradi-profesional-fragmentasi-organisasi-advokat-jadi-tantangan\/"},"modified":"2026-08-09T11:12:35","modified_gmt":"2026-08-09T04:12:35","slug":"ketum-peradi-profesional-fragmentasi-organisasi-advokat-jadi-tantangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/ketum-peradi-profesional-fragmentasi-organisasi-advokat-jadi-tantangan\/","title":{"rendered":"Ketum Peradi Profesional Fragmentasi Organisasi Advokat Jadi Tantangan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/09\/1786247576_77e39e6604d4a345297a.jpeg\" alt=\"Ketum Peradi Profesional:  Fragmentasi Organisasi Advokat Jadi Tantangan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KIPRAH dan perhatiannya soal hukum terus di kembangkan. \u00a0Bersama rekannya sesama advokat sekaligus akademisi di bidang hukum, diantaranya Prof Fauzie Yusuf Hasibuan, dan Prof Abdul Latif. membangun sebuah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/organisasi-advokat\" title=\"Organisasi Advokat\">organisasi advokat<\/a> yang diberi nama\u00a0\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/peradi-profesional\" title=\"PERADI PROFESIONAL\">Peradi Profesional<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Sejak di deklarasikan pada 5 \u00a0Maret 2026 Peradi Profesional terus menunjukkan kinerja yang bermanfaat bagi dunia pendidikan profesi advokat, khususnya bagi generasi muda masa akan datang.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hadirnya Peradi Profesional \u00a0bukan sebagai kompetitor organisasi advokat, namun sebagai jawaban atas kegelisahan kolektif para advokat, yang mengutamakan Integritas dan Karakter Advokat Indonesia. Dan berfokus pada penguatan mutu, etika, dan karakter\u00a0\u00a0advokat.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/887900\/peradi-profesional-usung-profesionalisme-dan-integritas-advokat\" title=\"PERADI Profesional Usung Profesionalisme dan Integritas Advokat\" target=\"_blank\">PERADI Profesional Usung Profesionalisme dan Integritas Advokat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dibawah nahkoda Prof. Dr. Harris Arthur Hedar SH. MH, yang kini dipercaya sebagai Ketua Umum PERADI PROFESIONAL periode 2026-2031, bahwa Peradi Profesional bukan sebagai tandingan organisasi advokat yang telah ada, melainkan sebagai respons atas berbagai tantangan yang dihadapi dunia hukum di Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan tegas \u00a0bahwa organisasi advokat yang dipimpinnya hadir untuk menjaga marwah advokat sebagai profesi yang bermartabat. &#8220;Hadirnya Peradi Profesional untuk memperkuat nilai-nilai kekuatan hukum dan menjadi jembatan dunia pendidikan profesi advokat,&#8221; tegas Harris Arthur kepada wartawan di Jakarta.\u00a0<\/p>\n<h2>Tantangan Hukum<\/h2>\n<p>Harris \u00a0Arthur yang juga menjabat Wakil Rektor IV Universitas Jayabaya ini mengatakan, bahwa profesi advokat saat ini menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari fragmentasi organisasi hingga menurunnya tingkat kepercayaan publik. Kondisi tersebut menurutnya, berpotensi memicu kecenderungan penggunaan profesi advokat untuk kepentingan sesaat yang pada akhirnya mereduksi marwah profesi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/914872\/ketum-peradi-profesional-inisiasi-haul-akbar-syekh-yusuf-al-makassari\" title=\"Ketum Peradi Profesional Inisiasi Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari\" target=\"_blank\">Ketum Peradi Profesional Inisiasi Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, dinamika transformasi digital juga turut mempengaruhi perkembangan sistem hukum. Perkembangan platform digital serta sistem pembiayaan berbasis teknologi melahirkan berbagai hubungan hukum baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem hukum konvensional.<\/p>\n<p>Selain itu, pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru turut menuntut kehadiran advokat yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kematangan etik dan tanggung jawab sosial yang kuat.<\/p>\n<p>&#8220;Berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru menuntut advokat yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara etik serta memiliki tanggung jawab sosial dan konstitusional yang kuat,\u201d ujarnya.\u00a0<\/p>\n<h2>Kerja sama<\/h2>\n<p>Meski usianya seumur jagung, namun Peradi Profesional sudah meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan itu diberikan melalui Piagam Rekor Indonesia Nomor 12803\/R.MURI\/VII\/2026 kepada PERADI Profesional sebagai organisasi advokat dengan penandatanganan kerja sama terbanyak bersama 108 perguruan tinggi keagamaan untuk penyelenggaraan pendidikan advokat.<\/p>\n<p>Atas apresiasi MURI Haris menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama (Kemenag) dan seluruh perguruan tinggi mitra yang telah mendukung terwujudnya capaian tersebut. &#8220;Kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Agama Republik Indonesia beserta Direktur Jenderal Pendidikan Islam, dan juga Universitas Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p>Berkat kerja sama inilah Peradi Profesional dapat meraih penghargaan dari MURI sebagai organisasi advokat pertama yang menandatangani kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta terbanyak di Indonesia,&#8221; ujar Harris,.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Peradi Profesional untuk terus meningkatkan kualitas advokat melalui penguatan kemitraan dengan dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk melahirkan advokat yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan penegakan hukum di Indonesia. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/919826\/ketum-peradi-profesional--fragmentasi-organisasi-advokat-jadi-tantangan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) KIPRAH dan perhatiannya soal hukum terus di kembangkan. \u00a0Bersama rekannya sesama advokat sekaligus akademisi di bidang hukum, diantaranya Prof Fauzie Yusuf Hasibuan, dan Prof Abdul Latif. membangun sebuah organisasi advokat yang diberi nama\u00a0\u00a0Peradi Profesional.\u00a0 Sejak di deklarasikan pada 5 \u00a0Maret 2026 Peradi Profesional terus menunjukkan kinerja yang bermanfaat bagi dunia pendidikan profesi advokat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84910,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84909"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84909\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}