{"id":84824,"date":"2026-08-09T06:43:47","date_gmt":"2026-08-08T23:43:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/umkm-didorong-pakai-kemasan-ramah-lingkungan-untuk-bantu-tangani-sampah-plastik\/"},"modified":"2026-08-09T06:43:47","modified_gmt":"2026-08-08T23:43:47","slug":"umkm-didorong-pakai-kemasan-ramah-lingkungan-untuk-bantu-tangani-sampah-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/09\/umkm-didorong-pakai-kemasan-ramah-lingkungan-untuk-bantu-tangani-sampah-plastik\/","title":{"rendered":"UMKM Didorong Pakai Kemasan Ramah Lingkungan untuk Bantu Tangani Sampah Plastik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/09\/1786231823_99ceb8dce12c9a93cbcf.jpeg\" alt=\"UMKM Didorong Pakai Kemasan Ramah Lingkungan untuk Bantu Tangani Sampah Plastik\"\/><figcaption>Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memberikan edukasi kepada pelaku UMKM Colok Gembrung Berkah Mandiri.(UNJ)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Penggunaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemasan-ramah-lingkungan\" title=\"kemasan ramah lingkungan\">kemasan ramah lingkungan<\/a> mulai didorong kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/umkm\" title=\"UMKM\">UMKM<\/a>) sebagai salah satu langkah mengurangi timbulan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sampah-plastik\" title=\"sampah plastik\">sampah plastik<\/a>. Edukasi mengenai green packaging menjadi penting, terutama bagi UMKM pangan yang masih mengandalkan plastik sekali pakai karena dinilai praktis dan ekonomis. Kondisi tersebut ditemukan pada UMKM Berkah Mandiri, produsen makanan Colok Gembrung berbahan dasar kulit sapi di Dusun Pasirdatar, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil observasi, pelaku usaha masih menggunakan plastik sekali pakai sebagai kemasan produk.<\/p>\n<p>Seiring dengan perkembangan usaha dan peningkatan produksi, penggunaan plastik berpotensi semakin bertambah dan menghasilkan lebih banyak sampah. Plastik yang sulit terurai tersebut dapat menimbulkan persoalan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Melihat kondisi itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unj\" title=\"UNJ\">UNJ<\/a>) memberikan edukasi kepada pelaku UMKM Colok Gembrung Berkah Mandiri agar mulai mempertimbangkan penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/778013\/pinggiran-yang-menginspirasi-saat-jakarta-berkarya-dari-akar\" title=\"Pinggiran yang Menginspirasi: Saat Jakarta Berkarya dari Akar\" target=\"_blank\">Pinggiran yang Menginspirasi: Saat Jakarta Berkarya dari Akar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kegiatan edukasi berbasis kontekstual tersebut dilaksanakan pada 31 Juli 2026 dan diikuti 12 pelaku UMKM. Pendekatan yang digunakan tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui pembahasan yang berkaitan langsung dengan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.<\/p>\n<p>Ketua tim pengabdian, Eka Putri Azrai, mengatakan program tersebut bertujuan memberikan pemahaman sekaligus mendorong pelaku UMKM pangan menggunakan kemasan ramah lingkungan sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan kemasan plastik sekali pakai pada produk colok gembrung berpotensi meningkatkan timbulan sampah seiring dengan peningkatan produksi. Pelaku usaha perlu beralih ke kemasan yang ramah lingkungan untuk menjamin kualitas produk dan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,\u201d ujar Eka Putri Azrai, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (8\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/667716\/biopac-giat-edukasi-masyarakat-kurangi-penggunaan-plastik\" title=\"Biopac Giat Edukasi Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik\" target=\"_blank\">Biopac Giat Edukasi Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian terlebih dahulu memberikan pemahaman mengenai dampak penggunaan plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat penggunaan kemasan ramah lingkungan serta berbagai alternatif kemasan yang dapat diterapkan untuk produk pangan.<\/p>\n<p>Materi edukasi turut didukung booklet sebagai media pembelajaran. Tim juga membawa sejumlah contoh kemasan ramah lingkungan agar peserta dapat melihat secara langsung alternatif yang berpotensi digunakan untuk produk mereka.<\/p>\n<p>Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui diskusi mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis kemasan, termasuk pertimbangan biaya. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai aspek lingkungan, tetapi juga dapat mempertimbangkan penerapannya dari sisi kebutuhan dan keberlanjutan usaha.<\/p>\n<p>Para peserta menunjukkan antusiasme selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai jenis kemasan, harga, hingga alternatif kemasan yang paling sesuai untuk produk Colok Gembrung.<\/p>\n<p>Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, tim pengabdian juga memberikan sejumlah pertanyaan secara lisan selama sesi diskusi. Respons peserta menunjukkan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penggunaan kemasan ramah lingkungan, khususnya dalam mengurangi limbah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan.<\/p>\n<p>Edukasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Berkah Mandiri untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Penggunaan green packaging tidak hanya dipandang sebagai upaya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n<p>Melalui pendekatan edukasi yang berbasis pada persoalan nyata di lapangan, pelaku UMKM diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih ramah lingkungan tanpa mengabaikan aspek kualitas produk, biaya, dan keberlangsungan usaha. (E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919787\/umkm-didorong-pakai-kemasan-ramah-lingkungan-untuk-bantu-tangani-sampah-plastik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memberikan edukasi kepada pelaku UMKM Colok Gembrung Berkah Mandiri.(UNJ) Penggunaan kemasan ramah lingkungan mulai didorong kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu langkah mengurangi timbulan sampah plastik. Edukasi mengenai green packaging menjadi penting, terutama bagi UMKM pangan yang masih mengandalkan plastik sekali pakai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84825,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84824","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84824","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84824"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84824\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84824"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84824"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84824"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}