{"id":84243,"date":"2026-08-07T20:32:37","date_gmt":"2026-08-07T13:32:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/unj-dorong-transformasi-pembelajaran-kimia-lewat-pelatihan-vr-dan-ai-bagi-guru\/"},"modified":"2026-08-07T20:32:37","modified_gmt":"2026-08-07T13:32:37","slug":"unj-dorong-transformasi-pembelajaran-kimia-lewat-pelatihan-vr-dan-ai-bagi-guru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/unj-dorong-transformasi-pembelajaran-kimia-lewat-pelatihan-vr-dan-ai-bagi-guru\/","title":{"rendered":"UNJ Dorong Transformasi Pembelajaran Kimia Lewat Pelatihan VR dan AI bagi Guru"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/07\/1786108868_301e5de80745f73682ad.jpg\" alt=\"UNJ Dorong Transformasi Pembelajaran Kimia Lewat Pelatihan VR dan AI bagi Guru\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok UNJ)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>TRANSFORMASI digital di bidang pendidikan menuntut guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif di dalam kelas. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unj\" title=\"UNJ\">UNJ<\/a>) menyelenggarakan pelatihan implementasi <em>Virtual Reality<\/em> (VR) <em>Laboratory<\/em> terintegrasi <em>Artificial Intelligence<\/em> (AI).<\/p>\n<p>Peserta merupakan guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia DKI Jakarta pada Rabu\u2013Kamis, 29\u201330 Juli 2026. Pelatihan bertajuk Implementasi <em>Media Virtual Reality Terintegrasi Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge<\/em> (TPACK) bagi Guru MGMP Kimia DKI Jakarta ini diikuti sekitar 40 guru Kimia dari berbagai sekolah di DKI Jakarta.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Guru Besar Universitas Negeri Jakarta sekaligus Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat FMIPA UNJ, Ucu Cahyana mengatakan program tersebut bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan materi pembelajaran \u00a0sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, adaptif, serta berpusat pada peserta didik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918763\/unj-perluas-jejaring-akademik-global-melalui-kemitraan-strategis-dengan-pimpri-chinchwad-university-india\" title=\"UNJ Perluas Jejaring Akademik Global melalui Kemitraan Strategis dengan Pimpri Chinchwad University India\" target=\"_blank\">UNJ Perluas Jejaring Akademik Global melalui Kemitraan Strategis dengan Pimpri Chinchwad University India<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Guru perlu memiliki kemampuan mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan materi pembelajaran secara seimbang agar pembelajaran benar-benar memberikan dampak bagi peserta didik,&#8221; ujarnya dalam keterangan resmi.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Ucu, kemampuan <em>Technological Pedagogical Content Knowledge<\/em> (TPACK) menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki guru pada era digital. Oleh karena itu, pelatihan dirancang tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman praktik dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran yang dapat diterapkan secara langsung di sekolah.<\/p>\n<p>Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai pemanfaatan <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/virtual-reality-laboratory\" title=\"virtual reality laboratory\">Virtual Reality Laboratory<\/a><\/em> yang terintegrasi dengan <em>Artificial Intelligence<\/em> dalam pembelajaran kimia. Guru diperkenalkan pada berbagai aplikasi praktikum berbasis VR yang didukung AI sebagai tutor cerdas, sarana analisis pembelajaran, serta media yang mampu mendukung pembelajaran adaptif dan personal.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918748\/dosen-fip-kampus-ini-dampingi-guru-paud-cirebon-kembangkan-pembelajaran-stem-berbasis-bermain\" title=\"Dosen FIP Kampus Ini Dampingi Guru PAUD Cirebon, Kembangkan Pembelajaran STEM Berbasis Bermain\" target=\"_blank\">Dosen FIP Kampus Ini Dampingi Guru PAUD Cirebon, Kembangkan Pembelajaran STEM Berbasis Bermain<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik sehingga memperoleh pengalaman langsung menggunakan teknologi tersebut dalam pembelajaran kimia.<\/p>\n<p>&#8220;<em>Virtual reality<\/em> memberikan pengalaman praktikum yang lebih aman, interaktif, dan mudah diakses. Sementara itu, <em>Artificial Intelligence<\/em> dapat membantu guru memberikan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai kebutuhan peserta didik,&#8221; jelas Ucu.<\/p>\n<p>Selain sesi praktik, peserta juga mengikuti diskusi dan pendampingan dalam menyusun skenario pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan pedagogis sesuai karakteristik materi kimia. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat literasi digital guru.<\/p>\n<p>Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi TPACK guru, terutama dalam memilih teknologi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, merancang aktivitas belajar yang lebih menarik, serta memanfaatkan <em>Artificial Intelligence<\/em> untuk mendukung proses pembelajaran. Para peserta juga memberikan respons positif karena memperoleh wawasan baru mengenai penerapan teknologi digital yang dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing.<\/p>\n<p>Menurut Ucu Cahyana, <em>Virtual Reality Laboratory<\/em> dapat menjadi solusi atas berbagai keterbatasan laboratorium konvensional, seperti keterbatasan alat, bahan praktikum, maupun ruang laboratorium. Teknologi tersebut juga mampu membantu peserta didik memahami konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak melalui visualisasi tiga dimensi yang lebih nyata.<\/p>\n<p>&#8220;Visualisasi tiga dimensi memungkinkan peserta didik memahami konsep-konsep kimia yang sulit diamati secara langsung. Dengan demikian, motivasi dan hasil belajar peserta didik diharapkan dapat meningkat,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan pemanfaatan <em>Artificial Intelligence<\/em> memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar, menyusun soal evaluasi, menganalisis hasil belajar, serta memperoleh alternatif strategi pembelajaran yang lebih inovatif. Sinergi antara VR dan AI menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan digital yang mendukung transformasi pembelajaran menuju era <em>Society 5.0<\/em>. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919503\/unj-dorong-transformasi-pembelajaran-kimia-lewat-pelatihan-vr-dan-ai-bagi-guru\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok UNJ) TRANSFORMASI digital di bidang pendidikan menuntut guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif di dalam kelas. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan pelatihan implementasi Virtual Reality (VR) Laboratory terintegrasi Artificial Intelligence (AI). Peserta merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84244,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84243\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}