{"id":84027,"date":"2026-08-07T11:19:43","date_gmt":"2026-08-07T04:19:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/pemkris-wadah-kolaborasi-dan-advokasi-tokoh-kristen-lintas-denominasi\/"},"modified":"2026-08-07T11:19:43","modified_gmt":"2026-08-07T04:19:43","slug":"pemkris-wadah-kolaborasi-dan-advokasi-tokoh-kristen-lintas-denominasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/pemkris-wadah-kolaborasi-dan-advokasi-tokoh-kristen-lintas-denominasi\/","title":{"rendered":"PEMKRIS Wadah Kolaborasi dan Advokasi Tokoh Kristen Lintas Denominasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/07\/1786076213_a515132315a8bebff0cf.jpg\" alt=\"PEMKRIS: Wadah Kolaborasi dan Advokasi Tokoh Kristen Lintas Denominasi\"\/><figcaption>Inisiasi Pendirian Perkumpulan Pemimipin &amp; Tokoh Kristen Bersatu di Jakarta. (Kiri: Ronny F. Sompie, Tengah: Yasonna Laoly, Kanan: Bishop Joshua Tewuh)(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DINAMIKA kehidupan beragama dan kebangsaan di Indonesia saat ini dinilai memerlukan ruang kolaborasi yang lebih solid bagi para pemimpin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kristen\" title=\"kristen\">Kristen<\/a>. Menjawab tantangan tersebut, kini hadir Perkumpulan Pemimpin &amp; Tokoh Kristen Bersatu (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pemkris\" title=\"pemkris\">PEMKRIS<\/a>), sebuah organisasi yang dirancang menjadi wadah sinergi, komunikasi, sekaligus advokasi bagi tokoh Kristen dari berbagai latar belakang.<\/p>\n<p>Gagasan pembentukan PEMKRIS dimatangkan dalam pertemuan para pendiri yang berlangsung di Restoran Raja Oci, Tebet, Jakarta Selatan. Organisasi ini diinisiasi oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bishop-joshua-tewuh\" title=\"Bishop Joshua Tewuh\">Bishop Joshua Tewuh<\/a>, yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Bishop Joshua Tewuh menjelaskan bahwa PEMKRIS diposisikan sebagai &#8220;rumah bersama&#8221;. Wadah ini mempertemukan para pemimpin gereja, akademisi, profesional, pengusaha, hingga tokoh masyarakat untuk membangun kolaborasi yang berdampak nyata bagi umat dan bangsa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/907747\/krisis-eksodus-umat-kristen-di-tanah-suci-tekanan-pemukim-dan-kebijakan-israel\" title=\"Krisis Eksodus Umat Kristen di Tanah Suci: Tekanan Pemukim dan Kebijakan Israel\" target=\"_blank\">Krisis Eksodus Umat Kristen di Tanah Suci: Tekanan Pemukim dan Kebijakan Israel<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami ingin menghadirkan sebuah rumah bersama yang mampu menyatukan berbagai potensi, pengalaman, dan pemikiran para pemimpin Kristen sehingga dapat memberikan kontribusi nyata, tidak hanya bagi umat, tetapi juga bagi pembangunan bangsa,\u201d ujar Bishop Joshua yang juga dikenal sebagai Ketua Sinode Gereja Imanuel dan pendiri STALK Jakarta.<\/p>\n<h3>Visi, Misi, dan Fungsi Strategis<\/h3>\n<p>Dengan slogan <i>\u201cJaga, Kawal &amp; Advokasi Kekristenan di Indonesia\u201d<\/i>, PEMKRIS memiliki visi menjadi rumah besar lintas denominasi. Fokus utamanya adalah membangun kemitraan strategis dengan pemerintah guna mengawal hak-hak konstitusional masyarakat Kristen sesuai koridor hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>Untuk menjalankan roda organisasi, PEMKRIS menetapkan enam fungsi utama sebagai berikut:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/874446\/israel-cegah-patriark-latin-jerusalem-masuki-makam-suci-pada-minggu-palma\" title=\"Israel Cegah Patriark Latin Jerusalem Masuki Makam Suci pada Minggu Palma\" target=\"_blank\">Israel Cegah Patriark Latin Jerusalem Masuki Makam Suci pada Minggu Palma<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">No<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Fungsi Utama PEMKRIS<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">1<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Mitra Pemerintah<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">2<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Katalisator<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">3<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Konektor<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">4<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Negosiator dan Mediator<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">5<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Navigator<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">6<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 10px; border: 1px solid #ddd;\">Promotor Pengembangan Kepemimpinan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Agenda Strategis dan Crisis Center<\/h3>\n<p>Sebagai langkah konkret, PEMKRIS telah menyusun sejumlah agenda prioritas. Program tersebut meliputi kaderisasi pemimpin muda, seminar akademik, kegiatan sosial kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Salah satu terobosan penting yang disiapkan adalah pembentukan <b>Crisis Center<\/b>.<\/p>\n<p>Pusat layanan ini akan berfungsi sebagai wadah pengaduan terpadu bagi gereja maupun masyarakat Kristen yang menghadapi kendala sengketa rumah ibadah, diskriminasi, atau konflik SARA. Melalui Crisis Center, PEMKRIS akan melakukan pendampingan hukum dan mediasi guna mencari solusi yang damai dan konstitusional.<\/p>\n<p><strong>Komitmen Kebangsaan:<\/strong> PEMKRIS menegaskan dukungannya terhadap penguatan moderasi beragama dan perluasan dialog lintas pemangku kepentingan demi menjaga persatuan nasional.<\/p>\n<p>Saat ini, PEMKRIS tengah merampungkan struktur organisasi nasional yang mencakup Dewan Pengawas, Dewan Pengurus Pusat (DPP), hingga tingkat daerah (DPD) dan cabang (DPC). Dengan dukungan luas dari berbagai tokoh, organisasi ini diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui semangat pelayanan dan kebersamaan. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919299\/pemkris-wadah-kolaborasi-dan-advokasi-tokoh-kristen-lintas-denominasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inisiasi Pendirian Perkumpulan Pemimipin &amp; Tokoh Kristen Bersatu di Jakarta. (Kiri: Ronny F. Sompie, Tengah: Yasonna Laoly, Kanan: Bishop Joshua Tewuh)(MI\/HO) DINAMIKA kehidupan beragama dan kebangsaan di Indonesia saat ini dinilai memerlukan ruang kolaborasi yang lebih solid bagi para pemimpin Kristen. Menjawab tantangan tersebut, kini hadir Perkumpulan Pemimpin &amp; Tokoh Kristen Bersatu (PEMKRIS), sebuah organisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84028,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84027"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84027\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}