{"id":84025,"date":"2026-08-07T11:14:36","date_gmt":"2026-08-07T04:14:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/scarlett-johansson-kritik-standar-kecantikan-ekstrem-hollywood-masa-lalu\/"},"modified":"2026-08-07T11:14:36","modified_gmt":"2026-08-07T04:14:36","slug":"scarlett-johansson-kritik-standar-kecantikan-ekstrem-hollywood-masa-lalu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/scarlett-johansson-kritik-standar-kecantikan-ekstrem-hollywood-masa-lalu\/","title":{"rendered":"Scarlett Johansson Kritik Standar Kecantikan Ekstrem Hollywood Masa Lalu"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/07\/1786075681_76b12b052ecaa4e1c00d.jpg\" alt=\"Scarlett Johansson Kritik Standar Kecantikan Ekstrem Hollywood Masa Lalu\"\/><figcaption>Scarlett Johansson(AFP\/Patrick T. Fallon)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aktris\" title=\"Aktris\">AKTRIS<\/a> papan atas Hollywood, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/scarlett-johansson\" title=\"Scarlett Johansson\">Scarlett Johansson<\/a>, baru-baru ini membagikan refleksi mendalam mengenai tekanan standar kecantikan ekstrem yang harus ia hadapi di awal kariernya. Bintang film <em>Black Widow<\/em> ini menggambarkan ekspektasi penampilan terhadap aktris muda di masa lalu sebagai sesuatu yang &#8220;tidak dapat dicapai&#8221; dan sangat membatasi ekspresi diri.<\/p>\n<p>Dalam cuplikan wawancara untuk serial <em>Home in Five<\/em> milik <em>Good Housekeeping<\/em> pada Rabu (5\/8), Johansson yang kini berusia 41 tahun mengenang bagaimana norma karpet merah dua dekade lalu memaksa para bintang film untuk tunduk pada satu formula baku yang kaku.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Ada standar seperti itu tentang bagaimana bintang film seharusnya terlihat. Itu tidak dapat dicapai dan tidak memungkinkan adanya gaya personal dengan cara yang sama seperti sekarang,&#8221; ungkap peraih nominasi Academy Awards tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/589912\/komunikasi-dan-tertawa-jadi-kunci-romantisme-scarlett-johansson-dan-suami\" title=\"Komunikasi dan Tertawa Jadi Kunci Romantisme Scarlett Johansson dan Suami\" target=\"_blank\">Komunikasi dan Tertawa Jadi Kunci Romantisme Scarlett Johansson dan Suami<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Terjebak Stereotip dan Penghakiman<\/h3>\n<p>Meniti karier di era 90-an dan awal 2000-an memberikan tantangan tersendiri bagi Johansson. Ia merasa pada masa itu, wanita di industri perfilman sangat dihakimi berdasarkan penampilan fisik mereka. Tekanan ini sering kali membuatnya terjebak dalam stereotip peran tertentu, seperti karakter &#8220;bom seks&#8221; atau selingkuhan, yang sulit untuk ia lepaskan selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Namun, seiring berjalannya waktu, Johansson melihat adanya evolusi positif dalam dunia mode dan kecantikan. Menurutnya, panggung hiburan modern kini jauh lebih merangkul individualitas.<\/p>\n<p>&#8220;Para aktor dapat mengekspresikan gaya personal mereka di karpet merah jauh lebih banyak daripada yang pernah mereka lakukan sebelumnya,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/323618\/scarlett-johansson-tidak-terjebak-tekanan\" title=\"Scarlett Johansson Tidak Terjebak Tekanan\" target=\"_blank\">Scarlett Johansson Tidak Terjebak Tekanan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Dari Masalah Kulit Menjadi Inovasi<\/h3>\n<p>Perubahan paradigma ini tidak hanya dirasakan di Hollywood, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Johansson menyoroti bagaimana masyarakat kini lebih berani menunjukkan proses perawatan diri mereka di ruang publik tanpa rasa malu, seperti penggunaan stiker jerawat atau masker mata di tempat umum.<\/p>\n<p>Keterbukaan ini sangat personal bagi Johansson. Ia mengungkapkan bahwa perjuangannya melawan masalah jerawat sejak usia 12 tahun menjadi motivasi utama di balik pendirian lini perawatan kulitnya. Ia bahkan mengenang momen tidak menyenangkan saat seorang penata rias mengomentari tekstur kulitnya secara negatif di set film <em>The Horse Whisperer<\/em>.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Informasi Utama<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Detail<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Nama Aktris<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Scarlett Johansson<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Usia Saat Ini<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">41 Tahun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Merek Perawatan Kulit<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">The Outset (Diluncurkan Maret 2022)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Proyek Film Terbaru<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Jurassic World Rebirth<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Isu Utama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Standar kecantikan tidak realistis vs Kebebasan ekspresi diri<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Bintang <em>Jurassic World Rebirth<\/em> ini menegaskan bahwa meskipun penampilan tetap menjadi elemen penting di Hollywood, para pelaku industri saat ini memiliki kebebasan yang jauh lebih besar untuk menentukan citra diri mereka sendiri. Baginya, era sekarang adalah kemenangan bagi individualitas di atas standar ideal yang tidak realistis. (People, The Express Tribune\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/919297\/scarlett-johansson-kritik-standar-kecantikan-ekstrem-hollywood-masa-lalu\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Scarlett Johansson(AFP\/Patrick T. Fallon) AKTRIS papan atas Hollywood, Scarlett Johansson, baru-baru ini membagikan refleksi mendalam mengenai tekanan standar kecantikan ekstrem yang harus ia hadapi di awal kariernya. Bintang film Black Widow ini menggambarkan ekspektasi penampilan terhadap aktris muda di masa lalu sebagai sesuatu yang &#8220;tidak dapat dicapai&#8221; dan sangat membatasi ekspresi diri. Dalam cuplikan wawancara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84025"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84025\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}