{"id":84009,"date":"2026-08-07T10:34:35","date_gmt":"2026-08-07T03:34:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/penurunan-daya-ingat-ternyata-buat-lansia-makin-malas-bergerak\/"},"modified":"2026-08-07T10:34:35","modified_gmt":"2026-08-07T03:34:35","slug":"penurunan-daya-ingat-ternyata-buat-lansia-makin-malas-bergerak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/07\/penurunan-daya-ingat-ternyata-buat-lansia-makin-malas-bergerak\/","title":{"rendered":"Penurunan Daya Ingat Ternyata Buat Lansia Makin Malas Bergerak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/07\/1786058101_24414a1289a28d3453a7.jpg\" alt=\"Penurunan Daya Ingat Ternyata Buat Lansia Makin Malas Bergerak\"\/><figcaption>ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SELAMA ini, aktivitas fisik seperti berjalan kaki dan berenang selalu direkomendasikan untuk menjaga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-otak-lansia\" title=\"kesehatan otak lansia\">kesehatan otak lansia<\/a>. Namun, sebuah penelitian terbaru justru mengungkapkan fakta sebaliknya, penurunan fungsi memori dan daya pikir ternyata menjadi penyebab lansia menjadi kurang aktif bergerak.<\/p>\n<p>Studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open ini menganalisis data dari 2.529 orang dewasa berusia 50 tahun ke atas di Inggris. Para peneliti melacak fungsi kognitif peserta selama 17 tahun melalui tes ingatan dan kelancaran berbahasa. Setelah itu, tingkat aktivitas fisik harian peserta diukur menggunakan wrist accelerometer selama delapan hari berturut-turut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Penurunan Memori Memicu Gaya Hidup Sedentari<\/h2>\n<p>Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan erat antara penurunan fungsi otak jangka panjang dengan berkurangnya aktivitas harian. Lansia yang mengalami <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penurunan-daya-ingat\" title=\"penurunan daya ingat\">penurunan daya ingat<\/a> secara signifikan cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu untuk beraktivitas fisik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918294\/perbedaan-demensia-dan-alzheimer-gejala-penyebab-dan-penanganan\" title=\"Perbedaan Demensia dan Alzheimer: Gejala, Penyebab, dan Penanganan\" target=\"_blank\">Perbedaan Demensia dan Alzheimer: Gejala, Penyebab, dan Penanganan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Peserta dengan penurunan memori yang tajam melakukan aktivitas fisik ringan 1,6 jam lebih sedikit per minggu dibandingkan mereka yang memorinya stabil.<\/p>\n<p>Pada kelompok lansia di atas 70 tahun, penurunannya makin terlihat jelas, yakni berkurang hingga 2,3 jam per minggu.<\/p>\n<p>Aktivitas ringan yang berkurang mencakup kegiatan sehari-hari, seperti berjalan santai, merapikan rumah, atau menyiapkan makanan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/897656\/6-penyebab-sering-lupa-selain-pikun-yang-perlu-anda-waspadai\" title=\"6 Penyebab Sering Lupa Selain Pikun yang Perlu Anda Waspadai\" target=\"_blank\">6 Penyebab Sering Lupa Selain Pikun yang Perlu Anda Waspadai<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Seiring berkurangnya aktivitas ringan, waktu duduk atau berbaring (perilaku sedentari) pada lansia tersebut makin meningkat.<\/p>\n<p>Para peneliti mencatat bahwa perubahan fungsi memori memiliki pengaruh yang jauh lebih kuat terhadap pola gerakan harian dibandingkan perubahan pada kelancaran berbahasa.<\/p>\n<h2>Pentingnya Dukungan bagi Lansia<\/h2>\n<p>Temuan ini mengubah sudut pandang umum mengenai proses penuaan. Ketika lansia mulai melambat dan lebih banyak duduk, penyebabnya tidak selalu karena masalah fisik seperti nyeri sendi atau kelelahan otot. Penurunan gerakan harian bisa jadi merupakan indikator awal dari perubahan fungsi kognitif.<\/p>\n<p>Secara biologis, otak membutuhkan daya pemrosesan untuk merencanakan dan memulai suatu kegiatan. Jika fungsi memori mulai memudar, dorongan alami untuk tetap aktif ikut menurun.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, keluarga dan pendamping lansia tidak bisa hanya mengandalkan imbauan agar mereka mau bergerak. Lansia memerlukan dukungan terstruktur dan pengingat yang lembut untuk membantu meringankan beban kognitif dalam merencanakan aktivitas fisik harian. Menjaga daya ingat tetap tajam menjadi kunci penting untuk mempertahankan kemandirian fisik lansia. (Eating Well\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919245\/penurunan-daya-ingat-ternyata-buat-lansia-makin-malas-bergerak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Magnific) SELAMA ini, aktivitas fisik seperti berjalan kaki dan berenang selalu direkomendasikan untuk menjaga kesehatan otak lansia. Namun, sebuah penelitian terbaru justru mengungkapkan fakta sebaliknya, penurunan fungsi memori dan daya pikir ternyata menjadi penyebab lansia menjadi kurang aktif bergerak. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open ini menganalisis data dari 2.529 orang dewasa berusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":84010,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-84009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84009"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84009\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}