{"id":83469,"date":"2026-08-06T04:58:38","date_gmt":"2026-08-06T04:58:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/06\/pengamat-kecelakaan-truk-bukan-sekadar-human-error-melainkan-kegagalan-sistem\/"},"modified":"2026-08-06T04:58:38","modified_gmt":"2026-08-06T04:58:38","slug":"pengamat-kecelakaan-truk-bukan-sekadar-human-error-melainkan-kegagalan-sistem","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/06\/pengamat-kecelakaan-truk-bukan-sekadar-human-error-melainkan-kegagalan-sistem\/","title":{"rendered":"Pengamat Kecelakaan Truk bukan Sekadar Human Error, Melainkan Kegagalan Sistem"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/06\/1785991895_3e9a2cda5efcc8f64f05.jpg\" alt=\"Pengamat: Kecelakaan Truk bukan Sekadar Human Error, Melainkan Kegagalan Sistem\"\/><figcaption>Ilustrasi .(MI-HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>RENTETAN kecelakaan angkutan barang di Indonesia tidak lagi bisa dipandang sebagai kesalahan pengemudi atau <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/human-error\" title=\"Human Error\">human error<\/a><\/em> semata.\u00a0<\/p>\n<p>Berulangnya insiden tragis di jalan raya menunjukkan adanya kegagalan mendasar pada sistem pengawasan dan manajemen keselamatan angkutan barang secara nasional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hal tersebut ditegaskan oleh akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/916028\/guru-besar-ui-tegaskan-penegakan-hukum-maksimal-kunci-berantas-judi-online\" title=\"Guru Besar UI Tegaskan Penegakan Hukum Maksimal Kunci Berantas Judi Online\" target=\"_blank\">Guru Besar UI Tegaskan Penegakan Hukum Maksimal Kunci Berantas Judi Online<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cNarasi rem blong, ban pecah, atau <em>human error<\/em> selalu muncul setiap terjadi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kecelakaan-truk\" title=\"kecelakaan truk\">kecelakaan truk<\/a>. Padahal, persoalan utamanya adalah sistem keselamatan yang lemah. Keselamatan publik dikorbankan demi mengejar efisiensi logistik,\u201d kata Djoko kepada Media Indonesia, Kamis (6\/8).<\/p>\n<p><strong>PRAKTIK ODOL DAN BEBAN APBN<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nData Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja mencatat lebih dari 100 orang meninggal dunia setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas, dengan 75% di antaranya merupakan pengendara sepeda motor.\u00a0<\/p>\n<p>Meski angka fatalitas pada arus mudik 2026 turun sekitar 8% dibanding tahun sebelumnya, mayoritas korban tetap didominasi oleh kelompok usia produktif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/915955\/pembentukan-7-kejari-baru-jawab-kebutuhan-hukum-dan-otonomi-daerah\" title=\"Pembentukan 7 Kejari Baru Jawab Kebutuhan Hukum dan Otonomi Daerah\" target=\"_blank\">Pembentukan 7 Kejari Baru Jawab Kebutuhan Hukum dan Otonomi Daerah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Djoko menyebut praktik <em>over dimension over loading<\/em> (ODOL) sebagai salah satu akar masalah utama. Truk bermuatan berlebih tidak hanya memperbesar risiko kecelakaan beruntun, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.<\/p>\n<p>\u201cSelama ODOL masih dibiarkan, masyarakat terus menanggung biaya keselamatan dan kerusakan infrastruktur demi keuntungan segelintir pelaku usaha,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><strong>SOPIR HANYA KORBAN DI TINGKAT HILIR<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nDjoko menilai tindakan menyalahkan sopir sepenuhnya merupakan cara pandang yang keliru. Sopir berada di posisi paling hilir dalam rantai logistik dan kerap dipaksa mengoperasikan kendaraan tidak laik jalan atau bekerja melebihi batas kemampuan fisik.<\/p>\n<p>\u201cYang harus dimintai pertanggungjawaban bukan hanya sopir, tetapi juga perusahaan angkutan dan pemilik barang yang membiarkan praktik itu terjadi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menyayangkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penegakan-hukum\" title=\"penegakan hukum\">penegakan hukum<\/a> selama ini yang belum menyentuh aktor utama. Sanksi pidana maupun administratif lebih banyak dijatuhkan kepada pengemudi, sementara pihak korporasi dan pemilik barang kerap lolos dari jerat hukum.<\/p>\n<p><strong>MODERNISASI SISTEM KESELAMATAN<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nGuna menyelesaikannya, pemerintah didorong untuk segera memperketat pengawasan berbasis teknologi digital, seperti:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 Uji KIR digital yang transparan dan terintegrasi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 Penerapan <em>weigh-in-motion<\/em> (WIM) di titik-titik krusial.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 Pemasangan <em>speed limiter<\/em> pada angkutan barang.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>\u00a0 \u00a0 Sistem pemantauan jam kerja pengemudi yang terintegrasi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Selain perbaikan pada moda darat, distribusi logistik nasional perlu dipindahkan secara masif ke moda angkutan yang lebih aman dan efisien, seperti kereta api barang dan tol laut.<\/p>\n<p>\u201cBila keselamatan terus ditempatkan di bawah kepentingan ekonomi jangka pendek, kecelakaan angkutan barang akan terus berulang. Yang dibutuhkan sekarang bukan tambahan aturan, tetapi keberanian menegakkan hukum hingga ke tingkat korporasi,\u201d pungkas Djoko. (Far\/P-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/918897\/pengamat-kecelakaan-truk-bukan-sekadar-human-error-melainkan-kegagalan-sistem\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi .(MI-HO) RENTETAN kecelakaan angkutan barang di Indonesia tidak lagi bisa dipandang sebagai kesalahan pengemudi atau human error semata.\u00a0 Berulangnya insiden tragis di jalan raya menunjukkan adanya kegagalan mendasar pada sistem pengawasan dan manajemen keselamatan angkutan barang secara nasional. Hal tersebut ditegaskan oleh akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-83469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83469"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83469\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}