{"id":83216,"date":"2026-08-05T17:45:39","date_gmt":"2026-08-05T17:45:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/dari-foto-formal-ke-ruang-ekspresi-tren-self-photo-studio-kian-menguat\/"},"modified":"2026-08-05T17:45:39","modified_gmt":"2026-08-05T17:45:39","slug":"dari-foto-formal-ke-ruang-ekspresi-tren-self-photo-studio-kian-menguat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/dari-foto-formal-ke-ruang-ekspresi-tren-self-photo-studio-kian-menguat\/","title":{"rendered":"Dari Foto Formal ke Ruang Ekspresi, Tren Self Photo Studio Kian Menguat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/05\/1785946146_dff53418d134b4844dbc.jpg\" alt=\"Dari Foto Formal ke Ruang Ekspresi, Tren Self Photo Studio Kian Menguat\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Perubahan gaya hidup masyarakat dalam mengabadikan momen membuka peluang baru bagi pertumbuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/industri-kreatif\" title=\"industri kreatif\">industri kreatif<\/a> nasional. Jika dahulu studio foto identik dengan kebutuhan formal seperti wisuda atau foto keluarga, kini self <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/photo-studio\" title=\"photo studio\">photo studio<\/a> berkembang menjadi ruang ekspresi yang diminati generasi muda, komunitas, dan perusahaan untuk menciptakan pengalaman bersama<\/p>\n<p>Fenomena tersebut mencerminkan bergesernya preferensi masyarakat dari sekadar mengejar hasil foto menjadi mencari pengalaman (experience) yang lebih personal dan interaktif. Tren ini turut memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang bertumpu pada inovasi layanan dan pengalaman pelanggan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Founder &amp; CEO PT Karya Utama Yuwana A Billy G S (Billy Abraham) mengatakan masyarakat kini datang ke studio foto bukan hanya untuk memperoleh gambar menarik, tetapi juga menikmati proses berinteraksi dengan orang-orang terdekat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/916369\/the-continuum-sae-indonesia-pameran-karya-kreatif-mahasiswa-2026\" title=\"THE CONTINUUM SAE Indonesia: Pameran Karya Kreatif Mahasiswa 2026\" target=\"_blank\">THE CONTINUUM SAE Indonesia: Pameran Karya Kreatif Mahasiswa 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Sekarang orang datang ke studio bukan hanya untuk mendapatkan foto bagus, tetapi juga menikmati prosesnya. Mereka ingin bisa bebas berekspresi, bercanda, mencoba berbagai pose, dan menciptakan kenangan bersama. Pengalaman itu menjadi bagian yang sama pentingnya dengan hasil fotonya,&#8221; ujar Billy, Rabu (5\/8\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, pelanggan self photo studio kini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pasangan, keluarga, organisasi mahasiswa, komunitas hobi, hingga perusahaan yang ingin mengabadikan momen kebersamaan.<\/p>\n<p>Salah satu komunitas yang cukup sering memanfaatkan layanan tersebut adalah komunitas cosplay. Billy menjelaskan konsep self photo studio memberikan keleluasaan bagi para cosplayer untuk mengekspresikan karakter tanpa merasa canggung karena tidak ada fotografer yang mengarahkan selama proses pemotretan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/fashion\/915694\/industri-pet-fashion-berkembang-kompetisi-desain-jadi-wadah-lahirkan-talenta-baru\" title=\"Industri Pet Fashion Berkembang, Kompetisi Desain Jadi Wadah Lahirkan Talenta Baru\" target=\"_blank\">Industri Pet Fashion Berkembang, Kompetisi Desain Jadi Wadah Lahirkan Talenta Baru<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Mereka memilih self photo studio karena lebih leluasa mengekspresikan karakter yang diperankan tanpa merasa canggung. Tidak ada fotografer yang mengarahkan sehingga suasananya terasa lebih nyaman dan natural,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Melihat perubahan perilaku konsumen tersebut, Billy mendirikan Kuy Studio pada 2021 dengan konsep self photo studio yang memungkinkan pelanggan mengambil foto sendiri menggunakan peralatan studio profesional dan remote shutter.<\/p>\n<p>Layanan yang awalnya hanya berfokus pada self photo studio kemudian berkembang menjadi berbagai pilihan, seperti photobox, pasfoto, dan studio berkonsep landscape yang mampu menampung hingga 30 orang dalam satu sesi pemotretan.<\/p>\n<p>Menurut Billy, kehadiran studio berkapasitas besar merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan komunitas, organisasi, dan keluarga besar yang ingin berfoto bersama dalam satu bingkai.<\/p>\n<p>&#8220;Semakin banyak pelanggan yang datang dalam jumlah besar. Karena itu kami menghadirkan studio landscape agar seluruh anggota bisa masuk dalam satu frame tanpa harus dibagi menjadi beberapa sesi,&#8221; ujarnya.<br \/>&#13;<br \/>\nBerawal dari satu studio di Kota Malang, Kuy Studio berkembang secara bertahap hingga memiliki 12 cabang di berbagai kota di Pulau Jawa dan Bali. Selama beroperasi, perusahaan tersebut melayani lebih dari 50.000 pelanggan dengan rata-rata penilaian 4,9 dari lebih dari 22 ribu ulasan di Google Maps.<\/p>\n<p>Billy menuturkan pertumbuhan bisnis tidak hanya ditentukan penambahan jumlah cabang, tetapi juga oleh kemampuan menjaga standar pelayanan dan pengalaman pelanggan di setiap lokasi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami percaya bisnis yang bertumbuh bukan hanya soal menambah jumlah outlet, tetapi memastikan kualitas pelayanan, operasional, dan pengalaman pelanggan tetap konsisten di setiap cabang,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dengan pengalaman lebih dari tujuh tahun di bidang digital marketing dan pengembangan bisnis, Billy mengembangkan sistem operasional yang terstandarisasi agar kualitas layanan tetap terjaga. Perusahaan juga terus melakukan inovasi melalui kolaborasi dengan content creator, pengembangan produk, serta strategi pemasaran berbasis data.<\/p>\n<p>Billy menilai industri self photo studio masih memiliki prospek besar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang kreatif untuk mendokumentasikan berbagai momen. Menurutnya, perkembangan itu juga membuka peluang bagi lahirnya pelaku usaha baru di sektor ekonomi kreatif.<\/p>\n<p>&#8220;Kami melihat potensinya masih amat besar karena kebutuhan masyarakat untuk mendokumentasikan momen akan selalu ada. Yang berubah adalah cara mereka melakukannya. Karena itu kami ingin terus berinovasi agar pengalaman yang diberikan selalu relevan dengan perkembangan zaman,&#8221; tutup Billy. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/918772\/dari-foto-formal-ke-ruang-ekspresi-tren-self-photo-studio-kian-menguat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) Perubahan gaya hidup masyarakat dalam mengabadikan momen membuka peluang baru bagi pertumbuhan industri kreatif nasional. Jika dahulu studio foto identik dengan kebutuhan formal seperti wisuda atau foto keluarga, kini self photo studio berkembang menjadi ruang ekspresi yang diminati generasi muda, komunitas, dan perusahaan untuk menciptakan pengalaman bersama Fenomena tersebut mencerminkan bergesernya preferensi masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83217,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-83216","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83216"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83216\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83217"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}