{"id":83045,"date":"2026-08-05T10:28:36","date_gmt":"2026-08-05T10:28:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/kanker-pada-usia-muda-meningkat-berikut-jenis-yang-paling-sering-didiagnosis\/"},"modified":"2026-08-05T10:28:36","modified_gmt":"2026-08-05T10:28:36","slug":"kanker-pada-usia-muda-meningkat-berikut-jenis-yang-paling-sering-didiagnosis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/kanker-pada-usia-muda-meningkat-berikut-jenis-yang-paling-sering-didiagnosis\/","title":{"rendered":"Kanker pada Usia Muda Meningkat, Berikut Jenis yang Paling Sering Didiagnosis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/05\/1785925294_5447df9743cfb79f2c51.jpeg\" alt=\"Kanker pada Usia Muda Meningkat, Berikut Jenis yang Paling Sering Didiagnosis\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kanker\" title=\"kanker\">KANKER<\/a> merupakan penyakit mematikan yang tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada remaja dan dewasa muda.<\/p>\n<p>Menurut National Cancer Institute (NCI), diperkirakan sebanyak 85.480 remaja dan dewasa muda berusia 15\u201339 tahun di Amerika Serikat akan didiagnosis menderita kanker pada 2025.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Jumlah tersebut setara dengan sekitar 4,2% dari seluruh kasus kanker yang diperkirakan terjadi pada tahun itu. Selain itu, data NCI menunjukkan tingkat kasus kanker baru pada kelompok usia 15\u201339 tahun meningkat rata-rata 0,3% setiap tahun selama periode 2013\u20132022. Di sisi lain, tingkat kematian akibat kanker pada kelompok usia yang sama menurun rata-rata 0,9% per tahun selama 2014 &#8211; 2023. \u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911704\/kenali-berbagai-jenis-kanker-dan-gejala-yang-perlu-diwaspadai\" title=\"Kenali Berbagai Jenis Kanker dan Gejala yang Perlu Diwaspadai\" target=\"_blank\">Kenali Berbagai Jenis Kanker dan Gejala yang Perlu Diwaspadai<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Jenis Jenis Kanker yang Banyak Ditemukan pada Usia Muda<\/h2>\n<p>National Cancer Institute (NCI) mencatat bahwa jenis kanker yang paling umum ditemukan pada remaja dan dewasa muda berusia 15\u201339 tahun meliputi:<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker payudara<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker tiroid<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker testis<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Melanoma<\/p>\n<p>Selain itu, terdapat beberapa jenis kanker lain yang juga banyak didiagnosis pada kelompok usia tersebut, yaitu:<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Tumor otak dan sistem saraf pusat<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker serviks<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker kolorektal<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Leukemia<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Limfoma<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Sarkoma, termasuk kanker tulang dan sarkoma jaringan lunak<\/p>\n<p>Insidensi setiap jenis kanker berbeda pada masing-masing kelompok usia. National Cancer Institute membaginya sebagai berikut:<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Usia 15\u201319 tahun: kanker tiroid, limfoma Hodgkin, tumor otak dan sistem saraf pusat, serta limfoma non-Hodgkin.<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Usia 20\u201329 tahun: kanker tiroid, kanker testis, melanoma, dan limfoma Hodgkin.<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Usia 30\u201339 tahun: kanker payudara, kanker tiroid, melanoma, serta kanker usus besar dan rektum.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/911091\/kolaborasi-indonesia-tiongkok-perkuat-penanganan-kanker-berbasis-teknologi-dan-riset\" title=\"Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset\" target=\"_blank\">Kolaborasi Indonesia-Tiongkok Perkuat Penanganan Kanker Berbasis Teknologi dan Riset<\/a><\/strong><\/p>\n<p>NCI juga menyebutkan bahwa jenis kanker yang paling banyak ditemukan berbeda antara laki-laki dan perempuan, yaitu:<\/p>\n<p>Pada laki-laki:<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker testis<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker usus besar dan rektum<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Limfoma non-Hodgkin<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker tiroid<\/p>\n<p>Pada perempuan:<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker payudara<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker tiroid<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Melanoma<br \/>&#13;<br \/>\n&#8211; Kanker serviks<\/p>\n<h2>Penyebab Terjadinya Kanker pada Usia Muda<\/h2>\n<p>Menurut National Cancer Institute (NCI) menyatakan beberapa faktor yang diduga berkontribusi, seperti obesitas, konsumsi alkohol berlebihan, perubahan pada mikrobioma atau bakteri di dalam tubuh, serta paparan faktor lingkungan.<\/p>\n<p>NCI menegaskan bahwa bukti ilmiah yang ada saat ini belum cukup untuk memastikan bahwa salah satu faktor tersebut menjadi penyebab utama meningkatnya kanker pada kelompok usia muda.\u00a0<\/p>\n<p>Meski kasus kanker pada usia muda menunjukkan peningkatan, National Cancer Institute menegaskan bahwa penelitian mengenai penyebabnya masih terus berlangsung.\u00a0<\/p>\n<p>Pemahaman terhadap faktor risiko dan deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya penanganan penyakit tersebut.\u00a0(Chatrine Simanjuntak\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918601\/kanker-pada-usia-muda-meningkat-berikut-jenis-yang-paling-sering-didiagnosis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Magnific) KANKER merupakan penyakit mematikan yang tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada remaja dan dewasa muda. Menurut National Cancer Institute (NCI), diperkirakan sebanyak 85.480 remaja dan dewasa muda berusia 15\u201339 tahun di Amerika Serikat akan didiagnosis menderita kanker pada 2025.\u00a0 Jumlah tersebut setara dengan sekitar 4,2% dari seluruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":83046,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-83045","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83045","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83045"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83045\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83046"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}