{"id":82943,"date":"2026-08-05T06:05:40","date_gmt":"2026-08-05T06:05:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/terapi-anjing-untuk-pasien-stroke-bangkitkan-semangat-dan-bikin-sesi-rehabilitasi-lebih-efektif\/"},"modified":"2026-08-05T06:05:40","modified_gmt":"2026-08-05T06:05:40","slug":"terapi-anjing-untuk-pasien-stroke-bangkitkan-semangat-dan-bikin-sesi-rehabilitasi-lebih-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/05\/terapi-anjing-untuk-pasien-stroke-bangkitkan-semangat-dan-bikin-sesi-rehabilitasi-lebih-efektif\/","title":{"rendered":"Terapi Anjing untuk Pasien Stroke Bangkitkan Semangat dan Bikin Sesi Rehabilitasi Lebih Efektif"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/05\/1785884159_6f8eb3cf51516d0202ed.jpg\" alt=\"Terapi Anjing untuk Pasien Stroke: Bangkitkan Semangat dan Bikin Sesi Rehabilitasi Lebih Efektif\"\/><figcaption>ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMULIHAN dari serangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/stroke\" title=\"stroke\">stroke<\/a> membutuhkan ketabahan yang sama besarnya dengan proses pengobatan itu sendiri. Latihan rehabilitasi sering kali terasa melelahkan, berulang, dan sulit dijalani secara konsisten, terutama ketika pasien kekurangan energi atau motivasi.<\/p>\n<p>Sebuah studi baru menunjukkan bahwa keberadaan anjing terapi dapat membantu mengubah kondisi tersebut. Pasien stroke yang menyelesaikan latihan rehabilitasi bersama anjing terapi terbukti berusaha lebih keras dibandingkan mereka yang melakukan latihan serupa sendirian.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Riset yang didanai oleh Nestl\u00e9 Purina dan dipublikasikan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings ini berlangsung selama sekitar satu tahun di Rochester, Minnesota. Peneliti dari Mayo Clinic melibatkan 50 pasien stroke yang dibagi secara acak ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama menerima terapi fisik, okupasi, dan wicara standar, sementara kelompok kedua mendapatkan terapi yang sama dengan tambahan kehadiran anjing terapi dalam beberapa sesi mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/713186\/prevalensi-stroke-di-indonesia-serta-rs-rujukan-untuk-penderita-stroke\" title=\"Prevalensi Stroke di Indonesia serta RS Rujukan untuk Penderita Stroke\" target=\"_blank\">Prevalensi Stroke di Indonesia serta RS Rujukan untuk Penderita Stroke<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selama uji coba, anjing-anjing ini tidak sekadar berkunjung, melainkan dilibatkan langsung dalam gerakan latihan. Untuk memperkuat tangan yang lemah, pasien diminta menyikat bulu anjing. Sementara untuk melatih kemampuan berjalan, pasien diajak menuntun anjing menyusuri koridor rumah sakit. Sebanyak 14 tim anjing dan pawang dari program Caring Canine di rumah sakit tersebut bergantian mendampingi pasien dalam sesi berdurasi 30 menit.<\/p>\n<p>Hasil pengamatan menunjukkan dampak positif yang signifikan pada tingkat partisipasi pasien. Terapis menilai tingkat keterlibatan kelompok yang didampingi anjing jauh lebih tinggi. Alat pemantau di pergelangan tangan juga mencatat pergerakan yang lebih aktif. Pasien pada kelompok ini menghabiskan sekitar 90 persen durasi sesi dengan berdiri atau bergerak, dibandingkan dengan 81 persen pada kelompok tanpa anjing.<\/p>\n<p>Pemantauan aktivitas jantung juga menunjukkan keberadaan anjing terapi membantu menciptakan kondisi tubuh yang lebih rileks dan rendah stres selama latihan berlangsung.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/713183\/ini-cara-merawat-penderita-stroke-di-rumah-anda\" title=\"Ini Cara Merawat Penderita Stroke di Rumah Anda\u00a0\" target=\"_blank\">Ini Cara Merawat Penderita Stroke di Rumah Anda\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kehadiran anjing terapi dapat mengubah seluruh dinamika sesi rehabilitasi,&#8221; ujar Whitney Romine, pemimpin layanan berbantuan hewan di Mayo Clinic. &#8220;Pasien sering kali berbagi bahwa mereka merasa lebih tenang, aman, dan berdaya untuk terlibat dalam aktivitas terapi, yang memberikan perbedaan bermakna dalam pengalaman pemulihan mereka.&#8221;<\/p>\n<p>Meski membuat pasien bergerak lebih aktif dan lebih bersemangat, studi ini mencatat bahwa tingkat pemulihan jangka pendek kedua kelompok saat keluar dari rumah sakit berada pada level yang relatif sama. Peneliti menduga hal ini terjadi karena porsi waktu bersama anjing masih sangat terbatas, yaitu kurang dari sepersepuluh dari total durasi program rehabilitasi harian.<\/p>\n<p>Brent Bauer, seorang dokter di Mayo Clinic, menilai pendekatan ini sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui studi yang lebih besar dan berjangka panjang.<\/p>\n<p>&#8220;Pemulihan stroke bisa sangat menantang, terutama ketika pasien menghadapi hambatan seperti rendahnya motivasi atau energi yang terbatas,&#8221; kata Bauer. &#8220;Penelitian ini membuktikan bahwa perawatan berbasis bantuan hewan dapat memberikan cara yang praktis dan efektif untuk meningkatkan keterlibatan serta mendukung hasil rehabilitasi yang lebih baik.&#8221; (Earth\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918404\/terapi-anjing-untuk-pasien-stroke-bangkitkan-semangat-dan-bikin-sesi-rehabilitasi-lebih-efektif\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Magnific) PEMULIHAN dari serangan stroke membutuhkan ketabahan yang sama besarnya dengan proses pengobatan itu sendiri. Latihan rehabilitasi sering kali terasa melelahkan, berulang, dan sulit dijalani secara konsisten, terutama ketika pasien kekurangan energi atau motivasi. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa keberadaan anjing terapi dapat membantu mengubah kondisi tersebut. Pasien stroke yang menyelesaikan latihan rehabilitasi bersama anjing [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82944,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-82943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82943"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82943\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}