{"id":82572,"date":"2026-08-04T13:19:36","date_gmt":"2026-08-04T13:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/04\/12-bahaya-sering-makan-tengah-malam\/"},"modified":"2026-08-04T13:19:36","modified_gmt":"2026-08-04T13:19:36","slug":"12-bahaya-sering-makan-tengah-malam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/04\/12-bahaya-sering-makan-tengah-malam\/","title":{"rendered":"12 Bahaya Sering Makan Tengah Malam"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/04\/1785848550_055d1ff5c97d61a68e64.jpeg\" alt=\"12 Bahaya Sering Makan Tengah Malam\"\/><figcaption>Berikut Bahaya Sering Makan Tengah Malam(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/makan-tengah-malam\" title=\"Makan Tengah Malam\">MAKAN tengah malam<\/a> adalah kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman pada waktu larut malam, biasanya setelah jam makan malam dan mendekati waktu tidur.<\/p>\n<p>Aktivitas ini dapat berupa makan makanan berat maupun mengonsumsi camilan seperti makanan manis, gorengan, mi instan, atau minuman berkalori.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik<\/strong><\/h3>\n<p>Makan larut malam dapat menyebabkan asupan kalori harian berlebih, terutama jika memilih makanan tinggi lemak dan gula. Kalori yang tidak digunakan tubuh dapat disimpan sebagai cadangan energi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/783611\/13-dampak-sering-makan-tengah-malam\" title=\"13 Dampak Sering Makan Tengah Malam\" target=\"_blank\">13 Dampak Sering Makan Tengah Malam<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Mengganggu Kualitas Tidur<\/strong><\/h3>\n<p>Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat tubuh masih bekerja mencerna makanan, sehingga sebagian orang mengalami tidur kurang nyaman atau sulit tidur.<\/p>\n<h3><strong>3. Meningkatkan Risiko Asam Lambung Naik<\/strong><\/h3>\n<p>Berbaring setelah makan dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, yang dapat menyebabkan rasa panas di dada atau rasa tidak nyaman.<\/p>\n<h3><strong>4. Mengganggu Sistem Pencernaan<\/strong><\/h3>\n<p>Kebiasaan makan larut malam dapat membuat sistem pencernaan bekerja pada waktu tubuh seharusnya beristirahat, sehingga dapat menyebabkan rasa begah atau kembung.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/767977\/12-bahaya-sering-makan-tengah-malam\" title=\"12 Bahaya Sering Makan Tengah Malam\" target=\"_blank\">12 Bahaya Sering Makan Tengah Malam<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Meningkatkan Risiko Gula Darah Tidak Stabil<\/strong><\/h3>\n<p>Mengonsumsi makanan manis atau tinggi karbohidrat pada malam hari dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama jika dilakukan secara rutin.<\/p>\n<h3><strong>6. Memengaruhi Metabolisme Tubuh<\/strong><\/h3>\n<p>Pola makan yang tidak teratur, termasuk sering makan di malam hari, dapat memengaruhi ritme alami tubuh dalam mengatur energi dan metabolisme.<\/p>\n<h3><strong>7. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung<\/strong><\/h3>\n<p>Kebiasaan makan larut malam yang disertai konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan kalori dapat berkontribusi terhadap peningkatan faktor risiko penyakit jantung.<\/p>\n<h3><strong>8. Menyebabkan Gangguan Nafsu Makan<\/strong><\/h3>\n<p>Sering makan tengah malam dapat mengubah pola lapar dan kenyang, sehingga seseorang lebih sulit mengatur porsi makan pada hari berikutnya.<\/p>\n<h3><strong>9. Memicu Kebiasaan Makan Berlebihan<\/strong><\/h3>\n<p>Makan saat larut malam sering dilakukan sambil menonton atau menggunakan perangkat elektronik, sehingga seseorang bisa makan lebih banyak tanpa sadar.<\/p>\n<h3><strong>10. Meningkatkan Risiko Kolesterol Tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Jika makanan tengah malam sering berupa gorengan, makanan cepat saji, atau makanan tinggi lemak, kadar kolesterol dapat meningkat.<\/p>\n<h3><strong>11. Membuat Tubuh Kurang Bugar<\/strong><\/h3>\n<p>Tidur yang terganggu akibat makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan tubuh terasa lelah dan kurang berenergi keesokan harinya.<\/p>\n<h3><strong>12. Berpotensi Mengganggu Kesehatan Gigi<\/strong><\/h3>\n<p>Makan camilan manis di malam hari, terutama tanpa menyikat gigi sebelum tidur, dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.<\/p>\n<p>Sering makan tengah malam dapat berdampak pada berat badan, kualitas tidur, pencernaan, dan kesehatan metabolisme. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>halodoc, alodokter<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/918264\/12-bahaya-sering-makan-tengah-malam\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Bahaya Sering Makan Tengah Malam(magnific) MAKAN tengah malam adalah kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman pada waktu larut malam, biasanya setelah jam makan malam dan mendekati waktu tidur. Aktivitas ini dapat berupa makan makanan berat maupun mengonsumsi camilan seperti makanan manis, gorengan, mi instan, atau minuman berkalori. 1. Meningkatkan Risiko Berat Badan Naik Makan larut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":82573,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-82572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82572"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82572\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}